Kabar5news
Selasa,22 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Ketika Siasat Marsose Mematahkan Perlawanan Aceh

Selama puluhan tahun, Kerajaan Belanda dibuat frustrasi oleh taktik gerilya, fanatisme agama, dan ketangguhan pejuang Aceh

Kurt Morrison by Kurt Morrison
18 Desember 2025
in HIBURAN
0
Ketika Siasat Marsose Mematahkan Perlawanan Aceh

Korps Marsose. Gambar: Tengkuputeh

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Perang Aceh (1873–1914) tercatat sebagai salah satu palagan paling berdarah dan melelahkan dalam sejarah kolonialisme Belanda di Nusantara. Selama puluhan tahun, Kerajaan Belanda dibuat frustrasi oleh taktik gerilya, fanatisme agama, dan ketangguhan pejuang Aceh.

Pada akhir abad ke-19, militer Belanda menyadari bahwa pasukan infanteri biasa yang terbiasa dengan pola perang Eropa tidak akan pernah menang di hutan Aceh. Atas saran dari Christiaan Snouck Hurgronje, seorang orientalis yang mempelajari struktur sosial Aceh, Belanda membentuk Korps Marsose.

RELATED POSTS

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

Korps Marsose (bahasa Belanda: Korps Marechaussee te Voet) adalah satuan militer elite yang dibentuk oleh Pemerintah Kolonial Hindia Belanda pada tahun 1890. Pembentukannya merupakan jawaban atas kegagalan tentara reguler Belanda (KNIL) yang selalu kewalahan menghadapi taktik gerilya rakyat Aceh yang cepat dan mematikan.

Berbeda dengan tentara infanteri biasa yang bergerak lamban dengan seragam berat dan barisan kaku, Marsose didesain sebagai gerilyawan tandingan, dipersenjatai dengan senjata tajam (klewang) untuk pertempuran jarak dekat. Mereka mampu mengejar pejuang Aceh hingga ke pelosok hutan dan puncak gunung.

Menariknya, sebagian besar anggota Marsose bukanlah orang Eropa, melainkan serdadu pribumi pilihan (seperti dari Ambon, Jawa, dan Minahasa) yang dipimpin oleh perwira Belanda. Mereka dianggap lebih tangguh menghadapi iklim tropis.

​Puncak dari efektivitas Marsose terjadi di bawah komando J.B. van Heutsz. Dengan moto “menyerang untuk mengamankan,” Marsose mulai melakukan penetrasi ke wilayah-wilayah pedalaman yang sebelumnya tak tersentuh, seperti Gayo dan Alas.

Strategi Marsose brutal dan sistematis. Mereka tidak lagi menunggu diserang, melainkan melakukan pengejaran tanpa henti (de permanente achtervolging). Hal ini membuat para pemimpin perlawanan seperti Cut Nyak Dhien, Panglima Polim, dan Teuku Umar kehilangan ruang gerak. Logistik mereka diputus, dan perlindungan dari desa-desa dihancurkan melalui teror serta tekanan militer yang masif.

Kehancuran perlawanan Aceh secara terstruktur mulai terlihat pada awal 1900-an. Pasukan Marsose melakukan ekspedisi ke Gayo dan Alas pada tahun 1904 di bawah pimpinan Gotfried Coenraad Ernst van Daalen. Dalam ekspedisi ini, benteng-benteng pertahanan rakyat Aceh dihancurkan dengan korban jiwa yang sangat besar.

Gugurnya Teuku Umar pada 1899 dan penangkapan Cut Nyak Dhien pada 1905 menjadi simbol melemahnya pusat komando gerilya. Para pejuang yang tersisa terpaksa bergerak dalam kelompok-kelompok kecil yang terisolasi, tanpa koordinasi pusat, hingga akhirnya satu per satu menyerah atau gugur dalam pertempuran yang tidak seimbang.

Namun demikian meskipun secara resmi perang dinyatakan berakhir, api perlawanan tetap membara hingga kedatangan Jepang. Menjadi bukti betapa gigihnya rakyat Aceh dalam mempertahankan kedaulatannya hingga tetes darah terakhir, memaksa Kerajaan Belanda untuk mengerahkan semua kekuatan yang mereka miliki.

Tags: Cut Nyak DienKorps MarsoseMarsosePerang AcehTeuku Umar
Previous Post

Rayakan Tahun Baru 2026, Ini 5 Spot Camping City Light di Bogor

Next Post

Momen Natal 2025, Ini 10 Hidangan Khas Daerah yang Selalu Hadir di Meja Keluarga

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

Bukan Sekadar Bioskop Murah, Ini Sisi Lain Rencana 50 Titik Bioskop Rakyat

by Fajar Novryanto
21 September 2026
0

Kabar5News - Menonton film di bioskop selama ini identik dengan gedung besar, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkotaan. Namun, konsep tersebut...

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

Empat Musim Pertiwi, Film Berlatar Bromo yang Menembus Festival Dunia

by Fajar Novryanto
10 September 2026
0

Kabar5News - Lanskap Bromo kembali mendapat tempat di panggung perfilman internasional melalui film Empat Musim Pertiwi karya sutradara Kamila Andini....

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

“The Wizard of Oz” Film Klasik dengan Dunia Fantasi yang Ikonik

by Fajar Novryanto
4 September 2026
0

Kabar5News - Ketika Dorothy membuka pintu rumahnya dan melihat dunia Oz yang penuh warna, penonton seolah dibawa masuk ke tempat...

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

Warga Rusun 609, Film Horor Komedi dengan Teror dari Kamar 609

by Fajar Novryanto
3 September 2026
0

Kabar5News - Bayangkan tinggal di sebuah rumah susun yang sudah ramai dengan berbagai persoalan, lalu tiba-tiba muncul teror dari sebuah...

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

Dago Dairy Resmi Tutup, Ini Cerita di Baliknya

by Fajar Novryanto
2 September 2026
0

Kabar5News - Berakhirnya operasional Dago Dairy di Lembang, Kabupaten Bandung Barat, bukan hanya cerita tentang sebuah peternakan yang tutup. Keputusan...

Next Post
Momen Natal 2025: Ini 10 Hidangan Khas Daerah yang Selalu Hadir di Meja Keluarga

Momen Natal 2025, Ini 10 Hidangan Khas Daerah yang Selalu Hadir di Meja Keluarga

Wujudkan Diversifikasi Pasokan, PGN dan Dart Energy Kerjasama Pemanfaatan CBM dari WK GMB Tanjung Enim

Wujudkan Diversifikasi Pasokan, PGN dan Dart Energy Kerjasama Pemanfaatan CBM dari WK GMB Tanjung Enim

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

Misi Pegase 2026, Armada Rafale hingga A400M Prancis Tiba di Jakarta

21 September 2026
Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

Musim Hujan Diprediksi Segera Datang, Begini Data dari BMKG

21 September 2026
  • 607 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In