Kabar5news
Selasa,27 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

Berawal dari penampilan lagu “Ratu Sejagad” yang viral di media sosial, Shantell Vocal Ensemble membuktikan bahwa konsistensi berkarya selama lebih dari dua dekade dapat membawa musik Indonesia meraih pengakuan internasional.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
27 Oktober 2026
in HIBURAN
0
Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

Shantell Vocal Ensemble tampil membawakan aransemen “Ratu Sejagad” yang viral hingga meraih Grand Prize di kompetisi paduan suara internasional di Georgia. Foto: Dok. Shantell Vocal Ensemble

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Popularitas di media sosial dapat menjadi pintu bagi sebuah karya untuk dikenal lebih luas. Hal ini terlihat dari perjalanan Shantell Vocal Ensemble, grup paduan suara Indonesia yang menarik perhatian publik melalui penampilan lagu “Ratu Sejagad” dan meraih prestasi di kompetisi internasional.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari proses panjang dalam membangun kemampuan bermusik. Perjalanan Shantell menunjukkan bahwa di balik penampilan yang menarik perhatian, terdapat latihan, kerja sama, dan konsistensi yang menjadi bagian penting dalam mengembangkan kualitas sebuah kelompok musik.

RELATED POSTS

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Berawal dari Jakarta, Dibangun Selama Lebih dari Dua Dekade

Shantell Vocal Ensemble didirikan di Jakarta pada Agustus 2004. Grup ini tumbuh melalui proses bermusik yang menuntut kedisiplinan, mulai dari latihan vokal hingga pengembangan aransemen dan harmoni.

Sejumlah nama yang tercatat sebagai pendiri Shantell Vocal Ensemble meliputi:

  • Avip Priatna
  • Yvonne Raharjo
  • Allan Sundjojo
  • Inge Hidayat

Dalam paduan suara, setiap anggota memiliki karakter vokal yang berbeda. Tantangannya adalah menyatukan perbedaan tersebut agar menghasilkan harmoni yang seimbang, dengan ketepatan nada, ritme, artikulasi, dan dinamika yang terjaga.

Proses itu membutuhkan latihan berulang serta kemampuan bekerja sama. Dengan perjalanan sejak 2004, pengalaman panjang menjadi bagian dari fondasi Shantell dalam mengembangkan karakter musikalnya.

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Panggung Internasional

Nama Shantell semakin menarik perhatian setelah penampilan mereka membawakan lagu “Ratu Sejagad” ramai diperbincangkan di media sosial. Aransemen vokal yang dibawakan menjadi daya tarik tersendiri dan membantu memperkenalkan grup ini kepada audiens yang lebih luas.

Fenomena tersebut memperlihatkan bagaimana media sosial dapat membuka ruang bagi karya musik untuk menjangkau pendengar baru. Penampilan yang sebelumnya dikenal oleh kalangan terbatas dapat berkembang menjadi perbincangan publik ketika dibagikan secara luas.

Namun, perjalanan Shantell tidak berhenti pada popularitas digital. Grup ini mengikuti Sing and Smile International Choir Festival and Competition 2026 di Tbilisi, Georgia, dan meraih Grand Prize.

Pencapaian tersebut menjadi bagian penting dari rekam jejak mereka di tingkat internasional. Kompetisi paduan suara menuntut persiapan matang, mulai dari penguasaan teknik vokal hingga keselarasan antarpersonel dalam membawakan sebuah karya.

Viralitas Bukan Satu-satunya Ukuran Keberhasilan

Popularitas di media sosial umumnya terlihat melalui jumlah penayangan, komentar, dan luasnya penyebaran konten. Sementara itu, pencapaian artistik melibatkan proses dan aspek penilaian yang berbeda.

Perjalanan Shantell mempertemukan dua hal tersebut: perhatian publik melalui “Ratu Sejagad” dan prestasi dalam kompetisi internasional. Keduanya menjadi bagian dari kisah yang memperluas pengenalan terhadap grup ini.

Di tengah perubahan cara masyarakat menikmati musik, media sosial dapat membantu musisi menjangkau audiens lintas wilayah. Meski demikian, keberlanjutan sebuah kelompok tetap membutuhkan komitmen untuk berlatih dan mengembangkan kualitas karya.

Dari Jakarta hingga Georgia, perjalanan Shantell Vocal Ensemble memperlihatkan bagaimana proses berkarya dalam jangka panjang dapat berjalan beriringan dengan peluang yang terbuka melalui dunia digital. Kisah mereka bukan hanya tentang penampilan yang viral atau penghargaan yang diraih, melainkan juga tentang konsistensi dan kerja sama dalam membangun sebuah kelompok musik.

Tags: Grand PrizeKabar5NewsMusik IndonesiaPaduan Suara IndonesiaPrestasi Indonesia.Ratu SejagadShantell Vocal EnsembleSing and Smile International Choir Festival
Previous Post

TNI Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih bagi Warga Jember

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

by Fajar Novryanto
20 Oktober 2026
0

Kabar5News - Perfilman Indonesia kembali mendapat perhatian di panggung internasional melalui film IBUKU karya sutradara Eddie Cahyono. Film ini meraih...

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebuah prosa tentang Badai kembali terbit. Kali ini ditulis oleh salah satu adik seperjuangannya di kampus, yang juga...

Badai Dalam Ingatanku

Badai Dalam Ingatanku

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Prosa ini merupakan testimoni mengenai sosok Badai yang ditulis oleh salah satu mantan aktivis 98 berinisial RS. Bersama...

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

by Fajar Novryanto
15 Oktober 2026
0

Kabar5News - Batik dan tenun Indonesia kembali menunjukkan potensinya di industri fesyen internasional. Melalui perpaduan warisan budaya dan pendekatan desain...

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News – Indonesia memiliki beragam kesenian tradisional yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah Cakatinding, musik bambu khas...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

27 Oktober 2026
TNI Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih bagi Warga Jember

TNI Distribusikan 6.000 Liter Air Bersih bagi Warga Jember

27 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In