Kabar5news
Jumat,5 Juni , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Kronik Ekskavasi Awal Candi Borobudur

Candi Borobudur, yang dibangun pada masa Dinasti Syailendra sekitar abad ke-8, sempat menjadi "raksasa yang tidur" sebelum akhirnya kembali menyapa dunia pada awal abad ke-19

Kurt Morrison by Kurt Morrison
12 April 2026
in HIBURAN
0
Kronik Ekskavasi Awal Candi Borobudur

Kondisi candi Borobudur pada masa awal diekskavasi. Foto: Common Use

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Selama berabad-abad, salah satu monumen Buddha terbesar di dunia terkubur dalam sunyi di bawah lapisan debu vulkanik dan rimbunnya hutan tropis Jawa Tengah. Candi Borobudur, yang dibangun pada masa Dinasti Syailendra sekitar abad ke-8, sempat menjadi “raksasa yang tidur” sebelum akhirnya kembali menyapa dunia pada awal abad ke-19.

​Titik balik sejarah Borobudur terjadi pada tahun 1814. Saat itu, Jawa berada di bawah administrasi Inggris dengan Sir Thomas Stamford Raffles menjabat sebagai Letnan Gubernur. Raffles, yang memiliki ketertarikan luar biasa pada sejarah dan budaya Jawa, mendengar kabar dari penduduk lokal mengenai keberadaan struktur batu besar yang terkubur di dekat desa Bumisegoro.

RELATED POSTS

Sejarah Blok M dari Masa ke Masa, Antara Fashion dan Ekspresi Gaya Gen Z

Tak Harus Keluar Budget Besar, Ini 5 Tempat Wisata Low Budget Dekat Jakarta yang Menarik untuk Dikunjungi

Karena kesibukannya, Raffles tidak bisa berangkat sendiri. Ia mengutus H.C. Cornelius, seorang insinyur Belanda, untuk menyelidiki lokasi tersebut. Cornelius membawa sekitar 200 penduduk setempat untuk membabat hutan, membakar semak belukar, dan menggali timbunan tanah yang menyelimuti candi.

Selama dua bulan, mereka bekerja keras hingga akhirnya bentuk dasar dari stupa-stupa Borobudur mulai terlihat. Meskipun belum sepenuhnya terekskavasi, laporan Cornelius menjadi dokumen modern pertama yang mengakui keberadaan candi ini.

Era Kolonial Belanda dan Upaya Penyelamatan Awal

Setelah kekuasaan beralih kembali ke tangan Belanda, minat terhadap Borobudur tidak lantas padam. Pada tahun 1835, Residen Kedu saat itu, Hartmann, melanjutkan proses pembersihan hingga seluruh struktur candi berhasil ditampakkan.

Namun, periode ini juga menjadi masa yang kontradiktif; di satu sisi candi mulai dipelajari, namun di sisi lain, Borobudur menjadi sasaran empuk bagi para pemburu artefak dan kolektor barang antik.

Langkah serius untuk mendokumentasikan candi secara ilmiah baru dimulai pada pertengahan abad ke-19. Pemerintah kolonial menugaskan F.C. Wilsen, seorang fotografer dan arkeolog, untuk menggambar ratusan relief yang ada. Puncaknya terjadi pada tahun 1885, ketika Jan Willem Ijzerman, ketua pertama Perhimpunan Arkeologi di Yogyakarta, secara tidak sengaja menemukan bagian Kamadhatu atau “Kaki Tersembunyi” yang berisi 160 relief tentang hukum sebab-akibat (Karmawibhangga).

Restorasi Van Erp
​Menyadari bahwa kondisi fisik candi semakin memprihatinkan akibat pelapukan dan pencurian, pemerintah Hindia Belanda akhirnya menyetujui proyek restorasi besar pertama. Antara tahun 1907 hingga 1911, seorang perwira zeni bernama Theodoor van Erp memimpin proyek pemugaran.

Van Erp tidak hanya membersihkan candi, tetapi juga menata kembali stupa-stupa yang runtuh dan mencoba mengembalikan bentuk asli puncak candi. Meskipun teknik yang digunakan saat itu belum seanggih standar konservasi modern, dedikasi Van Erp berhasil menyelamatkan Borobudur dari kerusakan total dan meletakkan fondasi bagi pengakuan dunia internasional terhadap situs ini.

Tags: Candi BorobudurDinasti SyailendraThomas RafflesVan Erp
Previous Post

Asal-Usul Bangsa dan Bahasa Nusantara Menurut Pakar Filologi

Next Post

Cocok untuk Gathering, ini 5 Villa Murah di Sentul dengan Kapasitas Besar dan Harga Ramah di Kantong

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Sejarah Blok M dari Masa ke Masa, Antara Fashion dan Ekspresi Gaya Gen Z

Sejarah Blok M dari Masa ke Masa, Antara Fashion dan Ekspresi Gaya Gen Z

by Fajar Novryanto
2 Juni 2026
0

Kabar5News - Blok M menjadi salah satu kawasan yang punya cerita panjang dalam perkembangan Jakarta. Dari masa ke masa, kawasan...

Tak Harus Keluar Budget Besar, Ini 5 Tempat Wisata Low Budget Dekat Jakarta yang Menarik untuk Dikunjungi

Tak Harus Keluar Budget Besar, Ini 5 Tempat Wisata Low Budget Dekat Jakarta yang Menarik untuk Dikunjungi

by Fajar Novryanto
29 Mei 2026
0

Kabar5News - Liburan tak selalu harus identik dengan biaya besar atau perjalanan jauh ke luar kota. Bagi warga Jabodetabek yang...

Apakah Jumat 29 Mei 2026 Termasuk Cuti Bersama? Berikut Jadwal Resmi dari Pemerintah

Apakah Jumat 29 Mei 2026 Termasuk Cuti Bersama? Berikut Jadwal Resmi dari Pemerintah

by Fajar Novryanto
28 Mei 2026
0

Kabar5News - Setelah libur nasional Hari Raya Idul Adha pada Rabu, 27 Mei 2026 dan cuti bersama pada Kamis, 28...

Phil Collins Absen di Rock and Roll Hall of Fame 2026, Siapa Saja Musisi yang Pernah Masuk Nominasi?

Phil Collins Absen di Rock and Roll Hall of Fame 2026, Siapa Saja Musisi yang Pernah Masuk Nominasi?

by Mera Puspita Sari
27 Mei 2026
0

Kabar5News - Phill Collins kali ini tidak bisa tampil dalam event bergengsi untuk musisi berpengaruh dunia bertajuk Rock and Roll...

Selain Puncak, Ini 5 Tempat Wisata di Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi saat Long Weekend

Selain Puncak, Ini 5 Tempat Wisata di Bogor yang Menarik untuk Dikunjungi saat Long Weekend

by Fajar Novryanto
26 Mei 2026
0

Kabar5News - Momen long weekend jadi waktu yang pas untuk rehat sejenak dari rutinitas dan menikmati suasana alam yang lebih...

Next Post
Cocok untuk Gathering, ini 5 Villa Murah di Sentul dengan Kapasitas Besar dan Harga Ramah di Kantong

Cocok untuk Gathering, ini 5 Villa Murah di Sentul dengan Kapasitas Besar dan Harga Ramah di Kantong

Ketika Komposer Besar Claude Debussy Terhipnotis Gamelan Jawa

Ketika Komposer Besar Claude Debussy Terhipnotis Gamelan Jawa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

5 Ide Usaha yang Bisa Bertahan di Tengah Resesi Ekonomi, Pasti Rutin Hasilkan Cuan

5 Ide Usaha yang Bisa Bertahan di Tengah Resesi Ekonomi, Pasti Rutin Hasilkan Cuan

5 Juni 2026
Prajurit TNI AL Hadiri Sedekah Laut Banyutowo, Wujud Sinergi dengan Masyarakat Pesisir

Prajurit TNI AL Hadiri Sedekah Laut Banyutowo, Wujud Sinergi dengan Masyarakat Pesisir

5 Juni 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In