Kabar5news
Senin,26 Oktober , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Mengapa Orang Dewasa Masih Suka Beli Mainan? Ini Penjelasan Psikologisnya

Kebiasaan membeli mainan saat dewasa tidak selalu berkaitan dengan nostalgia. Dari sudut pandang psikologi, perilaku ini dapat berhubungan dengan regulasi emosi, kebutuhan akan kesenangan, hingga keinginan memperoleh kenyamanan di tengah tekanan hidup.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
26 Oktober 2026
in GAYA HIDUP
0
Mengapa Orang Dewasa Masih Suka Beli Mainan? Ini Penjelasan Psikologisnya

Ilustrasi orang dewasa yang menikmati hobi mengoleksi mainan sebagai bentuk hiburan dan kepuasan pribadi. Foto: ChatGPT/Ai

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Membeli boneka, mengoleksi figur karakter, atau merakit mainan tidak selalu identik dengan masa kanak-kanak. Banyak orang dewasa tetap menikmati aktivitas tersebut di tengah pekerjaan, tanggung jawab finansial, dan kesibukan sehari-hari.

Dari sudut pandang psikologi, kebiasaan ini tidak serta-merta menunjukkan seseorang belum dewasa. Ketertarikan terhadap mainan dapat berkaitan dengan kenangan masa lalu, kebutuhan emosional, hingga kepuasan pribadi.

RELATED POSTS

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

Mengapa Orang Dewasa Masih Suka Membeli Mainan?

Ada beberapa faktor yang dapat menjelaskan ketertarikan orang dewasa terhadap mainan.

  1. Nostalgia: Mainan tertentu dapat mengingatkan seseorang pada masa kecil, keluarga, atau pengalaman yang berkesan.
  2. Kenyamanan emosional: Mengoleksi atau merakit mainan bisa menjadi hiburan di tengah rutinitas yang melelahkan.
  3. Kepuasan pribadi: Mendapatkan barang yang diincar atau melengkapi koleksi dapat memberikan perasaan senang.
  4. Identitas dan minat: Mainan juga dapat menjadi sarana mengekspresikan ketertarikan terhadap karakter, film, atau permainan tertentu.

Setiap orang memiliki alasan berbeda. Karena itu, kebiasaan membeli mainan tidak bisa dijelaskan hanya melalui satu faktor psikologis.

Hubungan Mainan dengan Regulasi Emosi

Dalam psikologi, regulasi emosi merupakan kemampuan seseorang untuk mengenali dan mengelola perasaannya. Saat menghadapi tekanan pekerjaan atau kelelahan, seseorang mungkin mencari aktivitas yang memberikan rasa nyaman.

Merakit mainan, menata koleksi, atau memainkan benda favorit dapat membantu mengalihkan perhatian sejenak dari rutinitas. Aktivitas tersebut juga memberikan kesempatan untuk menikmati sesuatu di luar tuntutan pekerjaan.

Namun, membeli mainan bukan solusi otomatis untuk mengatasi stres. Jika belanja menjadi satu-satunya cara menghadapi emosi negatif, seseorang perlu mengevaluasi kebiasaan tersebut dan mencari cara pengelolaan emosi lainnya.

Mengapa Membeli Mainan Bisa Memberikan Kepuasan?

Ketertarikan terhadap mainan juga dapat berkaitan dengan sistem penghargaan di otak atau reward system. Ketika seseorang mengantisipasi atau memperoleh sesuatu yang disukai, proses penghargaan dapat mendorong munculnya perasaan senang.

Kepuasan tersebut dapat muncul melalui beberapa hal, seperti:

  • Membuka kemasan dan menemukan isi produk blind box.
  • Mendapatkan karakter yang telah lama diincar.
  • Menyelesaikan rakitan yang membutuhkan ketelitian.
  • Melengkapi koleksi yang sebelumnya belum utuh.

Pengalaman tersebut dapat membuat seseorang ingin mengulang aktivitas serupa. Meski begitu, rasa senang setelah berbelanja tidak otomatis menunjukkan kecanduan. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah kemampuan mengendalikan pengeluaran dan dorongan membeli.

Mainan dan Kebutuhan Psikologis Orang Dewasa

Melalui self-determination theory atau teori determinasi diri, hobi mengoleksi mainan juga dapat dipahami melalui tiga kebutuhan psikologis dasar.

  • Otonomi: seseorang bebas memilih aktivitas sesuai minatnya.
  • Kompetensi: merakit atau menyelesaikan koleksi dapat memberikan rasa mampu dan pencapaian.
  • Keterhubungan: komunitas kolektor memungkinkan seseorang bertukar informasi dan membangun pertemanan.

Dengan demikian, hobi mengoleksi mainan tidak selalu berhenti pada kepemilikan barang. Aktivitas ini juga dapat menjadi ruang berekspresi dan menjalin hubungan sosial.

Kapan Kebiasaan Membeli Mainan Perlu Diperhatikan?

Menyukai mainan bukan tanda ketidakdewasaan. Namun, kebiasaan berbelanja perlu dievaluasi apabila mulai menimbulkan dampak negatif, misalnya:

  • Pengeluaran mengganggu kebutuhan pokok atau kewajiban finansial.
  • Dorongan membeli sulit dikendalikan meskipun sudah berniat berhenti.
  • Belanja menjadi satu-satunya cara menghadapi masalah emosional.
  • Hobi mulai mengganggu pekerjaan, hubungan, atau tanggung jawab sehari-hari.

Tanda-tanda tersebut tidak otomatis menunjukkan gangguan psikologis, tetapi dapat menjadi alasan untuk mengevaluasi perilaku belanja.

Pada akhirnya, kedewasaan tidak ditentukan oleh apakah seseorang masih menyukai mainan. Hal yang lebih penting adalah kemampuan mengelola emosi, mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan menyeimbangkan kesenangan pribadi dengan kewajiban sehari-hari.

Continue Reading
Tags: Hobi Orang DewasaKabar5NewsKesehatan MentalKidultNostalgiaPerilaku KonsumenpsikologiPsikologi KonsumenRegulasi Emosi
Previous Post

Menghadapi Kemungkinan Krisis Pangan, Bagaimana Persiapan Indonesia?

Next Post

Mengenal Dessa, Teknologi AI Suara yang Bisa Ngobrol seperti Manusia

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

Cegah Osteoporosis Sejak Dini, Ini Olahraga yang Baik untuk Kesehatan Tulang

by Fajar Novryanto
21 Oktober 2026
0

Kabar5News - Menjaga kesehatan tulang sering kali baru menjadi perhatian ketika seseorang memasuki usia lanjut. Padahal, upaya mencegah osteoporosis perlu...

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

Kenapa Minuman Panas Berbahaya bagi Kerongkongan? Ini Penjelasan Sainsnya

by Fajar Novryanto
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kopi atau teh sering menjadi pilihan untuk memulai hari. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa risiko kesehatan tidak hanya...

Kapan Masker Harus Diganti saat Kabut Asap?

Kapan Masker Harus Diganti saat Kabut Asap?

by Fajar Novryanto
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Kabut asap dapat meningkatkan paparan partikel polusi yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan. Salah satu langkah untuk mengurangi paparan...

Tak Selalu Terjadi saat Terjaga, Stroke Bisa Menyerang ketika Tidur

Tak Selalu Terjadi saat Terjaga, Stroke Bisa Menyerang ketika Tidur

by Fajar Novryanto
14 Oktober 2026
0

Kabar5News - Stroke kerap dikaitkan dengan serangan mendadak ketika seseorang sedang beraktivitas. Namun, kondisi ini juga bisa terjadi saat seseorang...

Mendengar untuk Memahami Kesehatan Mental

Mendengar untuk Memahami Kesehatan Mental

by Fajar Novryanto
13 Oktober 2026
0

Kabar5News - Memahami kesehatan mental tidak cukup hanya dengan mengetahui gejala atau kondisi psikologis seseorang. Diperlukan pula kesediaan untuk mendengarkan...

Next Post
Mengenal Dessa, Teknologi AI Suara yang Bisa Ngobrol seperti Manusia

Mengenal Dessa, Teknologi AI Suara yang Bisa Ngobrol seperti Manusia

TNI Perkokoh Kekuatan Unsur Tri Matra lewat Sosialisasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara

TNI Perkokoh Kekuatan Unsur Tri Matra lewat Sosialisasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI Perkokoh Kekuatan Unsur Tri Matra lewat Sosialisasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara

TNI Perkokoh Kekuatan Unsur Tri Matra lewat Sosialisasi Doktrin Perisai Trisula Nusantara

26 Oktober 2026
Mengenal Dessa, Teknologi AI Suara yang Bisa Ngobrol seperti Manusia

Mengenal Dessa, Teknologi AI Suara yang Bisa Ngobrol seperti Manusia

26 Oktober 2026
  • 595 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In