Kabar5news
Selasa,22 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Bubur Diaduk atau Tidak Diaduk, Mana yang Lebih Enak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Perdebatan soal bubur ayam diaduk atau tidak diaduk kembali ramai setelah seorang kreator konten sains melakukan eksperimen unik untuk menjelaskan preferensi ini secara ilmiah.

Rizky SN by Rizky SN
5 Desember 2025
in GAYA HIDUP
0
Bubur Diaduk atau Tidak Diaduk Mana yang Lebih Enak? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Belajar Fisika dan Matematika dari Semangkuk Bubur Ayam. Illustrator Foto by Pexels.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Perdebatan soal bubur ayam diaduk atau tidak diaduk kembali ramai setelah seorang kreator konten sains melakukan eksperimen unik untuk menjelaskan preferensi ini secara ilmiah.

Selama ini, pilihan cara makan bubur hanya dianggap soal selera, namun ternyata ada penjelasan menarik di baliknya.

RELATED POSTS

Naik Taksi Online Malam Hari Sendirian, Ini 7 Hal yang Wajib Dicek

Cuaca Panas Bikin Haus? Ternyata Tak Semua Minuman Bisa Mengganti Cairan Tubuh

Alif Hijriah (29), seorang alumnus ITB dan kreator konten sains di Instagram @aliftowew, mengunggah eksperimen yang menunjukkan bagaimana bubur bisa dianalisis menggunakan rumus fisika, kombinasi matematika, hingga konsep entropi.

Dalam unggahannya, Alif menjelaskan bahwa hampir semua hal dalam kehidupan dapat dijelaskan menggunakan sains, termasuk cara makan bubur. “Kalau sudah tahu konsepnya, apa saja bisa dihitung,” ujarnya.

Sains di Balik Bubur: Suhu, Rasa, hingga Entropi

Alif membagi analisanya ke dalam tiga aspek utama yang memengaruhi pengalaman makan bubur.

  1. Pemerataan Suhu: Bubur Diaduk Lebih Cepat “Nyaman Dimakan”

Dengan rumus konduksi panas, Alif menghitung perpindahan energi panas dalam bubur. Bubur yang diaduk memindahkan panas hingga 45 Joule, sedangkan yang tidak diaduk hanya 19 Joule.

Artinya, bubur diaduk menyebarkan panas sekitar 40 persen lebih baik, sehingga lebih cepat        mencapai suhu nyaman. Sebaliknya, bubur tidak diaduk sering menyisakan bagian yang masih panas sekali.

  1. Kombinasi Rasa: Ada 63 Kemungkinan

Menggunakan asumsi enam topping utama, ayam, sambal, kacang, daun    bawang, kecap, dan kerupuk, Alif menghitung ada 63 kombinasi rasa yang bisa muncul.

Bubur tidak diaduk memberikan variasi rasa di setiap sendok, sedangkan bubur diaduk menghasilkan rasa yang lebih menyatu dan konsisten.

  1. Entropi: Seberapa “Tak Terduga” Tiap Sendok?

Untuk menilai variasi pengalaman makan, Alif menggunakan entropi. Bubur tidak diaduk memiliki entropi 2,23 bit, menandakan rasa yang berubah-ubah.

Sementara bubur diaduk memiliki entropi 0 bit, yang berarti rasa tetap sama dari awal sampai habis.

 

Jadi, Lebih Enak Diaduk atau Tidak?

Secara ilmiah, bubur diaduk cocok untuk kamu yang suka rasa stabil, bubur cepat adem, dan pengalaman makan yang konsisten.

Sebaliknya, bubur tidak diaduk cocok untuk kamu yang suka kejutan rasa, tekstur topping yang terpisah, dan pengalaman makan yang lebih variatif.

Meski begitu, semua kembali pada selera. Namun kini, kamu punya penjelasan ilmiah untuk membela pilihanmu, apakah kamu tim rasa stabil atau tim kejutan di setiap sendokan.

Eksperimen sederhana ini membuktikan bahwa sains ternyata hidup dalam hal-hal kecil yang sering kita anggap remeh.

Bahkan dari semangkuk bubur, kita bisa belajar memahami konsep fisika dan matematika dengan cara yang lebih dekat dan menyenangkan.

Siapa tahu, setelah ini kamu bukan hanya semakin yakin dengan cara makan buburmu, tapi juga jadi lebih tertarik melihat sains dari sisi yang lebih menyenangkan.

Tags: Artikel IlmiahBubur AyamBubur Ayam DiadukBubur Ayam Tidak DiadukIlmiah Bubur AyamPenyajian Bubur Ayam
Previous Post

Kumpulan Prompt Gemini AI Edit Foto Sinematik Nuansa Hujan, Hasilnya Ultra Realistis

Next Post

Bagaimana Hutan Bisa Mencegah Banjir? Belajar dari Musibah di Aceh, Sumut dan Sumbar

Rizky SN

Rizky SN

Related Posts

Naik Taksi Online Malam Hari Sendirian, Ini 7 Hal yang Wajib Dicek

Naik Taksi Online Malam Hari Sendirian, Ini 7 Hal yang Wajib Dicek

by Fajar Novryanto
18 September 2026
0

Kabar5News - Taksi online kini menjadi pilihan transportasi bagi banyak orang, termasuk ketika harus bepergian seorang diri pada malam hari....

Cuaca Panas Bikin Haus? Ternyata Tak Semua Minuman Bisa Mengganti Cairan Tubuh

Cuaca Panas Bikin Haus? Ternyata Tak Semua Minuman Bisa Mengganti Cairan Tubuh

by Fajar Novryanto
17 September 2026
0

Kabar5News - Saat cuaca panas, segelas minuman dingin sering menjadi pilihan pertama untuk mengusir haus. Es kopi, teh manis, minuman...

Kenapa Kita Sering Belibet Saat Bicara? Ini Penjelasan Psikologis dibaliknya

Kenapa Kita Sering Belibet Saat Bicara? Ini Penjelasan Psikologis dibaliknya

by Fajar Novryanto
16 September 2026
0

Kabar5News - Belibet saat berbicara pada dasarnya terjadi ketika proses menyampaikan pikiran menjadi tidak selancar biasanya. Seseorang mungkin sudah mengetahui...

Kecil Tapi Kaya Akan Manfaat! Ini Fakta Menarik Seputar Biji Chia untuk Kesehatan

Kecil Tapi Kaya Akan Manfaat! Ini Fakta Menarik Seputar Biji Chia untuk Kesehatan

by Fajar Novryanto
14 September 2026
0

Kabar5News - Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Pilihan makanan sehari-hari juga dapat menjadi salah satu langkah...

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

by Fajar Novryanto
9 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah aktivitas vulkaniknya menghasilkan kolom abu yang mencapai sekitar 15 kilometer....

Next Post
Bagaimana Hutan Bisa Mencegah Banjir? Belajar dari Musibah di Aceh, Sumut dan Sumbar

Bagaimana Hutan Bisa Mencegah Banjir? Belajar dari Musibah di Aceh, Sumut dan Sumbar

Operasi Flamboyan, Jalan Pembuka Menuju Integrasi Timor-Timur

Operasi Flamboyan, Jalan Pembuka Menuju Integrasi Timor-Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

21 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

21 September 2026
  • 607 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In