Kabar5news
Kamis,26 Maret , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Pertagas Gelar Dialog Para Pelaku Industri, Menjembatani Kebutuhan Industri dan Kedaulatan Energi Nasional

Kegiatan PIPES 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (18/06) kemarin, menghadirkan para pelaku industri yakni PT INALUM, Mubadala Energi, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), serta Direktur Utama PT Pertamina Gas.

Irohman Nugroho by Irohman Nugroho
23 Juni 2025
in NASIONAL
0
Pertagas Gelar Dialog Para Pelaku Industri, Menjembatani Kebutuhan Industri dan Kedaulatan Energi Nasional

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Gas sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, menjembatani dialog para pelaku industri melalui Plenary Session II yang bertema “Balancing Market Needs and Strengthening National Energy Sovereignty”

Kegiatan PIPES 2025 yang dilaksanakan pada Rabu (18/06) kemarin, menghadirkan para pelaku industri yakni PT INALUM, Mubadala Energi, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), serta Direktur Utama PT Pertamina Gas. Diskusi tersebut menekankan pentingnya peran infrastruktur energi dan kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pasokan gas domestik guna mendukung pertumbuhan industri sekaligus mewujudkan kedaulatan energi nasional.

RELATED POSTS

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

Gamal Imam Santoso, Direktur Utama PT Pertamina Gas, yang juga menjadi narasumber dalam sesi tersebut menekankan bahwa peran Pertagas di sektor midstream adalah menjembatani ketidakseimbangan suplai dan permintaan antarwilayah, serta memastikan energi dapat diakses oleh seluruh lapisan industri.

“Kami mengusung pendekatan tiga tahap integrasi: interkoneksi, integrasi, dan interoperability” ujar Gamal.

Lebih lanjut, Gamal menegaskan bahwa integrasi infrastruktur midstream merupakan penghubung krusial antara potensi gas bumi di sektor hulu dan kebutuhan besar di sektor hilir. Kolaborasi seluruh pihak dibutuhkan agar manfaat gas bumi tidak hanya dinikmati oleh kawasan industri mapan, tetapi juga menjangkau pusat-pusat pertumbuhan baru.

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

Pentingnya kesiapan infrastruktur midstream juga ditekankan oleh Wahyudin Sunarya, VP Marketing, Legal & Business Support HCML. Ia menyatakan bahwa tanpa dukungan jalur transmisi, pertumbuhan sektor hulu akan stagnan.

“Tanpa midstream, upstream tidak bisa tumbuh. Penemuan cadangan gas baru sangat bergantung pada kesiapan jaringan pipa. Interkoneksi seperti EJGP–Gresem–Cisem menjadi pintu masuk penting untuk membuka pasar di wilayah-wilayah seperti Jawa Barat yang selama ini sulit dijangkau secara keekonomian,” tegasnya.

Sementara itu, dari perspektif global, Widi Hernowo, VP HSSE & AI and Partnership Mubadala Energi, menyampaikan potensi besar blok Andaman di kawasan utara Indonesia. Namun ia menegaskan, tanpa dukungan pipa transmisi nasional, potensi tersebut akan sulit direalisasikan secara komersial.

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

“Cadangan Andaman sangat besar, namun komersialisasinya sangat bergantung pada keberadaan infrastruktur pipa milik Pertagas agar dapat tersambung dengan pasar domestik secara efisien,” ungkap Widi.

Kebutuhan gas yang besar juga datang dari sektor hilir strategis. Ivan Ermisyam, Direktur Operasi PT INALUM, menjelaskan bahwa keberlanjutan industri hilirisasi logam sangat bergantung pada pasokan gas yang stabil dan efisien secara harga.

“Biaya energi merupakan komponen dominan dalam operasional kami. Kami sangat berharap alokasi gas pipa tetap diberikan kepada INALUM agar rencana ekspansi pabrik kami di Kalimantan dapat berjalan dengan efisien dan berdaya saing.”

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

Dari sisi pengembangan kawasan industri, Marfan Trihartiko, Kepala Divisi Operasi, IT dan Services PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), menggarisbawahi bahwa pertumbuhan kawasan industri tidak hanya ditentukan oleh lokasi, tetapi juga oleh kesiapan infrastruktur energi.

“KITB sangat berterima kasih atas kehadiran pipa Cisem yang dibangun oleh Pemerintah RI. Ini sangat mendukung perkembangan KITB sebagai kawasan industri baru. Ke depan, kami menargetkan Batang menjadi Kota Industri yang membutuhkan pasokan energi yang andal dan berkelanjutan.”

Diskusi pada sesi ini secara tegas menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur gas bumi tidak bisa hanya berfokus pada sisi suplai atau demand secara terpisah. Keseimbangan antara keduanya harus diwujudkan melalui konektivitas yang kuat, perencanaan bersama, dan keberanian berinvestasi secara strategis.

(Foto: dok. PT Perusahaan Gas Negara tbk (PGN)

Melalui sesi ini, PIPES 2025 memperlihatkan bahwa sinergi antara bisnis dan kepentingan nasional bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi merupakan satu-satunya jalan menuju kemandirian energi.

Komitmen industri dan pemerintah untuk terus menyelaraskan pasokan dan kebutuhan energi domestik menjadi pondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri energi. Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, sektor gas bumi nasional siap menghadapi tantangan global dan menjawab kebutuhan strategis dalam negeri secara optimal.

 

Tags: Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)
Previous Post

Pupuk Indonesia Tingkatkan Produktivitas Petani Hortikultura Melalui Formula Baru NPK Nitrat

Next Post

Angin Segar Kepemimpinan TNI di Bea Cukai

Irohman Nugroho

Irohman Nugroho

Related Posts

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok di Tengah Konflik Global

by Fajar Novryanto
25 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melalui Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan tetap konsisten menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan...

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

Dihapus Pada Masa Gus Dur, Kini Kaster TNI Diaktifkan Kembali

by Kurt Morrison
24 Maret 2026
0

Kabar5News - Dunia pertahanan Indonesia kembali mencatatkan babak baru. Posisi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI kini kembali diperkuat dengan kehadiran...

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

Daftar Negara yang Sudah Menerapkan WFH dan WFA, Indonesia Menyusul?

by Mera Puspita Sari
20 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) sampai sekolah online yang mulai berlaku April 2026. Kebijakan tersebut...

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

Presiden Prabowo Salurkan Bantuan Meugang Rp 72,75 Miliar untuk Warga Aceh Pascabanjir

by Fajar Novryanto
19 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah menunjukkan komitmennya dalam mendukung masyarakat terdampak bencana dengan tetap menjaga kearifan lokal. Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan...

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

Pemerintah Atur Ulang Sistem ASN, Aturan Baru Resmi Berlaku

by Fajar Novryanto
17 Maret 2026
0

Kabar5News - Pemerintah melakukan penataan ulang sistem pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan menerbitkan aturan baru guna memperkuat birokrasi yang...

Next Post
Angin Segar Kepemimpinan TNI di Bea Cukai

Angin Segar Kepemimpinan TNI di Bea Cukai

Penang Menyembuhkan, Jakarta Mengantarkan: Cermin Sistem Kesehatan Kita

Penang Menyembuhkan, Jakarta Mengantarkan: Cermin Sistem Kesehatan Kita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Apa Bedanya WFH, WFO, dan WFA? Ini Penjelasannya di Tengah Tren Kerja Usai Lebaran

Apa Bedanya WFH, WFO, dan WFA? Ini Penjelasannya di Tengah Tren Kerja Usai Lebaran

25 Maret 2026
Kapan Sebaiknya Pulang dari Mudik 2026 Agar tidak Terjebak Macet?

Kapan Sebaiknya Pulang dari Mudik 2026 Agar tidak Terjebak Macet?

25 Maret 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prompt Gemini Foto Pakai Jas Hitam dan Pegang Bunga Mawar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In