Kabar5news
Kamis,10 September , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home GAYA HIDUP

Bentuk-bentuk Pelecehan Seksual yang Harus Diwaspadai: Belajar dari Kasus di FH UI

Memahami berbagai bentuk pelecehan seksual yang sering terjadi, termasuk kasus terbaru di lingkungan kampus yang menjadi alarm serius.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
16 April 2026
in GAYA HIDUP
0
Bentuk-bentuk Pelecehan Seksual yang Harus Diwaspadai: Belajar dari Kasus di FH UI

Ilustrasi pelecehan seksual dengan bentuk verbal sampai dengan daring, yang kian marak terjadi di dalam dunia pendidikan. Foto: Chatgpt

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) kembali menjadi perhatian publik.

Peristiwa ini mencuat setelah beredarnya percakapan bernada seksual yang merendahkan mahasiswi hingga dosen, yang kemudian ditangani oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS).

RELATED POSTS

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

Fenomena ini menegaskan bahwa pelecehan seksual tidak selalu berbentuk fisik.

Banyak kasus justru bermula dari tindakan yang dianggap sepele, seperti ucapan atau candaan.

Padahal, semua bentuk pelecehan memiliki dampak serius terhadap korban.

Berikut bentuk-bentuk pelecehan seksual yang perlu diketahui:

1. Pelecehan Seksual Verbal

Bentuk ini berupa ucapan atau komentar yang mengandung unsur seksual dan merendahkan martabat seseorang.

Contohnya seperti siulan, candaan mesum, komentar tentang tubuh, hingga pernyataan yang mengandung objektifikasi. Dalam kasus FH UI, bentuk ini terlihat dari percakapan yang bernuansa seksual dan merendahkan korban.

2. Pelecehan Non-Verbal

Pelecehan ini dilakukan tanpa kata-kata, namun melalui gestur atau ekspresi. Misalnya tatapan tidak pantas, gerakan tubuh bernuansa seksual, hingga menunjukkan simbol atau gambar yang tidak pantas.

Meskipun tanpa ucapan, tindakan ini tetap dapat membuat korban merasa tidak nyaman dan terintimidasi.

3. Pelecehan Fisik

Ini merupakan bentuk pelecehan yang melibatkan kontak langsung, seperti menyentuh, meraba, atau tindakan fisik lain tanpa persetujuan.

Pelecehan fisik sering kali menjadi bentuk lanjutan dari pelecehan verbal atau non-verbal yang tidak dihentikan sejak awal.

4. Pelecehan Seksual Daring (Online)

Di era digital, pelecehan juga terjadi melalui media sosial atau aplikasi pesan. Bentuknya meliputi pengiriman pesan mesum, komentar tidak pantas, hingga penyebaran konten yang merendahkan secara seksual.

Kasus FH UI menjadi contoh bagaimana pelecehan dalam ruang digital bisa berdampak luas dan memicu reaksi publik.

Refleksi dan Upaya Pencegahan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang aman bagi semua. Data menunjukkan bahwa kekerasan seksual masih menjadi salah satu kasus yang dominan di institusi pendidikan.

Langkah tegas dari pihak Universitas Indonesia, termasuk pemberian sanksi skorsing sementara kepada para terduga pelaku, menunjukkan komitmen dalam menjaga integritas akademik dan melindungi korban.

Memahami bentuk-bentuk pelecehan seksual adalah langkah awal untuk mencegahnya. Dengan edukasi, kesadaran, serta keberanian untuk melapor, diharapkan kasus serupa tidak terus terulang di masa depan.

Tags: Edukasi SeksualFH UIKabar5NewsKampus AmanKekerasan SeksualPelecehan DaringPelecehan SeksualPerlindungan KorbanSatgas PPKSUniversitas Indonesia
Previous Post

Memperingati Hari Kopassus 16 April, Apa Saja Tugas Pokok Pasukan Baret Merah?

Next Post

Laut Merah vs Selat Hormuz: Negara Mana yang Paling Rentan Jika Iran Menutup Jalur?

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

by Fajar Novryanto
9 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menjadi perhatian setelah aktivitas vulkaniknya menghasilkan kolom abu yang mencapai sekitar 15 kilometer....

Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

Jangan Langsung Disapu, Ini Cara Membersihkan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau di Rumah

by Fajar Novryanto
8 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menjadi perhatian masyarakat di sekitar Selat...

Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

Di Tengah Sebaran Abu Vulkanik, Ini 5 Tips Aman untuk Tetap Beraktivitas

by Fajar Novryanto
7 September 2026
0

Kabar5News - Erupsi Gunung Anak Krakatau tidak hanya perlu diwaspadai oleh masyarakat yang berada di sekitar kawasan gunung. Abu vulkanik...

Apa Itu Hoarding Disorder? Mengenal Gangguan di Balik Kebiasaan Menimbun

Apa Itu Hoarding Disorder? Mengenal Gangguan di Balik Kebiasaan Menimbun

by Fajar Novryanto
2 September 2026
0

Kabar5News - Pernah merasa sayang membuang barang meski sudah lama tidak digunakan? Satu benda disimpan karena dianggap masih berguna, kemudian...

Jangan Asal Pilih Botol Stainless, Kenali Jenis Bahannya Sebelum Dipakai Setiap Hari

Jangan Asal Pilih Botol Stainless, Kenali Jenis Bahannya Sebelum Dipakai Setiap Hari

by Fajar Novryanto
1 September 2026
0

Kabar5News - Botol minum stainless steel kini menjadi pilihan banyak orang karena praktis, tahan lama, dan mudah dibawa ke berbagai...

Next Post
Laut Merah vs Selat Hormuz: Negara Mana yang Paling Rentan Jika Iran Menutup Jalur?

Laut Merah vs Selat Hormuz: Negara Mana yang Paling Rentan Jika Iran Menutup Jalur?

Dampak Psikologis Korban Pelecehan Seksual dan Cara Memulihkannya

Dampak Psikologis Korban Pelecehan Seksual dan Cara Memulihkannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI AU dan RSAF Tingkatkan Kesiapan Operasi SAR Lewat Latma Manyar Indopura 2026

TNI AU dan RSAF Tingkatkan Kesiapan Operasi SAR Lewat Latma Manyar Indopura 2026

9 September 2026
Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

Anak Krakatau Erupsi Lagi, Haruskah Khawatir Megathrust Selat Sunda?

9 September 2026
  • 623 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In