Kabar5news
Minggu,25 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Di Balik Semangkuk Kalsot, Ada Tradisi Unik Orang Madura Mengolah Kacang Hijau

Di banyak daerah, kacang hijau identik dengan hidangan manis. Namun di Madura, bahan pangan ini justru menjadi bagian dari sajian gurih yang telah diwariskan turun-temurun.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
23 Juli 2026
in HIBURAN
0
Di Balik Semangkuk Kalsot, Ada Tradisi Unik Orang Madura Mengolah Kacang Hijau

Kalsot perpaduan unik kaldu sapi dan kacang hijau gurih khas Madura. Foto: Chatgpt.Ai

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Ketika mendengar kata kacang hijau, sebagian besar masyarakat Indonesia mungkin langsung membayangkan semangkuk bubur hangat dengan santan atau minuman manis yang kerap disajikan sebagai camilan. Selama bertahun-tahun, kacang hijau memang identik dengan olahan bercita rasa manis dan jarang ditemukan sebagai bahan utama dalam makanan gurih.

Namun, pandangan tersebut berubah ketika menengok kekayaan kuliner khas Madura. Di daerah ini, kacang hijau justru diolah menjadi bagian penting dari hidangan berkuah yang kaya rempah. Salah satu sajian yang masih mempertahankan tradisi tersebut adalah Kalsot atau Kaldu Soto, kuliner khas yang memadukan kaldu sapi, kikil, kacang hijau, dan berbagai bumbu pilihan dalam satu mangkuk.

RELATED POSTS

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Keunikan inilah yang membuat Kalsot berbeda dari sebagian besar soto di Indonesia. Jika soto pada umumnya menggunakan bihun, tauge, kentang, atau telur sebagai pelengkap, Kalsot justru menghadirkan kacang hijau sebagai salah satu bahan utamanya. Bagi banyak orang yang baru pertama kali mencicipinya, perpaduan tersebut mungkin terdengar tidak biasa. Namun, justru kombinasi inilah yang menjadi identitas kuliner khas Madura.

Dikutip dari Cuplikan tayangan Metro Siang Metro TV, salah satu rumah makan yang masih mempertahankan cita rasa autentik Kalsot adalah Rumah Makan Dhin Aju di Surabaya, Jawa Timur. Pemilik rumah makan, Nizar Yahya, menjelaskan bahwa nama Kalsot merupakan singkatan dari Kaldu Soto.

Menurut Nizar, penggunaan kacang hijau bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting yang membedakan Kalsot dari soto lainnya.

“Kalau biasanya kacang hijau dimasak manis atau jadi bubur, di sini dibuat gurih,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Madura memiliki cara pandang yang berbeda dalam mengolah bahan pangan. Bahan yang di banyak daerah hanya dikenal sebagai makanan penutup, justru dimanfaatkan menjadi hidangan utama yang kaya rasa.

Fakta menariknya, penggunaan kacang hijau dalam hidangan gurih bukanlah inovasi baru. Dalam tradisi kuliner Madura, kacang hijau telah lama digunakan sebagai pelengkap berbagai masakan berkuah karena memiliki tekstur yang lembut serta mampu menyerap kaldu dan bumbu rempah dengan baik. Ketika dimasak dalam waktu yang cukup lama, kacang hijau akan menyatu dengan kuah sehingga menghadirkan sensasi rasa gurih yang khas.

Tradisi tersebut juga dapat ditemukan pada Kaldu Kokot, kuliner legendaris asal Kabupaten Sumenep, Madura. Hidangan ini menggunakan kikil sapi dan kacang hijau sebagai bahan utama, kemudian dimasak bersama kaldu sapi dan racikan rempah khas Madura. Kesamaan penggunaan bahan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Madura telah lama mengembangkan tradisi mengolah kacang hijau menjadi makanan gurih, jauh sebelum tren kuliner modern berkembang.

Selain penggunaan kacang hijau, Kalsot juga memiliki keunikan lain yang jarang ditemukan pada hidangan soto di daerah lain, yakni penyajian kroket berbahan dasar singkong. Berbeda dengan kroket yang biasanya disantap sebagai camilan, pada Kalsot kroket justru dipotong-potong lalu dimasukkan ke dalam kuah panas.

Cara penyajian ini membuat kroket menyerap kaldu sehingga teksturnya menjadi lebih lembut tanpa kehilangan cita rasa singkong. Kehadiran kroket sekaligus memberikan sensasi berbeda ketika disantap bersama kikil, kacang hijau, dan kuah kaldu yang kaya rempah.

Perpaduan antara kikil sapi yang empuk, iga yang lembut, kacang hijau gurih, serta tambahan kroket singkong menghasilkan pengalaman kuliner yang berbeda dari soto pada umumnya. Sajian tersebut juga semakin nikmat ketika disantap bersama nasi hangat dan sedikit perasan jeruk nipis yang memberikan sensasi segar.

Di balik kelezatannya, Kalsot juga menyimpan pelajaran menarik mengenai kekayaan budaya kuliner Nusantara. Hidangan ini menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki kreativitas masing-masing dalam memanfaatkan bahan pangan lokal. Satu bahan yang sama dapat menghasilkan karakter makanan yang sangat berbeda, bergantung pada tradisi, kebiasaan, dan pengetahuan masyarakat setempat.

Kisah Kalsot sekaligus menjadi pengingat bahwa kuliner tradisional Indonesia tidak hanya kaya akan rempah, tetapi juga penuh inovasi yang lahir dari kearifan lokal. Apa yang dianggap lazim di satu daerah belum tentu berlaku di daerah lain. Di Madura, kacang hijau bukan hanya bahan untuk bubur atau minuman manis, melainkan telah menjadi bagian dari identitas kuliner yang diwariskan secara turun-temurun.

Di tengah menjamurnya berbagai makanan modern, keberadaan Kalsot menjadi bukti bahwa kuliner tradisional tetap memiliki daya tarik tersendiri. Bukan hanya karena cita rasanya yang khas, tetapi juga karena setiap semangkuknya menyimpan cerita tentang budaya, sejarah, dan cara masyarakat Madura mengolah bahan sederhana menjadi sajian yang unik dan bernilai.

Tags: Jawa TimurKabar5NewsKacang HijauKaldu KokotKaldu SotoKalsotKikil SapiKuliner Khas MaduraKuliner MaduraKuliner NusantaraMakanan TradisionalRumah Makan Dhin AjuSurabayaWisata Kuliner.
Previous Post

Selalu Antri dan Ludes, Restoran Padang legendaris Sederhana Resmi Buka di Melbourne

Next Post

TNI Angkatan Darat Sambut 514 Perwira Remaja, Siap Perkuat Kepemimpinan di Satuan

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

by Fajar Novryanto
20 Oktober 2026
0

Kabar5News - Perfilman Indonesia kembali mendapat perhatian di panggung internasional melalui film IBUKU karya sutradara Eddie Cahyono. Film ini meraih...

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebuah prosa tentang Badai kembali terbit. Kali ini ditulis oleh salah satu adik seperjuangannya di kampus, yang juga...

Badai Dalam Ingatanku

Badai Dalam Ingatanku

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Prosa ini merupakan testimoni mengenai sosok Badai yang ditulis oleh salah satu mantan aktivis 98 berinisial RS. Bersama...

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

Bukan Sekadar Kain Tradisional, Batik dan Tenun Indonesia Tampil di Paris

by Fajar Novryanto
15 Oktober 2026
0

Kabar5News - Batik dan tenun Indonesia kembali menunjukkan potensinya di industri fesyen internasional. Melalui perpaduan warisan budaya dan pendekatan desain...

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

Mengenal Cakatinding, Warisan Musik Bambu dari Tanah Manggarai

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News – Indonesia memiliki beragam kesenian tradisional yang tumbuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Salah satunya adalah Cakatinding, musik bambu khas...

Next Post
TNI Angkatan Darat Sambut 514 Perwira Remaja, Siap Perkuat Kepemimpinan di Satuan

TNI Angkatan Darat Sambut 514 Perwira Remaja, Siap Perkuat Kepemimpinan di Satuan

Seringkali Terabaikan, Salah Satu dari Kebiasaan Kecil Ini Bisa Memperpanjang Usia Kendaraan

Seringkali Terabaikan, Salah Satu dari Kebiasaan Kecil Ini Bisa Memperpanjang Usia Kendaraan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

TNI Kerahkan Tiga Pesawat Khusus untuk Bantu Atasi Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

24 Oktober 2026
Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

Mengenal Virus Shamonda, Ditemukan pada Manusia untuk Pertama Kalinya di Prancis

24 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In