Kabar5News – TNI Angkatan Darat (TNI AD) memperkuat kesiapan para perwiranya dalam menghadapi perkembangan karakter perang modern yang semakin kompleks. Sebanyak 228 perwira menengah mengikuti pembekalan mengenai siber dan informasi yang digelar di Gedung Graha Yuddha Wastu Pramukha, Pussenif, Kamis (24/9/2026).
Pembekalan tersebut diberikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman para perwira terhadap perkembangan lingkungan strategis. Materi yang disampaikan mencakup kemampuan yang berkaitan dengan siber dan informasi, termasuk pentingnya berpikir kritis, adaptif, serta memiliki kemampuan literasi digital.
Kegiatan tersebut dipimpin Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan. Dalam pembekalannya, ia menekankan pentingnya kesiapan para perwira dalam menghadapi perubahan karakter perang yang tidak hanya berkembang dari sisi teknologi, tetapi juga membutuhkan kemampuan untuk memahami dan mengolah informasi.
Kemampuan tersebut menjadi bagian dari pembekalan karena perkembangan teknologi dan informasi terus memengaruhi lingkungan pertahanan. Para perwira dituntut mampu mengikuti perubahan tersebut sekaligus memahami informasi secara objektif sebagai bagian dari pelaksanaan tugas.
Selain materi mengenai siber dan informasi, pembekalan juga menyoroti aspek kepemimpinan. Letjen TNI Mohamad Hasan menekankan bahwa seorang pemimpin perlu memiliki kemampuan berpikir jernih serta mampu mengambil tindakan secara cepat dalam menghadapi berbagai situasi.
“Kepemimpinan harus dibangun dengan kejernihan berpikir, kepercayaan dan kecepatan bertindak guna menjaga soliditas prajurit serta menghadapi berbagai ancaman,” kata Hasan.
Pembekalan kepada 228 perwira tersebut menjadi bagian dari peningkatan kemampuan personel TNI AD dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis. Pemahaman terhadap teknologi, informasi, dan siber menjadi materi yang diberikan bersamaan dengan penguatan kemampuan kepemimpinan.
Dalam menghadapi perang modern, kemampuan adaptasi menjadi salah satu hal yang ditekankan kepada para perwira. Perubahan teknologi yang berlangsung cepat membuat personel perlu memiliki kesiapan untuk memahami perkembangan yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan tersebut, para perwira diharapkan dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan siber dan informasi. Pengetahuan tersebut kemudian menjadi bagian dari kesiapan mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan TNI AD.
Pembekalan juga menunjukkan perhatian TNI AD terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi dan karakter ancaman yang terus berubah. Sebanyak 228 perwira yang mengikuti kegiatan tersebut mendapatkan materi untuk memperkuat kemampuan dalam memahami aspek siber, informasi, serta kepemimpinan.
Kegiatan di Gedung Graha Yuddha Wastu Pramukha tersebut menjadi salah satu bentuk pembekalan TNI AD dalam mempersiapkan para perwira menghadapi tantangan perang modern. Kemampuan memahami perkembangan siber dan informasi diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas sekaligus memperkuat kesiapan satuan dalam menghadapi berbagai perkembangan lingkungan strategis.










