Kabar5News – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan hadir kembali dengan 65 merek kendaraan pada akhir Juli 2026 di ICE BSD Tangerang Selatan.
GIIAS 2026 menancapkan sejarah baru sebagai pameran otomotif terbesar, terlengkap yang belum pernah ada sebelumnya.
43 mobil berbagai merek termasuk pendatang baru akan ikut serta dalam event GIIAS terbaru. Bahkan, jika ditotal ada 63 brand kendaraan mulai dari pribadi, komersial, karoseri, sepeda motor sampai perlengkapan industri.

Keberanian pihak penyelenggara untuk mengadakan event sebesar ini tidak lepas dari perjalanan panjang GIIAS dari masa ke masa.
Supaya lebih jelas lagi, simak sejarah GIIAS mulai dari skala kecil hingga besar dan populer seperti sekarang.
Perjalanan Sejarah GIIAS

Pameran otomotif terbesar di Indonesia ini punya sejarah panjang dari pertama kali diselenggarakan tahun 1986.
Selama kurang lebih 4 dekade, event yang satu ini telah mengalami beberapa perubahan nama, lokasi sampai teknologi kendaraan.
Berikut rincian sejarah singkat perjalanan GIIAS sampai dikenal seperti sekarang:
1. Periode Awal dan Jakarta Auto Expo (1986–1999)
• 1986 (Pameran Mobil GAIKINDO)
Diselenggarakan pertama kali dengan nama “Pameran Mobil GAIKINDO”. Ajang ini hanya diikuti 13 anggota GAIKINDO selaku Agen Pemegang Merek (APM).
• 1989 (Jakarta Auto Expo)
Nama pameran resmi diubah menjadi Jakarta Auto Expo untuk menjangkau pasar dan skala pameran lebih luas.
• 1990–1995 (Masa Vakum)
Akibat adanya kebijakan pengetatan anggaran dan penghematan ekonomi dari pemerintah, pameran tersebut sempat ditiadakan selama beberapa tahun.
• 1996 (Kebangkitan Pasca-Vakum)
Pameran kembali digelar setelah absen panjang hingga sukses menarik perhatian sekitar 200.000 pengunjung.
2. Periode Milenium dan Internasional (2000–2014)
• 2000 (GAIKINDO Auto Expo)
Memasuki era milenium baru, nama pameran diubah menjadi GAIKINDO Auto Expo.
• 2006 (Indonesia International Motor Show – IIMS)
Skala pameran resmi naik tingkat ke internasional. Bekerja sama dengan organisasi internasional OICA (Organisation Internationale des Constructeurs d’Automobiles), pameran ini berubah menjadi IIMS.
• 2009 (Pindah ke JIExpo Kemayoran)
Seiring bertambahnya jumlah peserta dan antusiasme masyarakat, lokasi pameran dipindahkan ke Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran.
Pada tahun 2014, luas area pameran bahkan telah menembus hingga 80.000 meter persegi.
3. Lahirnya GIIAS serta Periode ICE BSD (2015–2019)
• 2015 (Kelahiran Resmi GIIAS)
GAIKINDO memutuskan untuk menyelenggarakan pamerannya sendiri secara mandiri secara terpisah dari IIMS.
Nama pameran resmi diubah menjadi GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS). Lokasinya berpindah ke gedung konvensi terbesar, seperti Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.
• 2019 (GIIAS The Series)
GIIAS memperluas jangkauan tidak terpusat di Tangerang, tetapi hadir dalam rangkaian regional pada beberapa kota besar seperti Surabaya, Makassar, dan Medan. Fokus teknologi mulai bergeser ke arah digitalisasi dan kendaraan listrik.
4. Periode Kebangkitan, Green Technology (2020–Sekarang)
• 2020 (Dibatalkan)
Untuk pertama kalinya di era modern, GIIAS terpaksa dibatalkan sepenuhnya akibat pandemi Covid-19.
• 2021 (Kembalinya Pameran Fisik)
GIIAS kembali digelar secara luring menerapkan protokol kesehatan sangat ketat, mencatatkan angka kunjungan mencapai lebih dari 290.000 orang.
• 2023–2025 (Transisi Kendaraan Listrik)
Pameran terus tumbuh dengan dominasi kendaraan ramah lingkungan, elektrifikasi, dan teknologi pintar.
Pada penyelenggaraan GIIAS 2025 yang bertemakan inovasi masa depan, acara ini sukses diikuti oleh lebih dari 60 merek otomotif global.
• 2026 (GIIAS Terkini)
Memasuki gelaran ke-33, pameran otomotif ini mengusung tema “Eye of the Future”. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 August 2026 di ICE BSD City.
Pameran ini menjadi saksi eksistensi terbesarnya dengan kehadiran lebih dari 65 merek kendaraan skala dunia.










