Kabar5News – Band Angine de Poitrine baru-baru ini mengumumkan harus mengganti topeng mereka. Penampilan duo rock tersebut selalu nyentrik dengan karakter kuat bak alien usia 333 tahun.
Duo rock berpenampilan layaknya alien itu sebenarnya bukan terlahir dengan kulit berbintik-bintik monokrom serta wajah menonjol seperti yang diidolakan puluhan juta pendengar sejak mereka viral pada musim semi ini.
Gitaris Khn mempunyai hidung panjang yang bisa dipetik, gitar atau bass berleher ganda. Lalu, belalai panjang drummer Klek bergoyang mengikuti permainan drumnya yang cool banget.
Keduanya tampil seolah penjelajah waktu berusia 333 tahun yang terinspirasi oleh kuartet musik khidmat dari Borneo.
Namun, pasca berbulan-bulan manggung secara intens, topeng papier-mâché buatan tangan mereka menjadi lembek karena napas para musisi yang terengah-engah saat tampil.
“Ketika saya melihat topeng saya, saya berpikir: Ya Tuhan, apakah saya benar-benar banyak bermain dengan ini?” kata Klek dikutip dari The Guardian pada (23/7/2026).
“Topeng itu hancur berantakan. Rasanya seperti meletakkan kotak Natal di luar saat hujan,” imbuhnya.
Meskipun topeng mereka hancur, penggantinya nanti diusahakan benar-benar kokoh, berkualitas, tapi tetap terlihat seperti pernah digunakan.
Bagaimanapun juga, topeng maupun kostum sebagai ciri khas band Angine de Poitrine tidak berubah total, meski mereka mempunyai anggaran lebih untuk itu.
“Orang-orang telah jatuh cinta pada band ini seperti apa adanya,” kata Khn.
“Jadi kami tidak akan mengubah semuanya (hanya karena) kami memiliki anggaran yang lebih besar sekarang. Kami terikat secara emosional pada kostum lama kami yang sudah usang, yang pernah mengalami kecelakaan mobil dan penuh dengan ingus,” jelasnya.
Dengan demikian, meskipun ada perubahan pada topeng. Penggemar tetap bisa merasakan bahwa kostum mereka telah lama dipakai.
“Kami pikir orang-orang menyukai fakta bahwa mereka dapat merasakan bahwa kostum-kostum itu telah digunakan,” ucap Khn.
Karakteristik dan Gaya Musik Angine de Poitrine
Angine de Poitrine beranggotakan duo musisi rock eksperimental anonim yang berasal dari Saguenay, Quebec, Kanada.
Band ini dibentuk pada tahun 2019 dengan karakteristik serta gaya musik unik bikin mereka cepat viral.
Berikut karakteristik musik unik mereka:
1. Genre Utama
Mereka memainkan musik instrumental dengan perpaduan gaya math rock, experimental rock, dan progressive rock.
2. Eksperimen Nada
Band tersebut populer karena komposisi mikrotonal yang rumit, memakai pecahan nada (quarter-tone) yang tidak lazim dalam musik barat modern.
3. Looping Berlapis
Musik band ini mengutamakan teknik menambah maupun mengurangi motif suara terus-menerus pakai modul perekam looping instan.
Identitas dan Penampilan Visual
Beda dari Band Umumnya
Band anonim yang satu ini memang terbilang unik, tapi disitulah letak keistimewaan mereka hingga mempunyai puluhan juta penggemar. Berikut penjelasannya.
1. Anggota Anonim
Kedua personel tampil memakai nama samaran Khn de Poitrine (gitar, bass mikrotonal, loop station) dan Klek de Poitrine (drum).
2. Kostum Absurdis
Mereka selalu perform dengan menutup identitas asli pakai topeng papier-mâché ukuran sangat besar dengan bentuk hidung mencolok, berpadu kostum polkadot hitam putih pada seluruh tubuh.
3. Aksi Panggung Misterius
Saat tampil langsung, mereka tidak pernah berbicara sepatah kata kepada penonton di antara jeda lagu.
Diskografi dan Popularitas
Band ini mendadak menjadi fenomena global, bukan sekedar penampilan unik, tapi juga gaya musik kompleks bikin popularitas cepat menanjak.
Bahkan ada karya albumnya yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi Polaris Music Prize dan masih banyak lainnya, simak ulasan berikut.
1. Sesi Live KEXP
Penampilan live session mereka untuk stasiun radio ikonik asal Amerika Serikat, KEXP, mengumpulkan jutaan penonton dan membuat nama mereka viral secara internasional.
2. Album Studio
Band ini telah merilis dua album penuh, yaitu Vol. 1 (2024) dan album terbaru mereka Vol. II (2026) yang berhasil masuk dalam daftar pendek penghargaan bergengsi Polaris Music Prize.
3. Lagu Populer
Beberapa karya mereka yang paling banyak didengar di platform digital seperti Spotify Angine de Poitrine antara lain “Fabienk”, “Sherpa”, dan “Mata Zyklek”.











