Kabar5news
Sabtu,9 Mei , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Dari Eropa Hingga Hindia Belanda : Sejarah KUHP (Wetboek van Strafrecht) Indonesia

Sejarah WvS tidak dapat dipisahkan dari Revolusi Perancis dan era Napoleon Bonaparte

Kurt Morrison by Kurt Morrison
20 November 2025
in NASIONAL
0
Dari Eropa Hingga Hindia Belanda : Sejarah KUHP (Wetboek van Strafrecht) Indonesia

Ilustrasi "Lady Justice". Source : Pixabay

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

​Kabar5News – DPR RI resmi mengesahkan RKUHAP menjadi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana pada 18 November 2025 lalu. KUHAP akan mendampingi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sebelumnya telah disahkan. Sedianya, baik KUHP maupun KUHAP baru Indonesia mulai berlaku 2 Januari 2026. Lalu bagaimana sejarah perjalanan KUHP ini ?

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau Wetboek van Strafrecht (WvS), adalah dokumen hukum yang menjadi landasan utama hukum pidana di Indonesia selama lebih dari satu abad. Sejarah WvS adalah kisah perjalanan sebuah kodifikasi hukum dari Eropa, melalui transformasi di era kolonial, hingga akhirnya diwarisi sebagai pondasi hukum pasca-kemerdekaan.

RELATED POSTS

Ketua Pengadilan Militer Dinilai Tepat, Agus Widjajanto: Kehadiran Saksi adalah Kewajiban Hukum

Profil Letjen Robi Herbawan, Kepala Bais TNI yang Baru Ditunjuk

Sejarah WvS tidak dapat dipisahkan dari Revolusi Perancis dan era Napoleon Bonaparte. Sebelum adanya kodifikasi hukum yang seragam, Eropa menerapkan hukum yang beragam dan seringkali berbasis adat atau kekuasaan feodal.

Pada awal abad ke-19, ketika Belanda berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Perancis, Belanda dipaksa mengadopsi Code Pénal milik Napoleon tahun 1810. Kodifikasi ini memperkenalkan prinsip-prinsip pencerahan, seperti asas legalitas (nullum crimen sine praevia lege poenali; tiada pidana tanpa undang-undang yang mendahului), yang menjadi dasar utama hukum pidana modern.

Bebas dari pendudukan Perancis, Belanda secara bertahap mengganti Code Pénal Perancis dengan kodifikasi hukumnya sendiri. Proses ini memuncak dengan diundangkannya Wetboek van Strafrecht di Belanda pada tahun 1881. Kitab undang-undang ini bersifat modern, komprehensif, dan menggantikan semua hukum pidana sebelumnya di sana.

Prinsip-prinsip utama WvS 1881 mencerminkan ideologi liberal dan positivisme hukum, yang menitikberatkan pada kepastian hukum dan pembalasan setimpal (retributive justice).

Kodifikasi hukum Belanda di Eropa harus disesuaikan untuk diterapkan di wilayah koloni, Hindia Belanda atau Indonesia. Penerapan hukum di koloni dilakukan secara bertahap dan seringkali diskriminatif, melalui konsep konkordansi (penyesuaian hukum koloni agar sesuai dengan hukum di negeri induk).

Setelah melalui proses penyesuaian yang cukup panjang dengan mempertimbangkan kondisi geografis dan masyarakat di Hindia Belanda, lahirlah Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië. Kitab hukum ini secara resmi diundangkan dan mulai berlaku pada 1 Januari 1918. Inilah WvS yang menjadi cikal bakal KUHP Indonesia.

​Pasca Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Indonesia menghadapi dilema hukum. Untuk menghindari kekosongan hukum, Pasal 2 Aturan Peralihan Undang-Undang Dasar 1945 menetapkan bahwa semua badan dan peraturan yang ada masih berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut UUD ini.

Berdasarkan ketentuan itu, Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsch-Indië disahkan menjadi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946. Nama resminya diganti, namun isi dan pasal-pasalnya sebagian besar tetap sama, meskipun beberapa pasal yang dianggap terlalu kolonial atau diskriminatif diubah atau dihapus (misalnya pasal mengenai Haatzai Artikelen yang memidanakan ujaran kebencian terhadap penguasa kolonial).

Selama puluhan tahun, KUHP warisan tahun 1918 ini menjadi landasan hukum dalam penegakan hukum pidana di Indonesia. Seiring berjalannya waktu, desakan untuk mengganti KUHP ini semakin kuat karena dianggap​ tidak mencerminkan nilai Bangsa karena masih terikat pada filosofi dan sosiologi hukum Kolonial dan tidak memadai untuk menghadapi perkembangan tindak pidana modern.

​Penyusunan KUHP Nasional yang baru pun dilakukan selama lebih dari setengah abad, hingga akhirnya diundangkan menjadi UU Nomor 1 Tahun 2023.

Tags: Hukum KolonialKUHAPKUHPWetboek van Strafrecht
Previous Post

Apa Bedanya Hari Anak Nasional dan Hari Anak Sedunia?

Next Post

Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Ketua Pengadilan Militer Dinilai Tepat, Agus Widjajanto: Kehadiran Saksi adalah Kewajiban Hukum

Ketua Pengadilan Militer Dinilai Tepat, Agus Widjajanto: Kehadiran Saksi adalah Kewajiban Hukum

by Redaksi
8 Mei 2026
0

Kabar5News - Praktisi hukum Agus Widjajanto menilai langkah Ketua Majelis Hakim Pengadilan Militer II-08 Jakarta yang tetap memerintahkan kehadiran Wakil...

Profil Letjen Robi Herbawan, Kepala Bais TNI yang Baru Ditunjuk

Profil Letjen Robi Herbawan, Kepala Bais TNI yang Baru Ditunjuk

by Fajar Novryanto
7 Mei 2026
0

Kabar5News - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto kembali melakukan mutasi dan promosi jabatan di lingkungan TNI sebagai bagian dari dinamika...

Jembatan Garuda di Paya Besar Rampung Dibangun, Sinergi TNI dan Masyarakat Perkuat Akses Desa

Jembatan Garuda di Paya Besar Rampung Dibangun, Sinergi TNI dan Masyarakat Perkuat Akses Desa

by Fajar Novryanto
7 Mei 2026
0

Kabar5News - Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali menunjukkan hasil nyata melalui rampungnya pembangunan Jembatan Garuda di Desa...

Sinergitas TNI AD dan Kemenko Pangan Perkuat Langkah Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional

Sinergitas TNI AD dan Kemenko Pangan Perkuat Langkah Percepatan Pengelolaan Sampah Nasional

by Fajar Novryanto
6 Mei 2026
0

Kabar5News - TNI Angkatan Darat bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan Nasional (Kemenko Pangan) menyepakati percepatan implementasi pengelolaan sampah nasional sebagai...

Kampus Jadi Mitra Strategis, Prabowo Subianto Dorong Percepatan Gerakan ASRI di Daerah

Kampus Jadi Mitra Strategis, Prabowo Subianto Dorong Percepatan Gerakan ASRI di Daerah

by Fajar Novryanto
5 Mei 2026
0

Kabar5News - Presiden Prabowo Subianto mendorong peran aktif perguruan tinggi dalam pembangunan daerah dengan mengarahkan kampus-kampus di Indonesia menjadi mitra...

Next Post
Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Pola Asuh Modern: 5 Kebiasaan Orang Tua yang Berdampak pada Kesuksesan Anak

Pendidikan Medis Gratis Prabowo Berikan Beasiswa Penuh untuk Dokter dan Perawat.

Pendidikan Medis Gratis? Prabowo Berikan Beasiswa Penuh untuk Dokter & Perawat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

3 Alasan Harus Join TryBuzzer di Tahun 2026

3 Alasan Harus Join TryBuzzer di Tahun 2026

9 Mei 2026
Salah Satunya Superfood Kelas Dunia, Bangun Ketahanan Pangan Sendiri dengan 10 Tanaman Ini

Salah Satunya Superfood Kelas Dunia, Bangun Ketahanan Pangan Sendiri dengan 10 Tanaman Ini

8 Mei 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In