Kabar5News – Momen Idul Adha identik dengan olahan menu lezat dari daging sapi atau kambing, tidak sedikit orang khawatir dengan kandungan kolesterol di dalamnya.
Daging sapi maupun kambing mempunyai kandungan kolesterol berbeda, jika dikonsumsi tidak berlebihan serta proses pengolahannya tepat malah menjadi sumber nutrisi penting untuk tubuh.
Anda tidak ada rasa khawatir berlebihan saat menyantap menu sedap dari daging sapi atau kambing.
Kandungan Kolesterol Daging Sapi dan Kambing
Mengkonsumsi makanan berbahan dasar daging seringkali dikaitkan dengan naiknya kadar kolesterol jahat dalam darah, khususnya daging kambing.
Menurut informasi dari laman halodoc daging kambing punya kandungan kolesterol dan lemak relatif lebih rendah.
Hal tersebut diperkuat dengan hasil penelitian dari United States Department of Agriculture (USDA) yang mengungkapkan bahwa kandungan lemak total, kolesterol, protein, kalori daging kambing paling rendah daripada ayam, domba, sapi.
Setiap 100 gram daging kambing memiliki 3,03 gram lemak, sementara untuk daging sapi kandungan lemaknya 7,72 gram.
Masih dengan ukuran sama, daging kambing punya kadar kolesterol 75 miligram, sedangkan daging sapi mencapai 80 miligram.
Bukan hanya kandungan lemak dan kolesterol saja, dua jenis daging kurban tersebut mempunyai kandungan zat besi relatif tinggi.
Jika pengolahannya benar pasti memberikan manfaat lebih untuk tubuh, karena daging kambing kandungan zat besi senilai 3,73 gram, sementara sapi kadarnya 2,24 gram.
Cara Mengolah Daging Kambing atau Sapi yang Tepat
Naiknya kadar kolesterol jahat dalam darah hingga mengakibatkan hipertensi sering dikaitkan dengan daging kambing sebagai penyebab utamanya.
Padahal masalah tersebut berasal dari cara memasak dan mengkonsumsinya. Menurut informasi dari laman Alodokter dan halodoc, supaya tetap sehat terhindar dari penyakit mematikan.
Anda sebaiknya mengkonsumsi bagian daging saja, tanpa lemak dan jeroan. Sehingga nutrisi lebih mudah masuk dalam tubuh.
Pengolahannya tidak melulu dibuat sate, gulai, rendang, digoreng. Anda bisa mulai dengan direbus menjadi sup bening, dipanggang, dibakar tanpa oles mentega berlebih.
Selanjutnya, Anda bisa menyelinginya dengan konsumsi sayur dan buah. Serat alaminya mampu menyerap kolesterol jahat serta membuangnya.
Tetapkan batasan saat konsumsi daging murni, maksimal hanya 100 gram setiap sajian supaya metabolisme tidak terbebani.












