Kabar5News – TNI Angkatan Darat resmi menyambut 514 Perwira Remaja (Paja) lulusan Akademi Militer (Akmil) dalam upacara tradisi penerimaan yang digelar di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (22/7). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai bagian dari proses awal pengabdian para perwira muda di lingkungan TNI AD.
Dikutip dari keterangan Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Dispenad), sebanyak 514 Perwira Remaja yang diterima terdiri atas 484 perwira pria dan 30 Perwira Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Setelah mengikuti tradisi penerimaan, seluruh perwira tersebut akan ditempatkan di berbagai satuan TNI AD di seluruh Indonesia untuk menjalankan tugas sesuai bidang penugasannya.
Tradisi penerimaan diawali dengan pembacaan Ikrar Kesetiaan Perwira Remaja sebagai simbol komitmen moral sekaligus profesionalisme dalam mengemban amanah sebagai perwira TNI AD. Melalui ikrar tersebut, para perwira menyatakan kesiapan untuk mengabdikan diri kepada bangsa dan negara serta menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Dalam arahannya, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak kembali mengingatkan pesan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya keberanian, integritas, dan kejujuran sebagai fondasi utama kepemimpinan seorang perwira. Ia juga mengajak para Perwira Remaja untuk senantiasa hadir di tengah prajurit maupun masyarakat sebagai wujud nyata pengabdian TNI.
Maruli menegaskan bahwa pesan Presiden harus dijadikan pedoman dalam menjalankan tugas di masa mendatang. Menurutnya, setiap perwira dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar dan berlatih secara berkelanjutan agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.
“Apa yang disampaikan Bapak Presiden, jadikan pedoman teguh kalian dalam pelaksanaan tugas ke depan. Teruslah belajar dan berlatih serta mengembangkan pengetahuan dan kemampuan diri serta profesionalitas kalian untuk kemajuan TNI Angkatan Darat,” ujar Maruli.
Lebih lanjut, KSAD menekankan bahwa seorang perwira tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis dan kepemimpinan di lingkungan militer, tetapi juga harus mampu membangun kedekatan dengan prajurit serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan yang profesional, humanis, adaptif, dan solutif menjadi modal penting dalam menghadapi dinamika tugas serta perkembangan lingkungan strategis.
Ia berharap para Perwira Remaja mampu menjadi teladan di satuannya masing-masing, baik dalam menjalankan tugas operasi maupun saat berinteraksi dengan masyarakat. Kepemimpinan yang kuat dinilai akan menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga soliditas organisasi sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap TNI Angkatan Darat.
Kehadiran 514 Perwira Remaja tersebut diharapkan semakin memperkuat regenerasi kepemimpinan di tubuh TNI AD. Selain memperkokoh kualitas sumber daya manusia, para perwira muda juga diharapkan mampu meningkatkan kesiapan operasional satuan dalam menjaga kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melindungi segenap bangsa Indonesia sesuai tugas pokok TNI.










