Kabar5News – Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pendidikan di Papua melalui berbagai program pembangunan dan pembinaan masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah renovasi sekolah di sejumlah wilayah pedalaman sebagai bagian dari Program Papua Pintar.
Kegiatan tersebut mencakup pembenahan fasilitas pendidikan di berbagai daerah, mulai dari Distrik Homeyo, Merauke, hingga Jayapura. Prajurit TNI melakukan pengecatan ulang gedung sekolah, meja, dan kursi belajar yang telah usang agar lingkungan belajar menjadi lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan para siswa.
Program ini berada di bawah koordinasi Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga dan dipimpin Dansatgaster Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan. Selain Satgas Teritorial Koops TNI Habema, kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Satgas Swasembada Yonif 751/VJS di Oksibil dan Yonif 403/WP di Boven Digoel.
Dansatgaster Brigjen TNI Stefie Jantje Nuhujanan menegaskan bahwa sektor pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam program teritorial TNI di Papua. Menurutnya, sekolah merupakan tempat lahirnya harapan dan cita-cita generasi muda Papua.
“Melalui renovasi ini, kami ingin menghadirkan semangat baru bagi anak-anak Papua agar lebih nyaman belajar dan terus mengejar masa depan yang lebih baik,” ujar Stefie dalam keterangan resminya, Senin (1/6/2026).
Ia menambahkan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting bagi kemajuan Papua. Karena itu, fasilitas pendidikan yang memadai perlu mendapat perhatian bersama.
“Bagi kami, pendidikan adalah investasi terbesar untuk Papua,” tegasnya.
Tak hanya melakukan renovasi fasilitas sekolah, TNI juga aktif mendukung proses belajar mengajar melalui Program Papua Pintar. Personel Satgas Teritorial, Satgas Swasembada, dan Satgas Habema hadir langsung di sekolah-sekolah untuk membantu kegiatan belajar, memberikan motivasi, serta mendorong semangat para siswa dalam menempuh pendidikan.
Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah mengatakan keterlibatan prajurit dalam sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen TNI untuk membantu membangun sumber daya manusia unggul di Papua.
Menurutnya, kehadiran TNI di Papua tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masa depan generasi muda melalui pendidikan.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat nasionalisme yang kuat,” ujar Aulia.
Melalui pembenahan sarana pendidikan dan pendampingan belajar yang berkelanjutan, TNI berharap semangat belajar anak-anak Papua semakin tumbuh. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya Program Papua Pintar sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia yang lebih maju.












