Kabar5News – Mulai saat ini coba perlahan untuk meminimalkan kebiasaan menggulir (scrolling) medsos ketika tersedia waktu luang, bosan, menunggu antrian maupun ingin beranjak tidur.
Terlihat sepele, jika dilakukan terus-menerus hingga menganggap kebiasaan tersebut sebagai sesuatu yang lumrah. Lambat laun kondisi mental bisa berubah drop.
Scrolling media sosial seperti TikTok, X, Instagram, Facebook, YouTube, dan lainnya memang menyenangkan. Beragam konten menarik, lucu, menghibur asyik untuk ditonton.
Namun, rutinitas scrolling tanpa sadar atau doom scrolling memiliki sisi lain yang tidak bisa dianggap remeh. Badan memang nihil aktivitas tetapi otak terus bekerja menyerap serta memproses berbagai informasi.
Kebiasaan itu lambat laun bisa menggerus energi mental. Mengapa scrolling medsos yang tidak kenal waktu berdampak serius bagi tubuh? Simak ulasan singkat terkait beberapa alasan berikut ini.
Alasan Sering Scrolling Medsos Bisa Bikin Mental Drop
Kebiasaan scrolling medsos tanpa disadari bikin energi mental auto terkuras, bagi Anda yang sering gabut, sebaiknya kenali dulu alasannya. Supaya tidak sedikit-sedikit scrolling medsos hanya demi menepis rasa bosan.
1. Otak Tidak Diberi Kesempatan Istirahat
Seringkali seseorang mendadak tubuhnya terasa lelah setelah scrolling HP selama satu jam. Hal tersebut dipicu oleh otak yang seolah “dipaksa” untuk berpindah fokus pada informasi berbeda-beda.
Pasalnya, di media sosial tersedia beragam konten seperti video lucu, berita politik, resep masakan, tips kesehatan, keuangan, drama, dan lain-lain.
2. Adanya Fenomena Decision Fatigue
Media sosial menawarkan berbagai konten yang tiada habisnya. User seringkali dihadapkan dengan pilihan seperti menonton video berikutnya, baca komentar, membuka profil, klik tautan, dan lain-lain.
Kondisi tersebut dikenal sebagai fenomena Decision Fatigue yang mana otak dipaksa membuat keputusan cepat, secara otomatis bikin energi terkuras.
3. Membangun Mental Lemah Membandingkan Capaian Diri dengan Orang Lain
Media sosial seringkali menampilkan versi paling baik dari kehidupan seseorang. Contohnya seperti beli rumah baru, liburan ke luar negeri, menikah, promosi kerja, dan lain-lain.
Terkadang tanpa disadari pengguna sering membandingkan diri sendiri dengan pencapaian orang lain. Di sinilah energi mental jadi drop, karena merasa tertinggal, kurang puas pada diri sendiri, ragu dengan pencapaian pribadi.
4. Emosi Negatif Menumpuk Tanpa Disadari
Seseorang yang tengah aktivitas scrolling, biasanya menemukan berita konflik, bencana, kecelakaan, komentar mengandung kemarahan, konten provokatif dan sejenisnya.
Setiap tema konten auto meninggalkan jejak pada suasana hati. Otak juga sudah memprosesnya, kalau tiap hari bikin mental dipenuhi energi negatif bisa mudah cemas, marah, tidak semangat.
5. Waktu Terbuang Percuma
Tanpa disadari, awalnya hanya berniat membuka selama 5 menit saja. Setelah itu, tidak terasa bisa sampai 1 jam hingga terlambat menyadari waktu terbuang sia-sia.
Target pekerjaan atau tugas jadi belum selesai gegara hal tersebut, sehingga menjadi beban mental.
Itulah alasan yang membuat mental auto drop ketika sering scrolling media sosial, jika terus-menerus berdampak tidak baik bagi tubuh secara keseluruhan.












