Kabar5News – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Kolaka terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelatihan pengembangan produk Kain Mantik dan kerajinan tali rajut yang diikuti sekitar 30 pelaku UMKM di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Huko-Huko, Kompleks PT ANTAM Pomalaa, pada Senin (15/6/2026) ini merupakan hasil kolaborasi ANTAM bersama Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan keterampilan sekaligus memperkuat daya saing produk kerajinan lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas. Peserta memperoleh pembekalan mulai dari teknik pewarnaan alami, pengembangan motif Kain Mantik, hingga pembuatan berbagai produk berbahan tali rajut yang memiliki nilai jual tinggi.
Selain mengasah kemampuan produksi, peserta juga didorong menciptakan produk kreatif seperti tas, dompet, dan aksesori yang berpotensi dipasarkan secara lebih luas, termasuk melalui platform digital.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka, Agus Pamus, mengapresiasi inisiatif ANTAM yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di daerah.
“Pengembangan keterampilan seperti ini sangat penting agar masyarakat mampu menciptakan produk unggulan daerah yang dapat bersaing,” ujarnya.
Sementara itu, Region CSR & External Relations Sub Division Head PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Muhammad Rusdan, mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
“Melalui program CSR, ANTAM UBP Nikel Kolaka tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga memastikan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan kapasitas,” katanya.
Menurut Rusdan, penguatan kapasitas UMKM menjadi salah satu strategi perusahaan untuk mendorong tumbuhnya usaha masyarakat yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.
Ia menambahkan, pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih tiga minggu tersebut diharapkan mampu menghasilkan produk-produk kreatif yang membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat. Sebagai tindak lanjut, hasil karya para peserta juga direncanakan akan dipromosikan melalui pameran di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran PT ANTAM UBP Nikel Kolaka, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kolaka, Pemerintah Kecamatan Pomalaa, serta Lurah Kumoro sebagai bentuk sinergi dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.












