Kabar5News – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian jajaran pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bagian dari evaluasi terhadap kinerja lembaga yang mengelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh Prasetyo Hadi di Istana Negara pada Selasa (2/6/2026). Dalam keputusan itu, Dadan Hindayana dicopot dari jabatan Kepala BGN dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.
Selain itu, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung juga digantikan oleh Mayjen TNI Trenggono serta Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BGN.
Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama kurang lebih satu setengah tahun, termasuk menerima berbagai masukan dari kementerian terkait, masyarakat, dan penerima manfaat program MBG.
Latar Belakang dan Pendidikan
Mayjen TNI Trenggono lahir pada 21 November 1969. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dari kecabangan Infanteri Kopassus.
Sebagai perwira TNI Angkatan Darat, Trenggono dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang pendidikan militer, pengembangan organisasi, hingga pengkajian strategis yang mendukung berbagai program nasional.
Perjalanan Karier Militer
Sebelum dipercaya sebagai Wakil Kepala BGN, Trenggono menjabat sebagai Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara. Posisi tersebut membuatnya terlibat dalam berbagai upaya penguatan sektor pangan nasional.
Di lingkungan TNI, ia pernah menjabat sebagai Direktur Umum Akademi Militer pada periode 2023–2024. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Direktur Pengkajian dan Pengembangan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) pada 2024-2025.
Kariernya terus berkembang dengan penugasan sebagai Staf Khusus Panglima TNI pada 2025. Selain itu, Trenggono juga aktif mengawal sejumlah program prioritas pemerintah, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Pergantian Pimpinan BGN
Penunjukan Trenggono merupakan bagian dari perombakan kepemimpinan BGN yang dilakukan Presiden Prabowo. Dalam keputusan tersebut, Nanik Sudaryati Deyang diangkat sebagai Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana, sementara Agustina Arumsari ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN menggantikan Lodewyk Pusung.
BGN merupakan lembaga non-kementerian yang bertanggung jawab memastikan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.
Selama masa kepemimpinan Dadan Hindayana, program MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat. Namun, pelaksanaannya juga diwarnai sejumlah kasus keracunan makanan yang menyebabkan ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sempat dibekukan untuk evaluasi dan perbaikan sistem pengawasan.
Peran Strategis di Badan Gizi Nasional
Sebagai Wakil Kepala BGN, Mayjen Trenggono akan memiliki peran penting dalam mendukung tata kelola program MBG agar berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam aspek pengelolaan pangan dan distribusi layanan gizi kepada masyarakat.
Pengalaman panjangnya di lingkungan militer maupun sektor pangan dinilai menjadi modal penting dalam mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut.












