Kabar5News – Pekerjaan dengan penghasilan rutin yang diterima setiap bulan pada tanggal tertentu memang memberikan rasa aman.
Namun, tidak sedikit orang yang memutuskan resign dari pekerjaannya karena ingin menjadi pengusaha dengan waktu lebih fleksibel dan bebas berkreasi.
Sebelum mengambil keputusan untuk resign, perlu persiapan matang. Sebab, merintis menjadi pengusaha tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.
Ada saja tantangan yang harus dihadapi, tanpa persiapan malah bisa bikin mental burnout.
Supaya tidak sampai seperti itu, beberapa kisi-kisi berikut sesuai pendapat ahli dapat diterapkan ketika ingin resign lalu jadi pengusaha.
Hal-Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Resign dari Pekerjaan Penghasilan Tetap
Jika Anda punya rencana untuk resign, ingin terjun jadi pengusaha, coba terapkan hal penting berikut ini.
1. Mental tahan banting
Saat memutuskan resign, yang hilang bukan cuma gaji saja. Tetapi, rasa aman setiap tanggal 25, fasilitas kantor, lingkungan kerja teratur, status pegawai tetap.
Hidup pasca resign banyak ketidakpastian. Mental harus siap untuk naik turun, sepi order, diremehkan sampai fase “kok gue resign ya kemarin?”.
2. Punya skill yang bisa menghasilkan uang
Resign tanpa skill sama dengan nekat, resign dengan skill sama dengan strategi.
Nah, skill yang wajib punya sebelum resign berupa skill cari pelanggan, branding dan marketing, negosiasi, produk atau jasa inti, problem solving.
Kalau mau terjun sebagai pebisnis harus punya skill jualan.
3. Mindset “hidup sederhana di awal”
Supaya tidak sampai stress, harus bisa siap mental untuk menurunkan lifestyle, menunda foya-foya, survival 12 bulan pertama, belajar hidup efisien dan hemat.
4. Support system
Dukungan istri atau suami, keluarga dan lingkungan itu penting banget.
Bukan berarti dukungan uang, tapi mengarah pada tempat curhat, orang yang menguatkan, orang yang mengerti prosesnya.
Resign tanpa support system sama dengan mental jebol lebih cepat.
5. Rencana bisnis atau rencana kerja jelas
Di sini maksudnya bukan yang terlalu detail atau tebal tapi berupa, kamu jual apa, siapa targetnya, kenapa mereka beli ke kamu, cara mendapat pelanggan, berapa biaya hidup dan operasional.
Banyak orang siap resign, tapi tidak siap kerja keras. Itu adalah faktanya.
6. Eksperimen sebelum resign
Rahasia orang yang resign tanpa penyesalan adalah mencoba dulu usaha atau kerja sampingan.
Ketika sudah mencoba akan tahu potensinya, capeknya, rasanya dapat uang dari skill sendiri, punya dasar pemasukan.
7. Punya alasan kuat
Kalau alasan resign hanya karena capek kerja, bosan, toxic. Maka, biasanya akan cepat goyah.
Jika alasannya berupa ingin hidup merdeka, ingin bangun sesuatu, ingin waktu lebih fleksibel, punya penghasilan tidak bergantung jabatan.
Maka, jauh lebih tenang dan kuat dalam menghadapi prosesnya.
Karena seorang pengusaha itu harus tenang, hati adem, kepala dingin. Jika tidak, maka otak bakalan cepat burn out.












