Kabar5news
Jumat,8 Mei , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Kisah Si Anjing Kurap

Ia berjumpa anak muda dan sang kakak pembina, diberi sepucuk surat serta alamat menuju Pulau Dewata—lambang kebebasan, spiritualitas dan manusia baru.

Redaksi by Redaksi
1 Oktober 2025
in HIBURAN
0
Kisah Si Anjing Kurap

Ilustrasi seekor anjing di tengah jalan (Gemini AI)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Prosa Sastra karya Taufan Hunneman

Kabar5News – Si Anjing Kurap punya hidup yang relatif lumayan. Ia memiliki istri yang cantik, dengan tubuh yang “uhuyyy” bak gitar Spanyol, selalu dimandikan minyak angin agar suaranya—konon katanya—makin njreng, njring, njroooong.

RELATED POSTS

Masih Bisa Diakses Sampai Saat Ini, Siapa Pemilik Situs LK21 dan IndoXX1?

Jangan Nekat! Situs Streaming Film LK21 Makan Korban, Sehari Uang Raib Rp890 Juta

Nama “Anjing Kurap” ia berikan sendiri. Katanya, sekali menggonggong, sesekali pula ia menggaruk—entah pantat, entah kepala.

Ia punya mobil lumayan, pakaian… ehmmm, lumayan, jam tangan… ehmnnn, lumayan juga. Tapi tetap saja, dia si Anjing Kurap.

Ia lahir saat kaum anjing berkumpul membicarakan tulang, daging, dan sedikit berbasa-basi ala kompeni. Tiba-tiba angin kencang mengganggu sang bayi yang masih enggan keluar dari rahim. Bunyi petir mengagetkannya: “Oweee, oweee, oweee!”—lahirlah si Anjing Kurap.

Itulah versi datar tanpa bumbu politik. Namun, versi keluarganya—kaum anjing yang kebarat-baratan—mengklaim bahwa namanya diambil dari anak seorang pemimpin besar yang tumbang oleh KAMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia).

“Huaahahahahaha KAMI! Huahahahaha KAMI! Blasss… jatuh… dwaaarrr!”

Si Anjing Kurap Pada Awalnya

Kisah si Anjing Kurap dimulai dari satu perjalanan yang tak pernah ia duga:

Jakarta – Surabaya – Lamongan – Jember.

Ia berjumpa anak muda dan sang kakak pembina, diberi sepucuk surat serta alamat menuju Pulau Dewata—lambang kebebasan, spiritualitas dan manusia baru.

Dalam kisahnya, ia kembali dari Bali – Banyuwangi – Solo – Yogya – Jakarta. Dalam perjalanan merenung…

Ia coba memahami satu tanda tanya besar yang tak kunjung terjawab: Kenapa ada orang miskin?

“Aku lihat… aku lihat perempuan muda, demi 50 perak, payudaranya diremas. Demi 100 perak, tubuhnya dicicipi…” gumamnya.

Ia terpukul, jatuh, dan menulis satu bait sajak:

Hari ini aku memutuskan

Keluar dari kenyamananku

Bangun dari tidurku

Aku akan mencari dan mencari

Kenapa semua itu bisa terjadi

Pos datang membawa sepucuk surat dari negeri tempat keluarga besarnya pergi. Negeri yang dikutukinya. Negeri di mana susu, keju, dan ketelanjangan adalah hal biasa.

Surat dari pamannya membakar amarahnya. Isinya tentang kata-kata filsuf, sedikit menghasut agar ia segera melawan semua sumber ketidakadilan.

Ia membaca sekali lagi dan memahami satu kalimat:

“Korupsi tidak akan pernah membuat bangsamu sejahtera.”

Kereta adalah kenangan

Kereta api menghantarkanku ke tempat kerja.

Lebih terhormat, mengumpulkan pundi-pundi uang untuk pendidikan anakku.

Lebih bahagia, menjadi seorang radikal yang berjuang untuk keluarga.

Bagiku, dahulu antara kekonyolan, kedegilan, sekaligus eksperimen hidup muda.

Sosialisme tidak lagi menarikku ke jalan revolusi.

Enough!

Bagiku, sosialisme menghadirkan keadilan bersikap.

Namun acapkali kutemui: hebat mengkritik negara, tapi gagal mengelola karakter, keluarga, apalagi jika sudah manipulatif.

Kini, aku menikmati perjalanan kereta api.

Kereta menjadi bersih, nyaman, tepat waktu.

Tidak lagi ada aksi lempar kaca.

Semua rapi.

Kereta bagiku adalah kenangan atas cinta dan pelarian dari kota ke kota sebagai mahasiswa kiri.

Stasiun adalah tempat aku bersandar di bahumu, menyusun perjalanan tanpa jejak.

Kereta api, perjalanan jauh, beromantisme, mengingatkanku pada semua tentang kemudaan, kegilaan, dan keberanian.

Tentang Seorang Perempuan

Untuk mengenang engkau—perempuan yang hobinya tak pernah pakai BH.

Sekalipun payudaramu seperti pentil jambu air depan rumahku saat di asrama, aku tetap suka padamu.

Tak pernah aku isap atau remas payudaramu yang sekali kulihat seperti kue nastar.

Aku menghormatimu, Pere.

Pere adalah mahasiswi dari kalangan teknokrat. Dalam istilah Jawa, disebut kaum priyayi modern—kolot, banyak aturan ini-itu, boleh dan tidak boleh, yang pasti semua dilanggar oleh Pere.

Mbah Kangkung, dengan gelar panjang sebagai penjaga nilai sekaligus gladiator, siap mengeksekusi jika ada nilai yang salah.

Pere suka Madilog, cinta Tan Malaka. Entah kenapa aku cemburu pada Tan Malaka. Bagiku, ia kurang radikal, kurang greget, bukan revisionis linear seperti Lenin. Tapi intinya, aku hanya cemburu.

Terlebih, fotoku kecil di dompetnya, sedangkan foto Tan besar ditaruhnya.

Ia ingin hidup di tahun 1920-an, saat Tan di Belanda, lalu kembali ke tanah Jawa. Imajinasi liar Pere membuatku semakin tak tertarik pada Tan Malaka.

Sedangkan aku bukan dari kalangan priyayi.

Ibuku anak pedagang, tersusun dari kalangan ulama, tentara, dan polisi.

Ayahku berdarah VOC, pedagang, dan juga seorang perempuan lihai asal Kediri yang jago memanah hati lelaki tiga tahun lebih muda.

Buyutku dari Kediri, tapi sejatinya masih terpaut dengan keturunan Tionghoa.

Pere wafat di usia muda.

Sakit.

Keluarganya berduka.

Airmataku berlinang.

Teringat jelas perjalanan kereta terakhir bersamanya di kelas ekonomi, di lantai teras gerbong kereta api.

Malam itu, tanganmu enggan melepasku.

Manja.

Sekali payudaramu, bagai pentil jambu air itu, menempel ke tulang-tulangku.

Antara birahi, cinta, dan sayang.

Semua tidur terlelap di gerbong penuh manusia.

Aku kecup bibirmu, kuraba payudaramu, kututupi dengan jaket pilot belel pemberian kakakku agar aku kuliah naik motor—motor yang tak pernah aku naiki.

Malam itu, kenangan pertama, terindah yang pernah aku alami sebagai mahasiswa semester dua.

Kini aku tidak lagi terlalu dalam mengingat Pere.

Yang kuingat: istriku.

Bohay alias si aduhai yang tak bisa bergoyang.

Senyumnya tipis-tipis, tapi kalau tertawa… terbahak-bahak.

Aku tetap sama.

Dengan suara lantang, kugetarkan podium pidato.

Mengelegar, tepat di jantung setiap orang.

Membuat goncangan, membuat orang berhenti dan berpikir:

Jika saudara tidak korupsi, maka itulah keadilan.

Sebab, itu memberi kesempatan generasi ke generasi untuk menjadi makmur.

Jangan tinggalkan warisan utang dan keruwetan pada generasi yang akan datang.

Siapkan jalan kemakmuran.

Pidatonya bagai politisi, tapi aku enggan berpolitik.

Aku si Anjing Kurap.

Lahir di Jakarta.

Besar di Jakarta.

Menjadi anak Jakarta.

Dan tak ingin merantau.

Namun aku suka melancong ke Bali.

Di sana, aku bisa melihat Nusantara.

 

Tags: Anjing KurapBerita Hari IniKesatuan Aksi Mahasiswa IndonesiaTan Malaka
Previous Post

Prabowo Dorong Mario Aji dan Veda Ega Tembus MotoGP

Next Post

Tips Meningkatkan Hasil Tanaman Dengan Pupuk Perangsang Buah

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Masih Bisa Diakses Sampai Saat Ini, Siapa Pemilik Situs LK21 dan IndoXX1?

Masih Bisa Diakses Sampai Saat Ini, Siapa Pemilik Situs LK21 dan IndoXX1?

by Mera Puspita Sari
8 Mei 2026
0

Kabar5News - Situs streaming film ilegal LK21 dan IndoXXI sampai saat ini masih dapat diakses bebas oleh publik, meskipun sempat...

Jangan Nekat! Situs Streaming Film LK21 Makan Korban, Sehari Uang Raib Rp890 Juta

Jangan Nekat! Situs Streaming Film LK21 Makan Korban, Sehari Uang Raib Rp890 Juta

by Mera Puspita Sari
7 Mei 2026
0

Kabar5News - Situs streaming film ilegal LK21 berhasil memakan korban, gegara unduh file dalam sehari saja, uang auto terbobol Rp890...

Seba Baduy: Saat ‘Urang Kanekes’ Menjemput Harmoni dan Menitip alam

Seba Baduy: Saat ‘Urang Kanekes’ Menjemput Harmoni dan Menitip alam

by Kurt Morrison
2 Mei 2026
0

Kabar5News - Hajatan besar tahunan masyarakat adat Kanekes belum lama ini dilaksanakan. Digelar selama empat hari pada 23-26 April 2026,...

Tradisi Kuliner Inasua dan Kearifan Masyarakat Teon Nila Serua

Tradisi Kuliner Inasua dan Kearifan Masyarakat Teon Nila Serua

by Kurt Morrison
1 Mei 2026
0

Kabar5News - Di tengah gempuran kuliner modern yang serba instan, masyarakat Teon Nila Serua (TNS) di Maluku Tengah tetap setia mendekap...

3 Alasan Mengapa ‘Para Perasuk’ Jadi Film yang Patut Diantisipasi Setelah Sukses di Sundance Festival

3 Alasan Mengapa ‘Para Perasuk’ Jadi Film yang Patut Diantisipasi Setelah Sukses di Sundance Festival

by Kurt Morrison
27 April 2026
0

Kabar5News – Sinema Indonesia makin mendunia! Film bergenre thriller-horor bertajuk “Para Perasuk”, dengan judul internasional “The Possessor”, sudah tayang di...

Next Post
Tips Meningkatkan Hasil Tanaman Dengan Pupuk Perangsang Buah

Tips Meningkatkan Hasil Tanaman Dengan Pupuk Perangsang Buah

HUT ke-80 TNI Dirayakan di Monas, Penuh Atraksi dan Hiburan untuk Rakyat

HUT ke-80 TNI Dirayakan di Monas, Penuh Atraksi dan Hiburan untuk Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Salah Satunya Superfood Kelas Dunia, Bangun Ketahanan Pangan Sendiri dengan 10 Tanaman Ini

Salah Satunya Superfood Kelas Dunia, Bangun Ketahanan Pangan Sendiri dengan 10 Tanaman Ini

8 Mei 2026
Ketua Pengadilan Militer Dinilai Tepat, Agus Widjajanto: Kehadiran Saksi adalah Kewajiban Hukum

Ketua Pengadilan Militer Dinilai Tepat, Agus Widjajanto: Kehadiran Saksi adalah Kewajiban Hukum

8 Mei 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In