Kabar5news – Nama penyanyi legendaris asal Kolombia, Shakira saat ini tengah jadi sorotan publik, hal ini tentu erat kaitannya dengan ajang sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung di Mexico, Kanada, dan Amerika sepanjang Juni dan Juli 2026 ini.
Shakira kembali hadir dan berhasil mengguncang dunia lewat lagu teranyar bertajuk “Dai Dai” saat pembukaan turnamen ajang Piala Dunia di Stadion Azteca, Mexico City, pada 11 Juni 2026.
Kali ini, Shakira menggandeng musisi asal Nigeria, Burna Boy. Beberapa penyanyi papan atas dunia seperti Madonna dan BTS ikut memeriahkan acara.
Kembalinya Shakira ke panggung Piala dunia 2026 tentu menimbulkan banyak tanya di antara banyak penggemar, ini ada hubungan dengan FiFA yang sudah menjalin hubungan dengan sang diva hingga lebih dari satu dekade.
Tentunya FIFA punya pertimbangan sendiri kenapa menunjuk Shakira, bahkan dipercaya hingga bertahun-tahun untuk membawakan lagu dalam pembukaan hingga penutupan turnamen sepak bola dunia.
Sosok Shakira dianggap paling tepat dan selaras dengan wajah Piala Dunia 2026 yang kali ini digelar di tiga negara, Mexico, Kanada, dan Amerika Serikat.
Shakira memiliki rekam jejak yang sulit tertandingi dan karakter yang tidak bisa ditemukan oleh penyanyi global lainnya.
Latinnya yang khas dan pembawaanya yang enerjik, Shakira tak hanya berhasil membawakan lagu Piala Dunia jadi enak didengar, tetapi juga mampu membuat penonton dari berbagai negara merasa ikut memiliki dan membangkitkan semangat global dalam satu ritme.
Setiap lagu yang dibawakan Shakira dalam ajang sepak bola bergengsi mengandung banyak makna. Dimulai dari misi sosial hingga budaya.
Lagu terbaru berjudul “Dai Dai” dibuat tak hanya membangkitkan semangat para pemain dan supporter bola, akan tetapi terselip tujuan mulia yang jarang diketahui banyak orang.
Untuk lebih jelasnya, artikel di bawah ini akan mengulas secara singkat mengenai profil Shakira, perjalanan karir hingga dampak lagu untuk pendidikan anak-anak dunia.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut selengkapnya di bawah ini.
Profil Shakira

Pemilik nama lengkap Shakira Isabel Mebarak Ripoll lahir di Kolombia pada 1977 yang silam. Ia memulai karir sebagai penyanyi , penulis lagu, penari, dan produser musik.
Awalnya, dikenal lewat sejumlah lagu berjudul Ehenever,Wherever, Hips Don’t Lie, She Wolf, La Tortura, dan Chantaje.
Prestasinya di dunia musik tidak main-main, berkat usaha dan kerja kerasnya ia berhasil meraih empat Grammy Award dan 15 Latin Grammy Award.
Musik Shakira Menembus Batas Bahasa, Negara, dan Budaya
Ratu Musik Piala Dunia
Sang diva internasional memilki banyak penggemar, para fans menjulukinya sebagai “ratu musik dunia” memang bukan gelar resmi FIFA. Namun julukan itu hidup di ruang publik.
Shakira dikenal sebagai penyanyi yang memiliki kombinasi yang jarang dimiliki artis globan lainnya, yaitu daya tarik pop internasional, akar latin yang kuat, serta kemampuannya menyerap elemen musik dari berbagai budaya, serta pengalaman tampil di panggung olahraga terbesar dunia.
Lagu Waka Waka Mendunia

Hubungan FIFA dengan pelantun lagu Waka Waka This Time For Afrika tidak terjadi dalam waktu semalam, ada alasan kuat di baliknya.
Pada 2010, Shakira ditunjuk oleh FIFA untuk membawakan lagu resmi turnamen di Afrika Selatan.
Saat itu, Shakira berkolaborasi dengan grup Afro-Fusion Afrika Selatan, Freshlygroup lewat lagu Waka Waka This Time for Afrika.
Lagu tersebut berhasil menduduki tangga lagu internasional dan menjadi fenomena global, dimana saat ia tampil membawakan lagu tersebut pada upacara pembukaan dan penutupan turnamen semakin mengingatkan ingatan publik akan sepak bola dunia.
Hingga kini, bahkan lagu Waka Waka masih enak didengar dan diputar ulang berkali-kali. Ingatan publik otomatis akan teringat pada sepak bola.
Kabaranya video musik lagu tersebut telah ditonton hingga miliaran kali dan dijadikan lagu paling ikonik sepanjang sejarah.
Misi Pendidikan
Keterlibatan Shakira di Piala Dunia 2026 ini membawa dimensi sosial yang menonjol. Lagu teranyar “Dai Dai” dirilis untuk penggalangan dana bagi akses pendidikan dan kesempatan sepak bola untuk anak-anak di berbagai belahan dunia.
Menurut kabar yang beredar, FIFA menyatakan royalty Shakira dari lagu “Dai Dai” akan disumbangkan ke Global Citizen Education Fund.
Dengan demikian, “Dai Dai” tidak hanya diposisikan sebagai produk hiburan, tetapi juga sebagai bagian dari kampanye sosial yang lebih luas.
Shakira sendiri sudah bertahun-tahun aktif dalam kegiatan filantropi yang berhubungan dengan anak-anak dan akses belajar.
Keterlibatan dalam proyek ini terasa lebih organik dibanding sekedar tampil di panggung.
Baginya, Piala Dunia tidak lagi hanya tentang pertandingan, sponsor, dan rating siaran.
Ia juga menjadi platform untuk mengangkat isu kemanusiaan di hadapan miliaran pasang mata.











