Kabar5News – Sebuah babak baru dalam pengelolaan simbol kehormatan negara dimulai. Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, yang selama selama ini berada di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos), kini resmi beralih pengelolaannya ke bawah komando Kementerian Pertahanan (Kemenhan).
Langkah ini untuk menjaga marwah Pejuang, juga sebagai upaya memperkuat nilai patriotisme dan efisiensi pemeliharaan aset sejarah bangsa.
Arahan Langsung Presiden Prabowo
Perubahan besar ini bermula dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah memandang bahwa aspek pemeliharaan, penghormatan, dan pengawasan terhadap makam para pahlawan nasional lebih selaras dengan fungsi dan kapasitas yang dimiliki oleh institusi pertahanan negara.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Pertahanan beberapa waktu lalu, menyatakan bahwa transisi ini ditargetkan tuntas secara yuridis maupun teknis per 1 April 2026.
Ada beberapa alasan krusial yang melandasi kebijakan ini:
1. Pengelolaan makam pahlawan dinilai lebih dekat dengan tugas pokok Kemenhan dalam menjaga tradisi militer dan kehormatan prajurit.
2. Kemenhan memiliki perangkat yang lebih lengkap untuk melakukan pengamanan dan pemeliharaan fisik berskala besar melalui satuan-satuan militer terkait.
3. Dengan beralih ke Kemenhan, diharapkan alokasi anggaran pemeliharaan dapat terintegrasi dengan anggaran pertahanan nasional, sehingga renovasi dan perawatan fasilitas bisa dilakukan secara lebih masif.
Wakil Menteri Pertahanan, Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan operasionalnya nanti, Kemenhan akan melibatkan unit militer gabungan yakni Garnisun dan Komando Daerah Militer (KODAM). Hal itu untuk memastikan standar penghormatan terakhir secara militer,
Meskipun operasional berpindah, Kemensos memastikan masa transisi akan berjalan mulus. Selama masa peralihan hingga Kemenhan memiliki anggaran mandiri sepenuhnya, Kemensos tetap akan memberikan dukungan (back-up) baik dari sisi SDM maupun pembiayaan pemeliharaan rutin.
Meski kini dibawah kelola Kemenhan, TMP Kalibata tetap akan menjalankan fungsinya sebagai destinasi edukasi kebangsaan. Pemerintah berkomitmen bahwa kawasan ini harus menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda, khususnya pelajar, untuk memahami arti pengabdian dan pengorbanan kepada negara.












