Kabar5news
Jumat,21 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home IPTEK

Bumi Berotasi Lebih Cepat, 5 Agustus 2025 Waktu Lebih Singkat, Apa yang Akan Dirasakan?

Saat perbedaan antara waktu rotasi Bumi dan waktu atomik mencapai ambang signifikan, lembaga seperti International Earth Rotation Service (IERS) akan melakukan koreksi dengan menambahkan "detik kabisat" ke Waktu Universal Terkoordinasi (UTC).

Ferdian Kebe by Ferdian Kebe
5 Agustus 2025
in IPTEK
0
Bumi Berotasi Lebih Cepat, 5 Agustus 2025 Waktu Lebih Singkat, Apa yang Akan Dirasakan?

Bumi Berotasi Lebih Cepat, 5 Agustus 2025 Waktu Lebih Singkat, Apa yang Akan Dirasakan ? [Foto : Instagram Lambe Turah Jakarta]

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Selasa, 5 Agustus 2025, tercatat sebagai salah satu hari tercepat sepanjang tahun, dengan rotasi Bumi berlangsung 1,25 milidetik lebih singkat dibandingkan durasi normal. Fenomena ini menjadikannya hari tersingkat ketiga di 2025 setelah 9 Juli dan 22 Juli.

Menurut temuan ilmiah, percepatan rotasi Bumi kali ini diperkirakan tidak bersifat alami. Studi yang dilakukan pada 2024 mengindikasikan bahwa perubahan iklim global akibat aktivitas manusia—seperti pencairan es di kutub dan kenaikan permukaan laut—telah mengubah distribusi massa planet, mempengaruhi kecepatan rotasi.

RELATED POSTS

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

“Penyebab percepatan ini belum sepenuhnya dapat dijelaskan,” ujar Leonid Zotov, pakar rotasi Bumi dari Universitas Negeri Moskwa, Rusia.

Tidak berdampak Langsung ke manusia

Meski demikian, percepatan rotasi ini tidak menimbulkan dampak langsung bagi kehidupan manusia. Astronom Observatorium Paris, Christian Bizouard, menegaskan bahwa perbedaan waktu dalam skala milidetik tidak dapat diamati secara kasat mata, bahkan dalam pergerakan Matahari.

“Fenomena ini sangat kecil. Tidak ada yang luar biasa yang terjadi,” ujarnya kepada Scientific American.

Ia menambahkan, perbedaan 1 milidetik terlalu singkat untuk dapat diamati langsung, bahkan dalam pergerakan Matahari di langit. Namun, para ilmuwan menilai akurasi perubahan waktu sangat penting. Melacak rotasi Bumi hingga satuan milidetik memungkinkan penentuan posisi geografis dengan presisi tinggi—bahkan hingga pada skala meter—yang vital bagi sistem navigasi seperti GPS.

Meskipun hari-hari seperti ini secara teknis lebih singkat, jam global tetap menunjukkan durasi 24 jam. Perubahan waktu yang berdampak langsung terhadap manusia diperkirakan baru akan terasa jika durasi hari bergeser lebih dari 900 milidetik dalam jangka panjang.

Saat perbedaan antara waktu rotasi Bumi dan waktu atomik mencapai ambang signifikan, lembaga seperti International Earth Rotation Service (IERS) akan melakukan koreksi dengan menambahkan “detik kabisat” ke Waktu Universal Terkoordinasi (UTC).

Faktor penyebab kecepatan rotasi Bumi

Secara fisika, benda padat yang berputar di ruang hampa idealnya mempertahankan kecepatan rotasi. Namun, Bumi bukan benda padat sepenuhnya dan berada di lingkungan dinamis. Ia dikelilingi atmosfer, memiliki inti cair, dan dipengaruhi gravitasi dari Bulan.

Ahli geofisika Duncan Agnew dari Scripps Institution of Oceanography menjelaskan bahwa rotasi Bumi bergantung pada interaksi berbagai komponen internal dan eksternal.

“Jumlah semua rotasi harus sama. Jika sebagian Bumi bergerak lebih lambat, bagian lain harus bergerak lebih cepat,” katanya.

Faktor-faktor seperti dinamika inti Bumi dan arus atmosfer ikut berkontribusi pada kecepatan rotasi secara keseluruhan.

Maka tak mengherankan, hari di Bumi sesekali bisa lebih panjang atau juga lebih pendek meskipun hanya dalam hitungan milidetik

Tags: Astronom ObservatoriumIklimJam GlobalLebih SingkatPerubahan IklimRotasi Bumi
Previous Post

Bukan Kebetulan! Ini Alasan Lidah Sering Tergigit Menurut Primbon dan Ilmu kedokteran

Next Post

Kilang Pertamina Internasional Dukung Transisi Energi di Indonesia, Ini Strateginya

Ferdian Kebe

Ferdian Kebe

Porque no te callas

Related Posts

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

Huawei Pura 90s Pro Series Siap Meluncur, Intip Spesifikasi, Harga, Plus dan Minusnya

by Fajar Novryanto
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Persaingan smartphone flagship kini tidak hanya soal chipset dan layar, tetapi juga kemampuan kamera serta fitur kecerdasan buatan....

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

Diyakini Sebagai Mata Kedua, AI Memberi Manfaat Lebih untuk Tenaga Kesehatan

by Mera Puspita Sari
20 Agustus 2026
0

Kabar5News - Teknologi kecerdasan buatan (AI) bukan hanya dipakai sebagai sarana pendukung bagi tenaga kesehatan. Namun, menyimpan banyak manfaat dalam...

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

Jangan Cuma Dipakai Chat, Ini 7 Fitur Android yang Jarang Dimanfaatkan

by Fajar Novryanto
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - Sebagian besar pengguna Android mungkin memanfaatkan ponsel untuk kebutuhan sehari-hari seperti berkomunikasi, berselancar di media sosial, mengambil foto,...

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

by Mera Puspita Sari
19 Agustus 2026
0

Kabar5News - YouTuber kembali membuat aturan baru, kali ini berkaitan dengan views atau jumlah penayangan video dari setiap kreator konten...

BYD Da Han Siap Debut Minggu Depan, Ini yang Bikin Sedan Flagship Ini Menarik

BYD Da Han Siap Debut Minggu Depan, Ini yang Bikin Sedan Flagship Ini Menarik

by Fajar Novryanto
18 Agustus 2026
0

Kabar5News - BYD bersiap memperkenalkan sedan flagship terbarunya, BYD Da Han, di China pada 21 Agustus 2026 dalam ajang Chengdu...

Next Post
Kilang Pertamina Internasional Dukung Transisi Energi di Indonesia, Ini Strateginya

Kilang Pertamina Internasional Dukung Transisi Energi di Indonesia, Ini Strateginya

Presiden Prabowo Beri Amnesti kepada 1.178 Narapidana, dari Kasus Korupsi hingga Makar Papua

Presiden Prabowo Beri Amnesti kepada 1.178 Narapidana, dari Kasus Korupsi hingga Makar Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Strategi Marketing Niu Lai, Film Animasi Independen Asal China Masuk 10 Besar Terlaris

Strategi Marketing Niu Lai, Film Animasi Independen Asal China Masuk 10 Besar Terlaris

21 Agustus 2026
Rekam Jejak Prestasi Andi Sultan yang Raih Emas Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

Rekam Jejak Prestasi Andi Sultan yang Raih Emas Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026

21 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In