Kabar5News – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) bersama sejumlah entitas dalam ANTAM Group kembali menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Halmahera Timur, Maluku Utara.
Mengusung tema “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future”, kegiatan tersebut melibatkan PT Nusa Karya Arindo (NKA), PT Sumberdaya Arindo (SDA), dan PT Feni Haltim (FHT) sebagai bagian dari sinergi perusahaan dalam mendorong praktik pertambangan yang berkelanjutan.
Berbagai aksi konservasi dilakukan secara terpadu, mulai dari penanaman ribuan pohon, aksi bersih sampah plastik bersama masyarakat dan pemangku kepentingan, rehabilitasi kawasan mangrove, hingga transplantasi terumbu karang di perairan Teluk Buli.
Seluruh kegiatan tersebut merupakan implementasi komitmen ANTAM Group terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian alam.
Pulihkan Ekosistem Laut Lewat Transplantasi Terumbu Karang
Salah satu fokus utama kegiatan tahun ini adalah rehabilitasi ekosistem laut melalui transplantasi terumbu karang di Teluk Buli. Program tersebut menggunakan 15 unit media transplantasi berbentuk spider web yang dirancang untuk meningkatkan keberhasilan pertumbuhan karang.
Metode tersebut dipilih karena mampu memberikan kestabilan bagi bibit karang, memperlancar sirkulasi air, serta mengurangi dampak sedimentasi sehingga mendukung proses pemulihan habitat bawah laut secara lebih optimal.
Selain memperbaiki kualitas ekosistem pesisir, rehabilitasi terumbu karang juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat pesisir melalui peningkatan produktivitas sumber daya perikanan.
CSR & External Relations Bureau Head PT ANTAM UBPN Maluku Utara, Krisno Budiharto, menegaskan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian penting dari arah pengembangan perusahaan.
“Keberlanjutan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari strategi bisnis ANTAM. Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kami berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan generasi mendatang,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pemulihan lingkungan tidak hanya mengandalkan inovasi teknologi, tetapi juga membutuhkan aksi nyata di lapangan melalui rehabilitasi ekosistem yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
“Program ini juga diharapkan memberi dampak ekologis seperti peningkatan kualitas habitat laut, pemulihan ekosistem terumbu karang, serta peningkatan produktivitas perikanan masyarakat pesisir,” tambahnya.
Dukung Target Pembangunan Berkelanjutan
Melalui berbagai kegiatan tersebut, ANTAM Group turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim, SDG 14 mengenai pelestarian ekosistem laut, serta SDG 15 yang berfokus pada perlindungan ekosistem daratan.
Aksi penanaman pohon, rehabilitasi mangrove, pengelolaan sampah plastik, hingga pemulihan terumbu karang menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus menciptakan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasional.
Melalui semangat “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future”, ANTAM Group menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, mendukung pelestarian lingkungan, serta menciptakan nilai keberlanjutan bagi alam, masyarakat, dan generasi mendatang.











