Kabar5news
Rabu,12 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Mengenal Nyadran, Kearifan Lokal Jawa yang Menyatukan Doa, Budaya, dan Kebersamaan

Nyadran bukan sekedar proses ritual keagamaan, namun terselip nilai-nilai budaya serta sosial dalam kehidupan bermasyarakat yang sudah mengakar dalam masyarakat Jawa.

Damayanti85 by Damayanti85
10 Februari 2026
in GAYA HIDUP
0
Mengenal Nyadran, Kearifan Lokal Jawa yang Menyatukan Doa, Budaya, dan Kebersamaan

Ilustrasi Nyadran (Gemini AI)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5news – Mendekati bulan suci Ramadan, dalam sistem kalender Jawa dikenal dengan Ruwah. Ruwah merupakan bulan ke-8 yang bertepatan dengan bulan Sya’ban.

Dalam momen ini sebagian masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur melakukan tradisi Nyadran, momen untuk mengenang dan mengirim doa bagi arwah leluhur.

RELATED POSTS

Asal Usul Batagor dari Jajanan Kaki Lima Melejit Jadi Gorengan Terbaik Asia Tenggara

Ajaib! Kelor Bisa Bikin Polusi Mikroplastik Tersingkir, Begini Hasil Penelitiannya

Tradisi ini diisi berbagai kegiatan, seperti ziarah kubur, pembersihan makam, kenduri, dan sedekah makanan seperti ketan, kolak, apem sebelum memasuki bulan Ramadan.

Meski waktu sudah berlalu, tradisi ini masih dipertahankan oleh masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah di era modernisasi seperti sekarang ini.

Prosesi Nyadran dalam pelaksanaanya tidak dilakukan secara mandiri, melainkan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Tradisi turun temurun menyambut Ramadan ini menggabungkan ziarah kubur, doa bersama, dan kenduri (makan bersama) sebagai wujud bakti kepada leluhur dan gotong royong warga.

Nyadran bukan sekedar proses ritual keagamaan, namun terselip nilai-nilai budaya serta sosial dalam kehidupan bermasyarakat yang sudah mengakar dalam masyarakat Jawa.

Sebagai warga negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan, segala bentuk kearifan lokal harus tetap dilestarikan dan tetap dijaga.

Nyadran bisa dibilang sebagai bentuk gotong royong dan mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan antar warga.

Artikel di bawah ini mengulas apa itu Nyadran, bagaimana prosesi rangkaian kegiatan tersebut? Berikut ulasan singkatnya.

Apa Itu Nyadran?

Istilah Nyadran sebenarnya berasal dari bahasa sansekerta, yaitu “sraddha” yang berarti keyakinan. Awal mula tradisi tersebut terkait dengan animisme, namun seiring berjalannya waktu telah menjadi akulturasi dengan budaya Islam. Seiring dengan masuknya Islam ke Pulau Jawa melalui Wali Songo.

Pada perkembangannya, Nyadran telah mengalami transformasi sebagai bentuk rasa syukur pada Tuhan atas segala nikmat yang telah diberikan selama ini.

Nyadran di Berbagai Daerah

Tak hanya Jawa Tengah, masing-masing daerah ternyata memiliki tradisi serupa Nyadran dengan penyebutan yang berbeda.

Sebut saja Banyumas menyebutnya nyadran, Temanggung dan Boyolali Sadranan. Jawa Timur menyebutnya sebagai Manganan atau Sedekah Bumi.

Walaupun terdapat perbedaan dalam hal penyebutan, intinya sama, yaitu mendoakan arawah para leluhur dan menjaga kebersamaan maupun gotong royong antar warga serta keluarga.

Sejarah Singkat Nyadran

Melansir Informasi dari laman resmi kendalkab, tradisi tersebut sudah ada sejak zaman Hindu-Budha, sebelum Islam masuk ke Tanah Air.

Sedikit flashback ke belakang, pada tahun 1284, ada suatu tradisi yang mirip dengan nyadran. Tapi istilahnya berbeda yaitu Sradha.

Serupa tapi tidak sama, prosesnya berupa memberikan sesaji, setelah itu mendoakan arwah orang yang meninggal dunia. Namun perlu digaris bawahi bahwa hal tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan atau memperingati kematian Raja.

Ketika zaman semakin berkembang, tradisi Sradha mulai ramai dilakukan banyak kalangan. Apalagi makin lama mendapat banyak pengaruh dari ajaran Islam.

Pujian yang umumnya dibacakan saat Sradha, mulai berganti dengan membaca ayat suci Al-Qur’an, dzikir, tahlil maupun doa.

Sehingga menjadi populer dengan istilh nyadran yang dilakukan saat hari ke-10 bulan Rajab atau masuk bulan Sya’ban.

Walaupun pelaksanaan antar daerah bisa berbeda-beda. Nyadran biasanya dilaksanakan pada bulan Ruwah (menurut kalender Jawa) yang bertujuan menyambut datangnya bulan Ramadhan penuh berkah.

Apa Saja Kegiatan Nyadran?

Adapun kegiatan atau prosesi secara umum tradisi Nyadran, sebagai berikut:

  • Bersik

Kegiatan berupa membersihkan makam leluhur dari membersihkan rerumputan hingga kotoran yang dilakukan secara gotong royong

  • Kirab

Berupa arak-arakan peserta nyadran menuju ke lokasi upacara adat yang telah ditentukan.

  • Ikrar

Aktifitas berisikan penyampaian maksud dari terlaksananya upacara Nyadran yang dilakukan Pemangku Adat setempat.

  • Doa

Lebih mengara ke pembacaan doa bersama yang dipimpin oleh Pemangku Adat.

  • Tasyakuran

Kegiatan ini berupa pelaksanaan prosesi makan bersama yang bisa diikuti oleh seluruh lapisan masyrakat sebagai wujud rasa syukur dan menjalin keakraban antar warga.

Tags: JawaTengahKearifanLokalJawaMengenalNyadranNyadranRamadanTradisiJawa
Previous Post

Langkah dan Tips Mendapatkan Penghasilan TryBuzzer yang Maksimal Gak Bikin Nyesek

Next Post

Hari Pers Nasional, Menilik Akar Sejarah dan Sosok Sang Pelopor Jurnalisme Pribumi

Damayanti85

Damayanti85

Related Posts

Asal Usul Batagor dari Jajanan Kaki Lima Melejit Jadi Gorengan Terbaik Asia Tenggara

Asal Usul Batagor dari Jajanan Kaki Lima Melejit Jadi Gorengan Terbaik Asia Tenggara

by Mera Puspita Sari
12 Agustus 2026
0

Kabar5News - Jajanan khas Bandung batagor berhasil mendapat tempat di lidah pecinta kuliner Asia Tenggara. Pasalnya, belum lama ini dinobatkan...

Ajaib! Kelor Bisa Bikin Polusi Mikroplastik Tersingkir, Begini Hasil Penelitiannya

Ajaib! Kelor Bisa Bikin Polusi Mikroplastik Tersingkir, Begini Hasil Penelitiannya

by Mera Puspita Sari
11 Agustus 2026
0

Kabar5News - Polusi mikroplastik telah menjadi perhatian serius, jika masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, lambat...

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya untuk Berbagai Kategori

7 Ide Lomba 17 Agustus Hemat Biaya untuk Berbagai Kategori

by Mera Puspita Sari
10 Agustus 2026
0

Kabar5News - Perayaan HUT Kemerdekaan RI identik dengan berbagai lomba seru dan menarik. Namun, perlu diingat bahwa faktor biaya menjadi...

Open Dining TransJakarta, Sensasi Kuliner Sekaligus Wisata, Ini Rute, Fasilitas, Hingga Harga Tiketnya

Open Dining TransJakarta, Sensasi Kuliner Sekaligus Wisata, Ini Rute, Fasilitas, Hingga Harga Tiketnya

by Mera Puspita Sari
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Anda berkesempatan menikmati pengalaman bersantap mewah di atas bus tingkat berkonsep Open Dining TransJakarta yang mulai beroperasi untuk...

Mejeng di GIIAS 2026, Mobil Listrik Mungil Wuling Aira EV Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi hingga Daftar Harganya

Mejeng di GIIAS 2026, Mobil Listrik Mungil Wuling Aira EV Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi hingga Daftar Harganya

by Mera Puspita Sari
5 Agustus 2026
0

Kabar5News - Mobil listrik mungil Wuling Aira EV berdiri tegak mempesona pada pameran otomotif terbesar Gaikindo Indonesia International Auto Show...

Next Post
Hari Pers Nasional, Menilik Akar Sejarah dan Sosok Sang Pelopor Jurnalisme Pribumi

Hari Pers Nasional, Menilik Akar Sejarah dan Sosok Sang Pelopor Jurnalisme Pribumi

Penugasan Board of Peace, TNI AD Mulai Tahap Persiapan

Penugasan Board of Peace, TNI AD Mulai Tahap Persiapan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Asal Usul Batagor dari Jajanan Kaki Lima Melejit Jadi Gorengan Terbaik Asia Tenggara

Asal Usul Batagor dari Jajanan Kaki Lima Melejit Jadi Gorengan Terbaik Asia Tenggara

12 Agustus 2026
Jelang HUT ke-81 RI, Jet Tempur Rafale dan Alutsista TNI AU Siap Unjuk Kekuatan

Jelang HUT ke-81 RI, Jet Tempur Rafale dan Alutsista TNI AU Siap Unjuk Kekuatan

11 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In