Kabar5News – Hari Raya Idul Adha jatuh pada 27 Mei 2026, umat muslim merayakan momen sakral tersebut dengan melaksanakan sholat Ied, selanjutnya menyembelih hewan kurban.
Hewan kurban hendaknya dipilih yang benar-benar sehat, bagaimanapun juga memberi untuk mereka yang membutuhkan harus benar-benar berkualitas.
Maka dari itu, penting untuk mengetahui cara memilih hewan kurban sehat atau tidak. Supaya tidak salah pilih saat membeli lalu disumbangkan pada orang lain.
Ada beberapa indikator yang diperlukan untuk memilih hewan kurban terbaik seperti kondisi fisik, perilaku, riwayat kesehatan dan lain-lain.
Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat
Ada beberapa langkah mudah yang bisa diterapkan saat akan membeli hewan kurban (sapi, kambing, domba, kerbau).
Berikut ulasan singkatnya yang melansir informasi dari berbagai sumber:
1. Kondisi Fisik Menyeluruh
Langkah pertama dengan melihat kondisi fisiknya, hewan sehat punya karakteristik kuat berupa aktif, tidak lesu, tubuh proporsional.
Selain itu, hewan dengan kesehatan prima selalu mampu berdiri tegak, jalan normal, responsif pada rangsangan.
Jangan memilih hewan yang terlihat lemas, sering duduk dan tidak bertenaga.
2. Memeriksa Keadaan Mata
Mata termasuk indikator penting saat memilih hewan untuk kurban. Kondisi fisik sehat terlihat dari mata jernih, cerah, tidak sayu.
Akan tetapi, jika kondisi sebaliknya seperti mata merah, berair berlebihan, mengeluarkan kotoran. Maka, hewan tersebut kena infeksi atau penyakit tertentu.
3. Periksa Hidung dan Saluran Pernapasan
Hidung hewan sehat umumnya lembab, tidak ada lendir yang berlebihan. Kalau terdapat cairan kental maupun busa, menandakan kena gangguan pernapasan.
Hewan bisa bernafas normal, tidak terengah-engah atau keluar suara aneh.
4. Cek Keadaan Bulu dan Kulit
Kondisi hewan sehat biasanya ditandai dengan bulu dan kulit yang tebal, halus, cerah. Selain itu, bebas luka, kudis maupun bercak aneh lainnya.
Kalau bulu hewan rontok tidak normal bisa menandakan adanya indikasi penyakit kulit atau kekurangan nutrisi.
5. Nafsu Makan Normal
Hewan yang tidak lahap saat diberikan makanan seperti biasa, mengindikasikan adanya gangguan pencernaan atau masalah kesehatan lainnya.
Hewan sehat biasanya mempunyai nafsu makan yang baik dengan porsi serta jenis sesuai takaran.
6. Tidak Punya Cacat Fisik
Sesuai syariat, hewan kurban tidak boleh ada cacat seperti pincang, luka parah, buta.
Selain mempengaruhi keabsahan, hewan dengan kondisi cacat fisik menjadi penanda bahwa, ada penurunan kesehatan signifikan.
Jangan lupa untuk memeriksa semua anggota tubuh, yang mana bisa berfungsi normal.
7. Usia Hewan Masuk Kategori Cukup
Salah satu syarat dalam berkurban berupa usia hewan masuk kriteria cukup.
Kambing atau domba minimal 1 tahun, sapi atau kerbau 2 tahun. Penjual akan memastikan usia hewan dari kondisi gigi, berupa tanggalnya gigi susu lalu diganti gigi tetap.












