Kabar5news
Minggu,25 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Pelajaran Nasionalisme dari Andrew Kalaweit di Tengah Gaduh LPDP

Sejak kecil, Andrew sudah akrab dengan suara hutan, teknik bertahan hidup, dan misi penyelamatan satwa liar

Kurt Morrison by Kurt Morrison
25 Februari 2026
in HIBURAN
0
Pelajaran Nasionalisme dari Andrew Kalaweit di Tengah Gaduh LPDP

Andrew Kalaweit (kanan) bersama ayahnya. Foto: Kuyou.id

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Di tengah riuh rendah media sosial belakangan ini, publik sempat dihangatkan oleh perdebatan mengenai seorang penerima beasiswa LPDP yang dengan bangga menunjukkan momen anaknya mendapatkan kewarganegaraan Inggris.

Narasi “pindah haluan” ini memicu diskusi panjang mengenai balas budi kepada negara dan makna nasionalisme di era global. Di tengah sinisme tersebut, adalah seorang Andrew Kalaweit dapat menjadi semacam antitesis yang menyejukkan.

RELATED POSTS

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

​Andrew adalah putra sulung dari Chanee Kalaweit, pria berkebangsaan Prancis yang telah menghabiskan puluhan tahun hidupnya untuk melindungi Owa (Gibbon) di Kalimantan melalui Yayasan Kalaweit. Ibunya, Nur Pradawati, adalah perempuan asli Kalimantan yang turut mendampingi perjuangan sang ayah.

Tumbuh besar di tengah hutan, kecintaan Chanee terhadap alam Borneo tidak hanya turun melalui genetika, tetapi juga melalui gaya hidup. Sejak kecil, Andrew sudah akrab dengan suara hutan, teknik bertahan hidup, dan misi penyelamatan satwa liar. Baginya, hutan Kalimantan bukanlah tempat yang menyeramkan, melainkan rumah yang harus dijaga dari ancaman deforestasi dan perburuan liar.

Peluang Paspor Prancis yang Dilepaskan
​Sebagai anak dari ayah berkebangsaan Prancis, Andrew memiliki privilese dan peluang yang sangat besar untuk memilih menjadi warga negara Prancis. Secara logika praktis, memiliki paspor Uni Eropa menawarkan kemudahan akses ke berbagai belahan dunia dan standar hidup yang berbeda.

Namun, Andrew justru mengambil jalan yang berbeda. Ia memilih tetap menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Keputusan ini bukan tanpa dasar; ia merasa memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan perjuangan ayahnya di bumi Kalimantan. Baginya, masa depan konservasi Indonesia ada di tangan anak muda lokal yang peduli, bukan sekadar relawan asing yang datang dan pergi.

Setelah menyelesaikan pendidikan sekolah menengahnya, Andrew sempat menghabiskan waktu selama satu tahun di Eropa untuk belajar dan memperluas wawasan. Banyak yang mengira ia akan menetap di sana atau setidaknya mencari karier di dunia internasional. Nyatanya, panggilan hutan Kalimantan jauh lebih kuat.

Setelah masa studinya usai, ia segera kembali ke rumah kayunya di tengah hutan. Kepulangannya menegaskan bahwa pendidikan yang ia dapatkan di luar negeri hanyalah amunisi tambahan untuk memperkuat gerakan pelestarian hutan di tanah kelahirannya.

Influencer dengan 2,5 Juta Subscriber
​Andrew juga dikenal sebagai kreator konten yang visioner. Melalui kanal YouTube-nya yang kini telah mencapai lebih dari 2,5 juta subscribers, ia membagikan kehidupan uniknya: mulai dari berkemah sendirian di tengah hutan selama 24 jam hingga edukasi mengenai satwa yang dilindungi.

Kontennya tidak hanya menghibur, tetapi juga berfungsi sebagai diplomasi lingkungan. Ia menunjukkan keindahan sekaligus kerapuhan alam Indonesia kepada dunia. Dengan visual yang estetis dan narasi yang tulus, ia berhasil menarik minat generasi Z untuk kembali melirik isu lingkungan.

​Kisah Andrew Kalaweit memberikan perspektif baru di tengah polemik kewarganegaraan yang sempat viral. Di saat ada yang menganggap kemakmuran di luar negeri adalah tujuan akhir, Andrew justru melihat Indonesia, dengan segala tantangan lingkungannya, sebagai tempat pengabdian tertinggi.

Tags: Andrew KalaweitHutan KalimantanKonservasi hutanLPDPYayasan Kalaweit
Previous Post

Potensi Penghasilan Mudah, Begini Cara Kerja Clipper Video Whop Lengkap dengan Tahapannya

Next Post

Belajar dari Kasus Pulomas, Begini Persyaratan Mendirikan Lapangan Padel

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

by Fajar Novryanto
20 Oktober 2026
0

Kabar5News - Perfilman Indonesia kembali mendapat perhatian di panggung internasional melalui film IBUKU karya sutradara Eddie Cahyono. Film ini meraih...

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebuah prosa tentang Badai kembali terbit. Kali ini ditulis oleh salah satu adik seperjuangannya di kampus, yang juga...

Badai Dalam Ingatanku

Badai Dalam Ingatanku

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Prosa ini merupakan testimoni mengenai sosok Badai yang ditulis oleh salah satu mantan aktivis 98 berinisial RS. Bersama...

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

by Fajar Novryanto
15 Oktober 2026
0

Kabar5News - Batik dan tenun Indonesia kembali menunjukkan potensinya di industri fesyen internasional. Melalui perpaduan warisan budaya dan pendekatan desain...

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News – Indonesia memiliki beragam kesenian tradisional yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah Cakatinding, musik bambu khas...

Next Post
Belajar dari Kasus Pulomas, Begini Persyaratan Mendirikan Lapangan Padel

Belajar dari Kasus Pulomas, Begini Persyaratan Mendirikan Lapangan Padel

Ini Dia Menu Sahur Hemat dan Mudah, Dijamin Kenyang Sampai Waktu Berbuka

Ini Dia Menu Sahur Hemat dan Mudah, Dijamin Kenyang Sampai Waktu Berbuka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

24 Oktober 2026
Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

24 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In