Kabar5News – Belum lama ini kabar kasus pelecehan seksual terjadi silih berganti di lingkungan kampus, seperti pelecehan verbal melalui grup chat maupun lagu bermuatan negatif yang merendahkan wanita.
Bukan hanya itu saja, kasus pelecehan seksual pada anak juga kian meningkat di Indonesia. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak mencatat terdapat ribuan kasus yang melibatkan anak.
Tentu saja hal tersebut menjadi perhatian semua pihak, termasuk orang tua. Data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia memperlihatkan bahwa hampir 90% kasus pelecehan seksual pada anak terjadi di rumah maupun sekolah, pelaku biasanya orang terdekat.
Pencegahan pelecehan seksual pada anak memang penting dilakukan, apalagi dengan kecanggihan teknologi serta digital seperti sekarang yang bisa melecehkan wanita serta anak secara verbal.
Ada beberapa cara bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya pelecehan pada anak. Simak uraian singkat berikut ini.
1. Mengajarkan Anak Sejak Dini Tentang Anggota Tubuhnya
Orang tua sebaiknya mengajarkan bagian-bagian tubuh anak, termasuk organ intimnya. Meskipun seringkali dianggap tabu, tapi hal itu penting untuk dilakukan.
Pengenalan tersebut penting dilakukan sebagai dasar seksual pada anak. Bila Anda ingin menjaga buah hati dari perilaku menyimpang, maka pengenalan anggota tubuh perlu dilakukan.
2. Memberitahu Anak Tentang Bagian Tubuh yang Tidak Boleh Disentuh
Setelah Anda mengajarkan anggota tubuh anak, langkah selanjutnya perlu menjelaskan tentang bagian-bagian tubuh yang tidak boleh disentuh atau dilihat orang lain. Contohnya berupa dada, bokong, kemaluan.
Selain itu, Anda juga perlu mengajari anak punya rasa malu untuk mempertontonkan bagian intim pada orang lain sejak dini.
3. Mengajarkan Anak untuk Waspada terhadap Orang Tidak Kenal
Orang tua perlu mengajarkan sikap waspada terhadap orang tidak dikenal. Ketika ada orang seperti itu mendekat pada anak, seperti memberi makanan atau barang. Ajarkan buah hati supaya tidak tergoda.
Bahkan, saat ada orang tidak dikenal mengajak anak ikut dengannya. Maka, Anda harus mengajari anak untuk menolak ajakan dengan berbagai cara.
4. Anak Harus Diajarkan Cara Bertindak Saat Ada Orang yang Ingin Menyentuhnya
Pelecehan seksual anak bisa dicegah dengan mengajari bagaimana untuk bertindak, dalam hal ini berani berkata tidak, lari, berteriak minta tolong.
Ketika ada orang asing ingin melihat maupun menyentuh bagian tubuh anak seperti dada, kemaluan maupun bokong.
5. Mengawasi Anak Saat Bermain atau Melakukan Aktivitas di Luar Rumah
Saat anak bermain, apalagi aktivitas di luar rumah. Sebaiknya orang tua tetap mengawasi, karena momen tersebut kadang rentan terhadap sasaran pelecehan.
Pelaku umumnya melancarkan niatnya saat anak-anak kurang mendapat pantauan orang tua.











