Kabar5news
Selasa,20 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

TNI Buka Super Garuda Shield 2026, Ada Latihan Maritim hingga Misi Kemanusiaan

Super Garuda Shield 2026 melibatkan 21 negara dan sekitar 5.000 personel dalam latihan tempur, maritim, siber, hingga kemanusiaan.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
1 September 2026
in NASIONAL
0
TNI Buka Super Garuda Shield 2026, Ada Latihan Maritim hingga Misi Kemanusiaan

Momen Panglima TNI dalam pembukaan Super Garuda Shield 2026. Foto: @puspentni

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Ribuan personel militer dari berbagai negara kembali berkumpul di Indonesia dalam Super Garuda Shield (SGS) 2026. Latihan gabungan bersama ini resmi dibuka di Markas Sekolah Staf dan Komando TNI (Sesko TNI), Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

Tahun ini, SGS melibatkan sekitar 5.000 personel dari kawasan Indo-Pasifik. Sebanyak 13 negara mengirimkan personel untuk mengikuti latihan, sementara delapan negara lainnya mengirimkan peneliti. Dengan demikian, total ada 21 negara yang terlibat dalam kegiatan yang berlangsung hingga 11 September 2026.

RELATED POSTS

Kopaska dan MTO Australia Perkuat Interoperabilitas melalui Infiltrasi Bawah Air

TNI Jadi Penyerang dalam Latihan Siber Bersama Australia, Begini Skenarionya

Menariknya, latihan tahun ini tidak hanya berfokus pada kemampuan tempur. Sejumlah skenario dirancang untuk menguji bagaimana pasukan dari berbagai negara dapat bekerja bersama menghadapi situasi yang berbeda.

Latihan Menyebar di Sejumlah Wilayah

Super Garuda Shield 2026 digelar di beberapa wilayah Indonesia, antara lain Baturaja, Sumatra Selatan, Lampung, hingga Kalimantan Utara.

Rangkaian latihan mencakup staff exercise (Staffex), cyber exercise (Cyberex), humanitarian assistance and disaster relief (HADR), serta field training exercise (FTX).

Dalam latihan lapangan tersebut, peserta akan menghadapi berbagai skenario, mulai dari operasi lintas udara, operasi udara, pasukan khusus, operasi laut dan marinir, pertempuran darat, serangan gabungan, hingga evakuasi medis.

Jika disederhanakan, SGS 2026 menjadi semacam ruang pengujian kemampuan lintas matra, mulai dari darat, laut, udara, hingga ruang siber.

TNI dan AS Perkuat Latihan di Laut

Salah satu agenda yang menarik perhatian adalah latihan maritim terkoordinasi antara TNI Angkatan Laut, Angkatan Laut AS, dan Penjaga Pantai AS.

Dalam siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta disebutkan, personel Angkatan Laut dan Penjaga Pantai AS akan melaksanakan rangkaian pelatihan maritim bersama TNI AL di perairan sekitar.

Latihan ini ditujukan untuk memperkuat interoperabilitas, yakni kemampuan pasukan dari berbagai negara untuk berkomunikasi, berkoordinasi, dan menjalankan operasi bersama.

Kehadiran Penjaga Pantai AS juga memberikan warna tersendiri. Sebab, kerja sama di laut tidak hanya berkaitan dengan kemampuan tempur, tetapi juga membutuhkan koordinasi dalam menghadapi berbagai kondisi dan potensi krisis.

Ada Latihan Siber dan Perang Hutan

SGS 2026 juga memperlihatkan bagaimana latihan militer kini tidak hanya berlangsung di medan fisik.

Peserta akan menjalani cyber exercise untuk menguji kemampuan menghadapi ancaman di ruang siber. Pada saat yang sama, latihan lapangan tetap membawa skenario konvensional seperti operasi lintas udara, perang hutan, operasi amfibi, hingga pertempuran darat.

Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa kesiapan militer modern membutuhkan kemampuan menghadapi ancaman dari berbagai domain sekaligus.

Dari Medan Latihan ke Masyarakat

Di balik berbagai latihan tempur, SGS 2026 juga memiliki sisi kemanusiaan.

Melalui Humanitarian Civic Activities (HCA), personel yang terlibat akan menjalankan sejumlah kegiatan untuk masyarakat sekitar.

Salah satunya melalui Engineer Civil Action Project (ENCAP), berupa renovasi SDN 12 Martapura dan pengerasan jalan sepanjang tiga kilometer di Mako Puslatpur Kodiklat TNI AD.

Ada pula Medical Civic Action Program (MEDCAP). Kegiatan ini mencakup pengobatan umum bagi 500 orang, sunatan massal untuk 50 anak, serta pembagian 1.000 paket sembako.

Dengan demikian, kehadiran ribuan personel dalam SGS tidak hanya terlihat di medan latihan, tetapi juga bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Berawal dari Latihan Bilateral

Super Garuda Shield memiliki perjalanan yang cukup panjang.

Latihan ini pertama kali dibentuk pada 2006 dengan nama Garuda Shield sebagai kegiatan pertukaran informasi dan latihan bilateral antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Formatnya kemudian berkembang. Pada 2022, latihan diperluas dengan melibatkan negara-negara mitra lainnya dan berkembang menjadi latihan multinasional.

Kini, SGS menjadi salah satu wadah bagi TNI dan militer negara mitra untuk menguji kemampuan sekaligus membangun koordinasi dalam menghadapi berbagai skenario.

Bukan Sekadar Adu Kemampuan Militer

Komandan Jenderal Divisi Infanteri ke-4 AS Mayor Jenderal Patrick Ellis mengatakan SGS 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan mitra di kawasan Indo-Pasifik.

“Kami sangat antusias untuk bekerja bahu-membahu dengan mitra kami tahun ini guna memastikan kesiapan kami dalam merespons secara cepat setiap situasi kontingensi atau krisis,” ujar Patrick Ellis.

Pusat Penerangan TNI juga menyebut latihan ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas, kesiapsiagaan, kemampuan operasi gabungan, serta memperkuat kerja sama TNI-USINDOPACOM dan negara-negara sahabat atau mitra.

Pada akhirnya, Super Garuda Shield 2026 bukan sekadar latihan untuk menguji kemampuan bertempur. Di dalamnya terdapat latihan laut, udara, darat, siber, hingga misi kemanusiaan.

Keragaman skenario tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa menghadapi krisis di kawasan Indo-Pasifik membutuhkan lebih dari sekadar kekuatan militer. Kemampuan untuk berkoordinasi dan bergerak bersama justru menjadi bagian penting dari latihan ini.

Tags: Cyber ExerciseGaruda ShieldIndo-PasifikKabar5NewsLatihan GabunganLatihan MaritimLatihan MiliterLatihan SiberMiliter ASOperasi AmfibiPenjaga Pantai ASSGS 2026Super Garuda Shield 2026TNITNI ALUS Coast Guard
Previous Post

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini yang Perlu Dicermati Investor di Awal September

Next Post

Jangan Asal Pilih Botol Stainless, Kenali Jenis Bahannya Sebelum Dipakai Setiap Hari

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Kopaska dan MTO Australia Perkuat Interoperabilitas melalui Infiltrasi Bawah Air

Kopaska dan MTO Australia Perkuat Interoperabilitas melalui Infiltrasi Bawah Air

by Fajar Novryanto
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia atau...

TNI Jadi Penyerang dalam Latihan Siber Bersama Australia, Begini Skenarionya

TNI Jadi Penyerang dalam Latihan Siber Bersama Australia, Begini Skenarionya

by Fajar Novryanto
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Ancaman terhadap pertahanan negara tidak hanya datang dari darat, laut, dan udara, tetapi juga dari ruang digital. Gangguan...

TNI dan ADF Padukan Tiga Matra dalam Latihan Pendaratan Amfibi di Situbondo

TNI dan ADF Padukan Tiga Matra dalam Latihan Pendaratan Amfibi di Situbondo

by Fajar Novryanto
15 Oktober 2026
0

Kabar5News - Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama Angkatan Bersenjata Australia atau Australian Defence Force (ADF) melaksanakan demonstrasi operasi pendaratan amfibi...

TNI dan Pemkab Bone Bersinergi Jaga Kebersihan Pantai Lonrae

TNI dan Pemkab Bone Bersinergi Jaga Kebersihan Pantai Lonrae

by Fajar Novryanto
15 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebanyak 20 personel Batalyon Artileri Medan (Yonarmed) 21/Kawali bersama Pemerintah Kabupaten Bone menggelar karya bakti pembersihan pantai di...

TNI AU Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Kalimantan Selatan

TNI AU Kerahkan Personel Padamkan Karhutla di Kalimantan Selatan

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News - TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Pangkalan TNI AU (Lanud) Sjamsudin Noor mengintensifkan upaya penanganan kebakaran hutan dan...

Next Post
Jangan Asal Pilih Botol Stainless, Kenali Jenis Bahannya Sebelum Dipakai Setiap Hari

Jangan Asal Pilih Botol Stainless, Kenali Jenis Bahannya Sebelum Dipakai Setiap Hari

Resmi Ditutup, Begini Sejarah Panjang Stasiun Karet

Resmi Ditutup, Begini Sejarah Panjang Stasiun Karet

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Kopaska dan MTO Australia Perkuat Interoperabilitas melalui Infiltrasi Bawah Air

Kopaska dan MTO Australia Perkuat Interoperabilitas melalui Infiltrasi Bawah Air

19 Oktober 2026
Pengguna Windows Wajib Coba, Ini Fitur yang Bikin Kerja Lebih Efisien

Pengguna Windows Wajib Coba, Ini Fitur yang Bikin Kerja Lebih Efisien

19 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In