Kabar5News – Popularitas sebuah film ternyata dapat membawa dampak jauh hingga ke sektor pariwisata. Hal tersebut kini dirasakan Favignana, pulau kecil di Italia yang menjadi salah satu lokasi syuting film The Odyssey karya sutradara Christopher Nolan.
Terletak sekitar tujuh kilometer dari pantai barat Sisilia, Favignana merupakan pulau terbesar di Kepulauan Egadi. Keindahan alam dan lanskapnya membuat pulau ini dipilih untuk merepresentasikan Ithaca, tanah kelahiran Odysseus dalam kisah epik karya Homer.
Kini, setelah menjadi bagian dari produksi film Hollywood tersebut, Favignana mulai menarik perhatian wisatawan dari berbagai penjuru dunia.
Benteng di Atas Bukit Jadi Lokasi Ikonik
Salah satu lokasi yang digunakan dalam The Odyssey adalah Castello di Santa Caterina, benteng bersejarah yang berdiri di atas bukit.
Dalam film, kawasan tersebut digunakan sebagai latar istana Odysseus. Keberadaan lokasi ikonik ini berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin melihat langsung tempat yang muncul dalam film.
Bagi Favignana, popularitas tersebut menjadi peluang untuk memperkenalkan keindahan pulau kepada lebih banyak orang.
Christopher Nolan Keliling Pulau dengan Sepeda
Ada cerita menarik dari proses produksi The Odyssey di Favignana. Christopher Nolan disebut memiliki kebiasaan berkeliling menggunakan sepeda selama berada di pulau tersebut.
Menurut seorang pemilik hotel yang menjadi tempat tinggal sementara kru produksi, Nolan kerap bersepeda mengelilingi kota dan menyapa masyarakat.
Aktris Zendaya, yang memerankan Athena, juga disebut pernah terlihat duduk di alun-alun sambil membaca buku.
Kehadiran para bintang Hollywood tersebut menjadi pengalaman unik bagi masyarakat Favignana yang memiliki kehidupan pulau relatif tenang.
Bukan Pertama Kali Jadi Lokasi Syuting
Menariknya, The Odyssey bukan produksi film atau serial pertama yang memanfaatkan keindahan Favignana.
Pulau tersebut sebelumnya juga menjadi lokasi syuting serial televisi Italia Inspector Montalbano. Pengalaman tersebut membuat pariwisata berbasis film bukan hal baru bagi masyarakat setempat.
Kini pemerintah Favignana ingin memanfaatkan popularitas The Odyssey untuk menciptakan daya tarik wisata yang dapat bertahan lebih lama.
Salah satu langkahnya adalah menghadirkan pameran permanen pada Oktober 2026 di bekas pabrik pengolahan tuna Florio yang pernah menjadi markas produksi.
Pengunjung nantinya dapat melihat berbagai hal yang berkaitan dengan proses pembuatan film, termasuk sejumlah kostum dan perlengkapan produksi.
Penduduk Hanya Sekitar 3.000 Jiwa
Di balik peluang pariwisata tersebut, Favignana memiliki tantangan tersendiri. Pulau ini hanya dihuni sekitar 3.000 penduduk, sehingga lonjakan wisatawan dalam jumlah besar dapat memberikan tekanan terhadap lingkungan dan infrastruktur.
Pemerintah setempat bahkan mulai mengantisipasi kemungkinan terjadinya overtourism seperti yang dialami sejumlah destinasi populer Italia, termasuk Venesia, Florence, dan kawasan Dolomites.
Karena itu, pemerintah tidak hanya berusaha menarik wisatawan, tetapi juga menyiapkan strategi untuk mengatur jumlah dan pergerakan pengunjung.
Pasang 200 Pelampung untuk Lindungi Pesisir
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah memasang sekitar 200 pelampung tambat di sekitar pulau.
Fasilitas tersebut digunakan untuk mencegah kapal berlabuh terlalu dekat dengan pantai sekaligus membantu menjaga kawasan pesisir Favignana.
Pemerintah juga tengah mempertimbangkan aturan tambahan untuk mengendalikan arus kendaraan yang dibawa wisatawan ke pulau.
Bukan Mengejar Jumlah, tapi Lama Tinggal
Ada strategi menarik yang ingin diterapkan pemerintah Favignana. Mereka tidak semata-mata ingin mendatangkan wisatawan sebanyak mungkin, tetapi justru mendorong pengunjung untuk tinggal lebih lama.
Saat ini rata-rata wisatawan menghabiskan waktu sekitar lima hingga enam hari di pulau tersebut. Pemerintah ingin meningkatkan durasi kunjungan menjadi sekitar 10 hingga 15 hari.
Dengan cara tersebut, wisatawan diharapkan dapat menikmati lebih banyak aspek kehidupan Favignana sekaligus memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat lokal tanpa harus bergantung pada kunjungan singkat dalam jumlah sangat besar.
Film Jadi Promosi, Pariwisata Tetap Harus Dijaga
Kisah Favignana menunjukkan bagaimana sebuah film Hollywood dapat mengubah perhatian dunia terhadap sebuah destinasi kecil.
The Odyssey berpotensi memperkenalkan lanskap, sejarah, dan kehidupan Favignana kepada penonton internasional. Namun, popularitas tersebut juga membuat pemerintah setempat harus berhati-hati agar peningkatan kunjungan tidak mengubah karakter asli pulau.
Favignana kini berada di persimpangan antara memanfaatkan popularitas film dan menjaga keberlanjutan pariwisata. Jika dikelola dengan tepat, The Odyssey bukan hanya menjadi produksi film yang pernah singgah di pulau tersebut, tetapi juga dapat menjadi pintu bagi babak baru pariwisata Favignana.










