Kabar5News – Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat intensif selama tiga jam kepada sekitar 1.500 komandan satuan TNI dari tiga matra di Universitas Pertahanan, Bogor, Kamis (30/4/2026).
Dalam Taklimat Presiden Republik Indonesia kepada Dansat TNI Tahun 2026 ini, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah sebagai fondasi utama menjaga kedaulatan dan stabilitas negara.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa selain pemaparan utama, kegiatan juga diisi sesi tanya jawab hingga penutupan dengan foto bersama seluruh satuan.
Presiden juga menegaskan bahwa para komandan satuan merupakan benteng sekaligus ujung tombak negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka diminta hadir dan memberi manfaat nyata bagi rakyat.
Dalam arahannya, Prabowo turut menyoroti dinamika global yang semakin tidak pasti. Ia menekankan bahwa Indonesia harus memiliki kekuatan pertahanan yang tangguh untuk menjaga wilayah dan kedaulatan nasional.
“Untuk itu kita harus mempertahankan wilayah kita, kedaulatan kita,” tegas Prabowo.
Lebih lanjut, ia menekankan prinsip kepemimpinan militer yang kuat, yakni memimpin dari depan bersama pasukan.
“Sebagai pemimpin harus memimpin dari depan, tidak ada komandan yang memimpin dari belakang,” ujarnya.
Kedatangan Presiden disambut meriah dengan lagu “Maju Tak Gentar” dan “Garuda Pancasila”. Acara kemudian dibuka dengan “Indonesia Raya” dan doa oleh Adi Hidayat.
Sejumlah pejabat turut mendampingi, di antaranya Panglima TNI Agus Subiyanto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, serta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Kegiatan ditutup dengan santap siang bersama yang menjadi simbol kebersamaan dan penguatan soliditas antara TNI dan pemerintah dalam menjaga keutuhan bangsa.










