Kabar5News.id – Pengalaman adalah guru yang terbaik, kata pepatah tersebut cocok ditujukan untuk Herjunot Ali, artis sekaligus aktor di Film 5 cm yang pernah terjebak dalam gaya hidup yang keliru.
Ketika di usia yang masih sangat muda, Herjunot Ali mengakui masih belum memahami literasi soal mengatur keuangan dengan bijak, lantas ia memaksakan diri memenuhi tren gaya hidup hedon yang sebenarnya tak sejalan dengan kondisi finansialnya.
Bagi aktor 39 tahun ini, kesalahan di masa lalu akan terus ada dan terekam dalam memori. Salah satu cara untuk bangkit dari masa lalu adalah belajar dari kesalahan dan memperbaikinya di masa kini.
Ia pun tak segan membagikan cerita soal kesalahan dan cara mengatur keuangan dengan menabung dan melakukan investasi pada generasi muda.
Saat menghadiri salah satu acara kelas edukasi keuangan di Regale International Center, Medan, Sumatera Utara pada, Rabu 20/08/2025, Herjunot sempat singgung soal masa muda.
Ia mengaku pernah FOMO (Fear of Missiong Out).
“Setiap hari kan kita lihat siapa beli mobil, oh dia bisa liburan terus. Waktu saya zaman masih muda, juga kayak gitu, terpengaruh sama keadaan gitu, padahal sebenarnya gak mampu-mampu banget,” ungkapnya dikutip dari haibunda.com
Kesalahan-kesalahan yang dilakukan tak lantas membuat Herjunot jadi berhenti belajar dan lebih mengali informasi mengenai mengelola keuangan dengan baik.
Ia menganjurkan genarasi muda untuk rajin menabung atau melakukan investasi jangka panjang. Sebagai opsi, ia menyarankan untuk menyimpan uang di bank karena dinilai lebih aman dan dijamin oleh LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengatakan agar generasi muda tidak perlu takut mengambil keputusan finansial yang salah.
Sebab dari kesalahan-kesalahan, membuat pribadi jadi lebih dewasa, matang serta bijak dalam mengatur keuangan.
Namun, jangan ceroboh juga untuk memilih intrumen investasi yang belum tahu asal-asul serta resikonya.
“Tapi juga jangan masuk ke area instrument-instrumen finansial yang kalian enggak tahu,” ujarnya.
Di akhir kata, pria yang kini masih melajang ini memberikan sedikit masukan agar pandai mengatur keuangan dengan cara mengali potensi dan literasi soal instrument investasi yang menjanjikan di masa depan.
Yang kedua, agar bisa menahan diri dari godaan. Jangan membeli sesuatu atau memaksaan diri memilki barang padahal belum mampu.
“Teman-teman disini banyak pilihan sekarang. Tik Tok, IG. Itu kalau kita enggak bisa atur diri kita berada di area “Gue tahan dulu karena belum sanggu,” ujarnya.
“Jadi hal-hal itu sekarang itu overflowing information dan paradox information, ngebuat teman-teman gatal untuk ngeluarin hal yang temen-teman enggak punya,” ujarnya menambahkan.***