Kabar5news
Kamis,20 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home EKONOMI

BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

Pemerintah mengkaji pembatasan BBM bersubsidi bagi kelompok ekonomi atas dan kendaraan tertentu agar penyalurannya lebih tepat sasaran.

Fajar Novryanto by Fajar Novryanto
20 Agustus 2026
in EKONOMI
0
BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

Ilustrasi Pertalite. Foto: Pinterest

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Pemerintah kembali mengkaji pembatasan penggunaan BBM bersubsidi agar manfaat subsidi energi benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyoroti penggunaan BBM bersubsidi oleh masyarakat yang dinilai sudah memiliki kemampuan ekonomi lebih tinggi.

Bahlil menegaskan bahwa masyarakat yang sudah tergolong mampu seharusnya tidak mengambil hak masyarakat yang membutuhkan subsidi. Menurutnya, kelompok masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik semestinya menggunakan BBM nonsubsidi.

RELATED POSTS

Angin Segar bagi Pelaku Usaha, QRIS Kini Bebas MDR Mulai Oktober 2026

Semarak HUT ke-81 RI, Ini Ragam Promo Kemerdekaan Seru dari Pertamina

“Yang sudah kaya jangan mengambil hak rakyat,” kata Bahlil, seperti dikutip dari pemberitaan terkait rencana pembatasan BBM bersubsidi.

Salah satu kelompok yang menjadi perhatian pemerintah adalah masyarakat yang masuk desil 9 dan 10, yakni kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif tinggi. Pemerintah mengkaji kemungkinan agar kelompok tersebut tidak lagi menikmati BBM bersubsidi dan beralih menggunakan BBM nonsubsidi.

Namun, rencana tersebut belum menjadi aturan baru. Pemerintah masih membahas mekanisme yang tepat, termasuk sistem untuk mengidentifikasi siapa yang masih berhak mendapatkan subsidi. Selama belum ada keputusan resmi, masyarakat tetap dapat membeli BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku saat ini.

Menariknya, pembatasan nantinya tidak hanya melihat kondisi ekonomi pemilik kendaraan. Jenis kendaraan juga menjadi salah satu pertimbangan. Bahlil sebelumnya menyinggung kendaraan mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz sebagai contoh kendaraan yang dinilai tidak semestinya menggunakan BBM bersubsidi.

“Kalau orang sudah kaya, jangan mengambil haknya orang yang tidak mampu,” ujar Bahlil dalam pembahasan mengenai penataan subsidi BBM.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah berpeluang menggabungkan data sosial ekonomi dengan data kendaraan. Artinya, penentuan penerima subsidi nantinya tidak semata-mata berdasarkan jenis mobil, tetapi juga mempertimbangkan kondisi ekonomi pemiliknya.

Dalam pembahasan sebelumnya, pengguna sepeda motor disebut tidak menjadi sasaran utama pembatasan. Fokus kebijakan lebih diarahkan pada kendaraan roda empat, terutama kendaraan yang digunakan oleh kelompok masyarakat yang dinilai mampu.

Sementara itu, aturan penyaluran yang berlaku saat ini masih tetap berjalan. Bahlil menyebut kendaraan roda empat pribadi memiliki batas penyaluran BBM bersubsidi hingga 50 liter per hari, sedangkan bus dan truk mencapai 200 liter per hari.

Hal lain yang perlu diperhatikan, pembatasan penggunaan BBM bersubsidi berbeda dengan kenaikan harga. Pemerintah sebelumnya memastikan harga BBM bersubsidi, termasuk Pertalite dan Biosolar, tidak dinaikkan hingga akhir 2026. Jadi, kebijakan yang sedang dikaji lebih berkaitan dengan siapa yang berhak menerima subsidi, bukan menghapus BBM bersubsidi dari pasaran.

Penataan tersebut diharapkan dapat mengurangi subsidi yang dinikmati masyarakat mampu sekaligus memberikan manfaat lebih besar bagi kelompok yang membutuhkan. Namun, penerapannya tetap membutuhkan sistem pendataan dan verifikasi yang akurat agar masyarakat yang sebenarnya berhak tidak ikut terdampak.

Dengan demikian, BBM bersubsidi memang berpotensi dibatasi bagi kelompok tertentu, tetapi hingga kini belum ada keputusan final mengenai mekanisme maupun waktu penerapannya. Masyarakat masih perlu menunggu aturan resmi pemerintah untuk mengetahui secara pasti siapa yang nantinya tetap berhak menikmati subsidi dan siapa yang harus beralih ke BBM nonsubsidi.

Tags: Bahlil LahadaliaBBM BersubsidiDesil 9 dan 10ESDMKabar5Newskebijakan energiPembatasan BBMPertalitepertaminaSubsidi BBM
Previous Post

Persiapan Personil D’MASIV Jelang Tur Asia Home Run, Catat Jadwal dan Lokasinya

Fajar Novryanto

Fajar Novryanto

Related Posts

Angin Segar bagi Pelaku Usaha, QRIS Kini Bebas MDR Mulai Oktober 2026

Angin Segar bagi Pelaku Usaha, QRIS Kini Bebas MDR Mulai Oktober 2026

by Fajar Novryanto
18 Agustus 2026
0

Kabar5News - Bank Indonesia (BI) memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen sebagai bagian dari upaya mendorong transaksi...

Semarak HUT ke-81 RI, Ini Ragam Promo Kemerdekaan Seru dari Pertamina

Semarak HUT ke-81 RI, Ini Ragam Promo Kemerdekaan Seru dari Pertamina

by Fajar Novryanto
17 Agustus 2026
0

Kabar5News - Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia turut diramaikan PT Pertamina Patra Niaga melalui Program Semarak Kemerdekaan. Beragam penawaran dihadirkan...

Shopee Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Produk Lokal, Ini Fakta Menarik dan Kriterianya

Shopee Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Produk Lokal, Ini Fakta Menarik dan Kriterianya

by Fajar Novryanto
14 Agustus 2026
0

Kabar5News - Dukungan terhadap produk lokal kembali menjadi perhatian di tengah semakin berkembangnya perdagangan digital. Shopee Indonesia mencatat telah menggelontorkan...

Apa Itu Loud Budgeting? Tren Mengatur Keuangan yang Makin Populer

Apa Itu Loud Budgeting? Tren Mengatur Keuangan yang Makin Populer

by Fajar Novryanto
13 Agustus 2026
0

Kabar5News - Mengatur keuangan bukan hanya soal mencatat pemasukan dan pengeluaran. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang juga perlu berhadapan dengan berbagai...

Awas Gaji Naik Bisa Terkena Lifestyle Inflation, Kenali Definisi dan Ciri-Cirinya Sekarang

Awas Gaji Naik Bisa Terkena Lifestyle Inflation, Kenali Definisi dan Ciri-Cirinya Sekarang

by Mera Puspita Sari
7 Agustus 2026
0

Kabar5News - Penghasilan atau gaji yang mengalami peningkatan membuat taraf hidup lebih terjamin. Rencana tabungan, investasi hingga segala kebutuhan utama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

BBM Bersubsidi Bakal Dibatasi, Siapa yang Masih Berhak Menikmatinya?

20 Agustus 2026
Persiapan Personil D’MASIV Jelang Tur Asia Home Run, Catat Jadwal dan Lokasinya

Persiapan Personil D’MASIV Jelang Tur Asia Home Run, Catat Jadwal dan Lokasinya

20 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In