Kabar5news
Rabu,16 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Penang Menyembuhkan, Jakarta Mengantarkan: Cermin Sistem Kesehatan Kita

Pelayanan yang manusiawi bukan beban. Ia adalah investasi sosial dan ekonomi. Inilah yang belum menjadi kesadaran kolektif pembuat kebijakan kita.

Redaksi by Redaksi
26 Juni 2025
in NASIONAL
0
Penang Menyembuhkan, Jakarta Mengantarkan: Cermin Sistem Kesehatan Kita

Ilustrasi warga negara Indonesia yang berobat di Malaysia (Foto: Microsoft Copilot)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Oleh: Kuldip Singh

Aktivis 1998, Sekjen PIJAR Indonesia 1998, Pemerhati Politik Kesehatan Nasional

RELATED POSTS

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

TNI AD Turun Tangan Rombak Total Jembatan Pongpet yang Ambruk di Pangandaran

Kabar5News – Hampir setiap hari di Bandara Soekarno-Hatta, kita bisa menyaksikan pemandangan banyaknya warga negara Indonesia yang hendak terbang ke Malaysia.

Mereka bukan turis yang ingin berkunjung ke tempat wisata, melainkan  pasien—rakyat kita sendiri—yang menyerah pada sistem kesehatan nasional dan berpaling ke negeri tetangga, tepatnya ke ruang perawatan di Penang, Malaysia.

Fenomena ini bukan anomali. Ini adalah gejala sistemik dari kegagalan struktural negara dalam menyediakan hak dasar kesehatan yang bermartabat.

Dalam satu dekade terakhir, Penang—dengan rumah sakitnya yang ramah, efisien, dan berorientasi pasien—telah menjadi tempat berlindung bagi ribuan warga Indonesia yang kehilangan kepercayaan pada sistem kesehatan dalam negeri.

Kesehatan: Pilar Ketahanan, Bukan Proyek Anggaran

Presiden Prabowo Subianto kerap menyuarakan pentingnya ketahanan nasional—bukan hanya militer dan pangan, tetapi juga kesehatan.

Namun mari kita renungkan, apa arti ketahanan jika dalam kondisi kritis rakyat lebih percaya dokter asing ketimbang rumah sakit di negerinya sendiri?

Kesehatan bukan sekadar urusan teknis atau anggaran. Ia adalah fondasi utama kedaulatan bangsa. Negara yang tak mampu merawat rakyatnya adalah negara yang rapuh—terlepas dari seberapa canggih alutsista atau besarnya cadangan devisa.

Malaysia Bangun Ekosistem, Indonesia Sibuk Bangun Gedung

Penang hari ini bukan hadir karena kebetulan. Sejak awal 2000-an, Malaysia membentuk Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) yang bertugas merancang strategi jangka panjang pariwisata medis.

MHTC tidak hanya mempromosikan rumah sakit, tetapi juga membangun sistem integratif antara regulasi, insentif, akreditasi, SDM, dan pelayanan pasien.

Aktivis 1998, Sekjen PIJAR Indonesia 1998, Pemerhati Politik Kesehatan Nasional, Kuldip Singh atau akrab disapa Diva (Foto: Ist)

Di sisi lain, Indonesia cenderung mengutamakan pencitraan: pembangunan rumah sakit megah, pembelian alat medis berteknologi tinggi, dan digitalisasi layanan yang belum menyentuh esensi—yaitu kepercayaan dan kemanusiaan dalam pelayanan.

Kita membangun gedung, tapi mengabaikan ekosistem. Kita belanja alat, tapi melupakan etika dan insentif. Kita bangga pada aplikasi, tapi gagal memperbaiki sentuhan tangan perawat yang lelah, atau senyum resepsionis yang hilang karena beban kerja tak manusiawi.

Janji Pemerintah Baru: Antara Harapan dan Tantangan

Terkait dengan masalah kesehatan, Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming jauh-jauh hari telah menjanjikan:

  • Rumah sakit unggulan berstandar internasional di setiap provinsi,
  • Layanan ibu hamil dan balita gratis,
  • Revitalisasi Puskesmas 4.0 dan digitalisasi layanan,
  • Kemandirian produksi alat kesehatan dan obat,
  • Reformasi BPJS dan pelayanan publik.

Ini adalah langkah awal yang layak diapresiasi. Namun pertanyaannya: apakah semua ini akan menjadi sistem penyembuh, atau hanya deretan proyek dengan tender dan anggaran besar?

Apakah rumah sakit internasional akan menjadi Penang di tanah air sendiri atau sekadar etalase teknologi yang tetap tak menyentuh nurani rakyat?

BPJS dan Mitos Kesembuhan Nasional

BPJS sering diposisikan sebagai “solusi final” sistem kesehatan Indonesia. Tapi mari jujur, BPJS bukan sistem pelayanan, ia hanya skema pembiayaan. BPJS tidak bisa memperbaiki ketidakramahan layanan, antrean panjang, atau diagnosis yang tak akurat.

Ilustrasi birokrasi kesehatan (Foto: Meta AI)

Rakyat bukan sekadar angka “peserta aktif”. Mereka adalah manusia yang berharap bisa sembuh—tanpa merasa dipermalukan oleh sistem, dilecehkan oleh birokrasi, atau dilukai oleh arogansi institusi.

Mengapa Penang Bisa dan Kita Belum?

Jawaban dari pertanyaan di atas cukup sederhananya: mereka membangun sistem, kita membangun proyek. Dalam pengamatan saya, Penang bisa sukses dalam urusan kesehatan karena beberapa hal berikut:

  • Ada insentif adil untuk dokter dan rumah sakit,
  • Ada standar mutu internasional (JCI, MSQH),
  • Ada pelayanan yang memudahkan, bukan mempersulit pasien,
  • Dan yang paling penting: ada kemauan politik yang konsisten.

Pelayanan yang manusiawi bukan beban. Ia adalah investasi sosial dan ekonomi. Inilah yang belum menjadi kesadaran kolektif pembuat kebijakan kita.

Indonesia Bisa Menyaingi Penang, Jika…

Negeri ini punya potensi besar. Batam, Bali, Medan, Makassar bisa menjadi pusat pariwisata medis Asia. Tapi dengan syarat:

  • Regulasi dan insentif harus sehat, transparan, dan akuntabel.
  • Rumah sakit publik dan swasta harus bersaing dalam pelayanan, bukan proteksi.
  • Humanisasi layanan jadi budaya utama, bukan jargon birokrasi.
  • Pariwisata medis dimasukkan dalam kerangka ekonomi nasional—bukan hanya bidang kesehatan.
  • Pendidikan dokter dan tenaga kesehatan diarahkan ke orientasi pasien, bukan hanya kelulusan dan akreditasi.

Penutup: Mengobati Rasa Sakit yang Lebih Dalam

Setiap kali rakyat kita terbang ke Penang, yang diekspor bukan hanya uang, tapi juga kepercayaan—dan mungkin rasa harga diri sebagai warga negara.

Kepercayaan ini tidak bisa dibeli dengan teknologi, atau dikembalikan lewat bangunan bertingkat. Ia hanya bisa dipulihkan jika negara punya kemauan politik untuk berpihak pada rakyatnya sendiri.

Kabinet Prabowo-Gibran memegang peluang sejarah. Tapi sejarah hanya berpihak pada mereka yang berani mengubah arah, bukan sekadar mengganti slogan.

Saatnya berkata dengan lantang: cukup sudah rakyat kita menjadi pasien di negeri orang. Mari kita bangun sistem kesehatan yang menyembuhkan, merawat, dan memuliakan bangsanya sendiri.

Tags: Gibran RakabumingIndonesiakesehatanMalaysiaPrabowo Subianto
Previous Post

Angin Segar Kepemimpinan TNI di Bea Cukai

Next Post

Menbud Fadli Zon Tegaskan Pemerkosaan Massal 1998 Harus Ada Bukti Kuat

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

by Fajar Novryanto
16 September 2026
0

Kabar5News - Antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi...

TNI AD Turun Tangan Rombak Total Jembatan Pongpet yang Ambruk di Pangandaran

TNI AD Turun Tangan Rombak Total Jembatan Pongpet yang Ambruk di Pangandaran

by Fajar Novryanto
15 September 2026
0

Kabar5News - Harapan baru bagi masyarakat di sekitar Pongpet, Pangandaran, Jawa Barat. Jembatan Gantung Pongpet yang sebelumnya ambruk akan dibongkar...

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

by Fajar Novryanto
15 September 2026
0

Kabar5News - Setelah menempuh perjalanan panjang dari Italia menuju Indonesia, kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi kini semakin dekat dengan perairan...

Memperingati 21 Tahun Pertamina EP Cepu, Perjalanan Panjang Menjaga Ketahanan Energi Indonesia

Memperingati 21 Tahun Pertamina EP Cepu, Perjalanan Panjang Menjaga Ketahanan Energi Indonesia

by Fajar Novryanto
14 September 2026
0

Kabar5News - Dua puluh satu tahun perjalanan bukan sekadar penanda bertambahnya usia. Bagi PT Pertamina EP Cepu (PEPC), perjalanan tersebut...

TNI AL Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

TNI AL Perluas Pencarian 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

by Fajar Novryanto
11 September 2026
0

Kabar5News - Upaya pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda terus dilakukan. Memasuki...

Next Post
Menbud Fadli Zon Tegaskan Pemerkosaan Massal 1998 Harus Ada Bukti Kuat

Menbud Fadli Zon Tegaskan Pemerkosaan Massal 1998 Harus Ada Bukti Kuat

Kilang Pertamina Terus Optimalkan Operasi dan Perkuat Keberlanjutan

Kilang Pertamina Terus Optimalkan Operasi dan Perkuat Keberlanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

Antrean BBM Makassar Mulai Landai, Dirut Pertamina Turun Langsung Pantau SPBU

16 September 2026
TNI AD Turun Tangan Rombak Total Jembatan Pongpet yang Ambruk di Pangandaran

TNI AD Turun Tangan Rombak Total Jembatan Pongpet yang Ambruk di Pangandaran

15 September 2026
  • 611 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In