Kabar5news
Selasa,15 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Sempat Viral di Medsos, Ini Kandungan Kimpul dan Cara Mengolahnya agar Aman untuk di Konsumsi

Kimpul kembali populer sebagai alternatif nasi dan kentang. Selain memiliki karbohidrat kompleks dan serat, umbi ini perlu diolah dengan tepat agar aman dikonsumsi.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
12 Agustus 2026
in GAYA HIDUP
0
Sempat Viral di Medsos, Ini Kandungan Kimpul dan Cara Mengolahnya agar Aman untuk di Konsumsi

Ilustrasi Ubi Kimpul. Foto: Pixabay

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Kimpul kembali menjadi perbincangan setelah muncul dalam berbagai kreasi makanan di media sosial. Umbi lokal yang selama ini cukup akrab bagi sebagian masyarakat itu kini diolah menjadi makanan yang biasanya menggunakan kentang maupun nasi.

Tren tersebut bermula dari kreativitas sejumlah pengguna media sosial yang mengganti bahan utama berbagai menu dengan kimpul. Mulai dari potato wedges, mashed potato, dumpling ayam, seblak hingga tteokbokki, kimpul dibuat menjadi alternatif bahan pangan yang lebih dekat dengan sumber pangan lokal.

RELATED POSTS

Kecil Tapi Kaya Akan Manfaat! Ini Fakta Menarik Seputar Biji Chia untuk Kesehatan

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Popularitasnya kemudian memunculkan pertanyaan lain: sebenarnya apa kandungan kimpul dan apakah umbi ini bisa langsung dikonsumsi?

Kimpul atau Xanthosoma sagittifolium merupakan salah satu jenis umbi yang dapat menjadi sumber karbohidrat. Menurut Spesialis Gizi Klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, kimpul memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan nasi putih jika dibandingkan dalam berat yang sama.

Hal tersebut salah satunya dipengaruhi oleh kandungan air dalam kimpul yang cukup tinggi. Selain itu, kimpul juga memiliki kandungan serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

“Seratnya juga lumayan lebih tinggi, jadi bisa bikin kenyang lebih lama dibanding nasi putih,” ungkap dr. Yaze, dikutip dari detik pada 4 Agustus 2026.

Kandungan karbohidrat kompleks dan serat tersebut juga membuat kimpul dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang sedang mengatur pola makan.

“Dari sisi karbohidrat kompleks dan serat, kimpul bisa banget jadi salah satu pilihan,” jelasnya.

Secara perkiraan, dalam setiap 100 gram kimpul mentah terdapat sekitar 145 kalori, 34,2 gram karbohidrat, 1,5 gram serat, 1,2 gram protein, dan 0,4 gram lemak.

Kimpul juga mengandung sejumlah mineral dan komponen lain, seperti kalium, kalsium, tembaga, vitamin B3, pati resisten, serta senyawa bioaktif seperti flavonoid dan diosgenin.

Pati resisten merupakan jenis pati yang lebih sulit dicerna di usus halus dan dapat menjadi sumber makanan bagi bakteri baik di usus. Sementara itu, kalium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh.

Namun, di balik kandungan gizinya, kimpul memiliki satu hal yang perlu diperhatikan sebelum dikonsumsi.

Kimpul tidak boleh dimakan dalam kondisi mentah karena mengandung kalsium oksalat yang dapat menimbulkan rasa gatal pada mulut dan tenggorokan. Karena itu, pengolahannya perlu dilakukan dengan tepat.

Berikut lima cara mengolah kimpul agar lebih aman dikonsumsi:

1. Pilih Kimpul yang Masih Segar

Sebelum masuk ke proses memasak, pastikan kimpul yang digunakan masih dalam kondisi baik.

Pilih umbi yang memiliki kulit relatif mulus, tidak terlalu keriput, serta terasa padat ketika ditekan. Hindari kimpul yang sudah lembek, berbau tidak sedap, memiliki bercak hitam, atau menunjukkan tanda-tanda pembusukan.

2. Kupas dan Bersihkan Getahnya

Kimpul mentah dapat mengeluarkan getah yang menyebabkan rasa gatal pada kulit. Untuk menghindari kontak langsung, gunakan sarung tangan ketika mengupasnya.

Setelah kulit terlepas, cuci kimpul menggunakan air mengalir hingga bersih untuk menghilangkan sisa getah dan kotoran.

3. Rendam dengan Air Garam

Setelah dikupas dan dipotong, kimpul dapat direndam dalam air garam selama sekitar 30 menit hingga 1 jam.

Tahapan ini menjadi bagian dari proses pengolahan untuk membantu mengurangi kalsium oksalat. Setelah selesai, buang air rendaman dan bilas kembali kimpul dengan air bersih.

4. Rebus hingga Benar-Benar Matang

Ini menjadi salah satu tahap terpenting. Kimpul tidak boleh dikonsumsi mentah.

Memasaknya hingga matang membantu mengurangi senyawa penyebab rasa gatal. Kimpul yang sudah matang kemudian dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi berbagai hidangan.

Mulai dari kolak, kudapan, hingga berbagai kreasi makanan yang biasanya menggunakan kentang atau nasi, kimpul dapat menjadi bahan alternatif yang cukup fleksibel.

5. Jemur untuk Olahan Tertentu

Jika ingin mengolah kimpul menjadi tepung atau makanan fermentasi, proses pengeringan dapat dilakukan setelah umbi dikupas dan dibersihkan.

Kimpul dapat dijemur hingga permukaannya mengering. Proses tersebut membantu menurunkan kadar air sehingga bahan lebih mudah disimpan sebelum masuk ke tahap pengolahan berikutnya.

Popularitas kimpul di media sosial sebenarnya membawa kembali perhatian terhadap pangan lokal yang sudah lama dikonsumsi masyarakat Indonesia.

Kandungan karbohidrat kompleks dan serat membuat kimpul menarik untuk dikembangkan menjadi berbagai menu. Namun, tren tersebut tetap perlu diikuti dengan pemahaman mengenai cara pengolahannya.

Jadi, sebelum ikut mencoba kreasi kimpul yang sedang viral, pastikan umbinya masih segar, bersihkan dengan benar, dan masak hingga matang sebelum dikonsumsi. Dengan pengolahan yang tepat, kimpul dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperkaya variasi pangan lokal.

Tags: Cara Mengolah KimpulKabar5NewsKalsium Oksalatkandungan kimpulKarbohidrat KomplekskimpulKimpul ViralPangan LokalPengganti KentangPengganti NasiSeratTips KulinerUmbi Lokal
Previous Post

Bukan Hanya Menjahit Bendera Pusaka, Ini Peran Fatmawati Soekarno dalam Sejarah Nasional

Next Post

YouTube Tetapkan Syarat Wajib Bagi YouTuber Baru Maupun Profesional Untuk Hasilkan Cuan

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Kecil Tapi Kaya Akan Manfaat! Ini Fakta Menarik Seputar Biji Chia untuk Kesehatan

Kecil Tapi Kaya Akan Manfaat! Ini Fakta Menarik Seputar Biji Chia untuk Kesehatan

by Fajar Novryanto
14 September 2026
0

Kabar5News - Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Pilihan makanan sehari-hari juga dapat menjadi salah satu langkah...

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

by Fajar Novryanto
9 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah aktivitas vulkaniknya menghasilkan kolom abu yang mencapai sekitar 15 kilometer....

Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

by Fajar Novryanto
8 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menjadi perhatian masyarakat di sekitar Selat...

Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

by Fajar Novryanto
7 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya perlu diwaspadai oleh masyarakat yang berada di sekitar kawasan gunung. Abu vulkanik...

Apa Itu Hoarding Disorder? Mengenal Gangguan di Balik Kebiasaan Menimbun

Apa Itu Hoarding Disorder? Mengenal Gangguan di Balik Kebiasaan Menimbun

by Fajar Novryanto
2 September 2026
0

Kabar5News - Pernah merasa sayang membuang barang meski sudah lama tidak digunakan? Satu benda disimpan karena dianggap masih berguna, kemudian...

Next Post
YouTube Tetapkan Syarat Wajib Bagi YouTuber Baru Maupun Profesional Untuk Hasilkan Cuan

YouTube Tetapkan Syarat Wajib Bagi YouTuber Baru Maupun Profesional Untuk Hasilkan Cuan

Mengapa 17 Agustus Dipilih? Ini Sisi Lain di Balik Hari Kemerdekaan Indonesia

Mengapa 17 Agustus Dipilih? Ini Sisi Lain di Balik Hari Kemerdekaan Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

14 September 2026
iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

14 September 2026
  • 611 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In