Kabar5news – Holland Bakery merupakan toko roti dan kue legendaris yang sudah memulai kiprahnya sejak tahun 1978 yang silam
Di bawah manajemen PT Mustika Citra Rasa, Holland Bakery berhasil membuka gerai pertamanya di Jakarta dengan kincir angin di atas bangun yang menjadi ciri khasnya.
Banyak yang mengira Holland Bakery berasal dari Belanda, padahal produk ini asli karya anak bangsa yang mengusung konsep rasa Eropa dengan sentuhan lokal.
Selain menjual aneka roti dan kue modern, Holland Bakery menyediakan beraneka ragam makanan tradisional seperti lemper ayam, bika ambon dan pastel.

Strategi ini bertujuan untuk menarik segmen pasar yang lebih luas dengan menggabungkan inovasi produk ala barat dengan cita rasa lokal yang akrab di lidah orang Indonesia.
Berbicara soal rasa, Holland Bakery berhasil mempertahankan citra rasa selama lebih dari 4 dekade beberapa gerai yang tersebar di seluruh penjuru kota hingga kini masih bertahan di tengah gempuran perusahan bakery dengan endorse artis ternama.
Salah satu makanan tradisional yang terkenal di Holland Bakery adalah lemper ayam. Lemper ayam di Holland Bakery dijual dengan harga terjangkau, satu pcs-nya dijual sekitar Rp10 ribu.
Bentuknya yang unik membuat rasa penasaran seorang Food Vlogger kenamaan, Mamak Kuliner. Mamank Kuliner penasaran dengan lemper ayam Holland Bakery yang beberapa lalu sempat viral di medsos.
Mamank Kuliner tidak membelinya langsung di toko, akan tetapi melalui driver ojek online yang mengantarkan langsung ke rumahnya.
Tanpa banyak basa-basi, akhirnya Mamang Kuliner membuka salah satu lemper ayam Holland Bakery yang dipesannya melalui online.
Sebelum membedah rasa, Mamank sempat kaget dengan isian lemper ayam Holland Bakery yang berbed, tidak seperti lemper ayam yang ia beli di pasaran.
“Bisanya kalau lu beli lemper pada umumnya, lu bakal nemuin ayam di tengahnya. Kalau ini lempernya dibikin kayak sandwich cuy, tebel banget,” katanya.
Mamank ungkap, dari segi bentuknya pun berbeda, lemper ayam Holland Bakery lebih tebal. Terdapat tiga susun item yang terdiri dari nasi, ayam, nasi yang ditumpuk seperti sandwich.
Setelah dicoba, Mamank merasakan ada ledakan rasa yang luar biasa dalam sekali gigit, terdiri dari ketan dan ayam yang bercampur jadi satu.
“Ketannya lembut dan kenyal juga, ayamnya berasa banget dalam satu gigitan. Lo ga bakal kehilangan rasa ayam dari ujung ke ujung,” ujarnya.
Dengan kualitas rasa seperti itu, Mamank Kuliner mengaku tak heran jika lemper Holland Bakery selalu dicari pembeli.
Menurutnya, dengan harga Rp10 ribuan terasa sangat sepadan dengan apa yang didapat.
“Pantes harganya Rp10 ribuan tapi masih dicari banyak orang,” pungkasnya.***












