Kabar5news
Selasa,15 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Apa Itu Loud Budgeting? Tren Mengatur Keuangan yang Makin Populer

Tren loud budgeting mendorong seseorang lebih terbuka menetapkan batas pengeluaran tanpa merasa malu saat memilih berhemat demi tujuan finansial.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
13 Agustus 2026
in EKONOMI
0
Apa Itu Loud Budgeting? Tren Mengatur Keuangan yang Makin Populer

Ilustrasi seseorang menyisihkan uang untuk menjaga kondisi finansial dan mencapai target keuangan. Foto: Pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Mengatur keuangan bukan hanya soal mencatat pemasukan dan pengeluaran. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang juga perlu berhadapan dengan berbagai ajakan yang berpotensi menguras anggaran, mulai dari makan di luar, nongkrong, belanja, hingga liburan.

Di tengah situasi tersebut, muncul tren loud budgeting, sebuah kebiasaan untuk secara terbuka menyampaikan batas kemampuan finansial dan alasan ketika memilih tidak mengeluarkan uang untuk sesuatu yang dianggap tidak sesuai dengan prioritas.

RELATED POSTS

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

Sederhananya, loud budgeting adalah keberanian untuk mengatakan, “Saya tidak ikut karena sedang menghemat,” tanpa merasa malu atau harus mencari alasan lain. Konsep ini bukan berarti seseorang harus membuka seluruh kondisi keuangannya kepada orang lain, melainkan belajar lebih tegas dalam menentukan pengeluaran.

Tren loud budgeting dipopulerkan oleh kreator TikTok Lukas Battle pada akhir 2023. Istilah tersebut kemudian ramai digunakan untuk menggambarkan sikap yang berlawanan dengan budaya konsumtif dan dorongan untuk mengikuti gaya hidup orang lain.

Alih-alih mengejar gengsi, loud budgeting menempatkan kemampuan finansial dan tujuan jangka panjang sebagai pertimbangan sebelum mengambil keputusan.

Bukan Sekadar Tren Berhemat

Salah satu sisi menarik dari loud budgeting adalah perubahan cara pandang terhadap kata “tidak”.

Menolak makan di restoran mahal, misalnya, tidak selalu berarti seseorang tidak ingin berkumpul dengan teman. Bisa saja ia sedang memiliki target lain yang dianggap lebih penting, seperti menabung, membayar kebutuhan rutin, membeli barang yang dibutuhkan, atau mempersiapkan dana darurat.

Dengan menyampaikan alasan tersebut secara jujur, seseorang tidak perlu mencari-cari alasan lain untuk menghindari pengeluaran.

Kebiasaan ini juga dapat membuat seseorang lebih konsisten dengan rencana keuangannya. Ketika batas pengeluaran sudah disampaikan kepada orang lain, keputusan untuk mempertahankannya menjadi lebih nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Membantu Menghindari Pengeluaran Impulsif

Ajakan dari lingkungan sosial terkadang membuat seseorang sulit mempertahankan anggaran. Keinginan untuk mengikuti tren atau tidak ingin dianggap berbeda dapat berujung pada pengeluaran yang sebenarnya tidak direncanakan.

Loud budgeting dapat menjadi pengingat untuk berhenti sejenak sebelum mengeluarkan uang.

Daripada langsung menerima ajakan, seseorang bisa mempertimbangkan apakah pengeluaran tersebut memang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi keuangannya.

Dengan begitu, keputusan finansial tidak hanya dibuat berdasarkan keinginan sesaat, tetapi juga mempertimbangkan tujuan yang ingin dicapai.

Tetap Bisa Bersosialisasi Tanpa Boros

Berhemat bukan berarti harus menjauh dari lingkungan sosial.

Ketika teman atau keluarga mengetahui seseorang sedang memiliki batas anggaran, aktivitas bersama dapat disesuaikan. Nongkrong di restoran bisa diganti dengan memasak bersama di rumah. Liburan mahal juga dapat diganti dengan perjalanan singkat atau aktivitas yang lebih terjangkau.

Dengan cara tersebut, seseorang tetap dapat menikmati waktu bersama orang lain tanpa harus mengorbankan kondisi keuangannya.

Keterbukaan mengenai anggaran bahkan dapat membuat lingkungan sekitar lebih memahami pilihan tersebut.

Membuat Pembicaraan soal Uang Lebih Terbuka

Kondisi finansial sering dianggap sebagai persoalan pribadi yang sulit dibicarakan. Akibatnya, seseorang terkadang merasa sungkan mengatakan bahwa dirinya tidak mampu mengikuti suatu aktivitas.

Loud budgeting mencoba membuat pembicaraan mengenai uang menjadi lebih wajar.

Seseorang tidak harus menceritakan jumlah tabungan, penghasilan, maupun kondisi finansial secara detail. Cukup menyampaikan bahwa pengeluaran tersebut belum sesuai dengan anggaran yang dimiliki.

Keterbukaan seperti ini juga dapat membantu mengurangi tekanan untuk mengikuti gaya hidup orang lain.

Tetap Perlu Dilakukan dengan Bijak

Meski mendorong keterbukaan, loud budgeting bukan berarti seseorang harus mengumumkan kondisi keuangannya kepada semua orang.

Ada perbedaan antara jujur mengenai batas anggaran dan membuka seluruh informasi finansial pribadi.

Penyampaiannya juga sebaiknya tidak dilakukan dengan membandingkan kondisi keuangan, merendahkan orang yang memiliki gaya hidup berbeda, atau menghakimi kebiasaan orang lain.

Intinya adalah menetapkan batas untuk diri sendiri.

Pada akhirnya, loud budgeting bukan sekadar tren untuk mengatakan “tidak punya uang”. Lebih dari itu, konsep ini mengajarkan bahwa mengatakan tidak pada sebuah pengeluaran juga merupakan bentuk mengatakan ya pada tujuan keuangan yang lebih penting.

Dengan memahami kemampuan finansial sendiri dan berani menyampaikan batas secara bijak, keputusan untuk berhemat tidak perlu lagi menjadi sesuatu yang memalukan.

Tags: Financial Planninggaya hiduphematKabar5NewsKeuangan PribadiLoud BudgetingMengatur KeuanganTren Finansial
Previous Post

Ganjil Genap Absen Saat HUT RI, Warga Bisa Memanfaatkan Long Weekend Pakai Transportasi Umum Bertarif Murah

Next Post

Merdeka Makan dan Minum Enak, ini 10 Promo Kuliner Spesial HUT ke-81 RI

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

Wacana Rekening Otomatis untuk Remaja Usia 17 Tahun dan Saldo Rp50 Ribu, Bagaimana Skemanya?

by Fajar Novryanto
11 September 2026
0

Kabar5News - Memasuki usia 17 tahun biasanya menjadi momen penting bagi seorang remaja karena mulai memiliki identitas kependudukan melalui KTP....

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

Pupuk Indonesia Bidik Investasi Pabrik Pupuk di Rusia, Sasar Pasar Asia-Pasifik

by Fajar Novryanto
8 September 2026
0

Kabar5News - Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok pada 3 September 2026 membuka sejumlah peluang...

Sempat Heboh! Soal STNK untuk Beli BBM Subsidi, Ini Fakta Sebenarnya

Sempat Heboh! Soal STNK untuk Beli BBM Subsidi, Ini Fakta Sebenarnya

by Fajar Novryanto
4 September 2026
0

Kabar5News - Informasi mengenai kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) saat membeli BBM subsidi sempat ramai diperbincangkan masyarakat. Rencana...

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini yang Perlu Dicermati Investor di Awal September

Bukan Cuma Cari Cuan, Ini yang Perlu Dicermati Investor di Awal September

by Fajar Novryanto
31 Agustus 2026
0

Kabar5News - Memasuki September 2026, pasar saham Indonesia tidak hanya menawarkan peluang bagi investor untuk mencari keuntungan. Sejumlah sentimen justru...

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

Dollar Cost Averaging Jadi Tren Investasi Rutin, Cara Baru Hadapi Pasar yang Tak Menentu

by Fajar Novryanto
28 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pergerakan pasar saham yang sulit diprediksi membuat sebagian investor mulai meninggalkan kebiasaan mengejar waktu terbaik untuk membeli aset....

Next Post
Merdeka Makan dan Minum Enak, ini 10 Promo Kuliner Spesial HUT ke-81 RI

Merdeka Makan dan Minum Enak, ini 10 Promo Kuliner Spesial HUT ke-81 RI

Apa Itu Sinbiotik? Punya Manfaat Penting untuk Kesehatan Pencernaan Anak

Apa Itu Sinbiotik? Punya Manfaat Penting untuk Kesehatan Pencernaan Anak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

Persiapan Memasuki Perairan Indonesia, TNI AL Siapkan Pengawalan Garibaldi di ALKI I

14 September 2026
iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

iPhone Duo Segera Masuk Indonesia, Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harganya

14 September 2026
  • 611 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In