Kabar5news
Sabtu,7 November , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home HIBURAN

“Batavia Onder Water”, Ketika Banjir Besar Mendera Jakarta di Era Kolonial

​Hanya dua tahun setelah Jan Pieterszoon Coen membangun Batavia pada 1619, banjir besar pertama langsung menghantam pada tahun 1621

Kurt Morrison by Kurt Morrison
18 Januari 2026
in HIBURAN
0
“Batavia Onder Water”, Ketika Banjir Besar Mendera Jakarta di Era Kolonial

Satu lokasi terdampak Banjir di Jakarta. Foto: Shutterstock

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News –Masalah banjir di Jakarta bukanlah fenomena baru hasil dari modernisasi semata. Jauh sebelum gedung pencakar langit berdiri, ibu kota yang kala itu masih bernama Batavia sudah menjadi langganan “tamu tak diundang” berupa luapan air dari hulu. Sejarah mencatat, ambisi Belanda untuk membangun “Amsterdam di Timur” harus berhadapan dengan realita alam tropis yang ganas.

​Hanya dua tahun setelah Jan Pieterszoon Coen membangun Batavia pada 1619, banjir besar pertama langsung menghantam pada tahun 1621. Masalah utama terletak pada desain kota. Orang Belanda membangun kanal-kanal sempit dan lurus persis seperti di negeri mereka. Sayangnya, mereka lupa bahwa air di Pulau Jawa membawa sedimentasi lumpur yang tinggi dari pegunungan, berbeda dengan air di Belanda yang relatif jernih.

RELATED POSTS

Setelah Laut Bercerita, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Jadi Film Adaptasi yang Dinantikan

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

Salah satu bencana paling membekas terjadi pada Februari 1872. Kala itu, curah hujan ekstrem membuat Pintu Air di depan kawasan Weltevreden (saat ini Masjid Istiqlal), jebol. Air bah merendam pusat pemerintahan dan melumpuhkan aktivitas ekonomi. Begitu pula pada tahun 1893, saat Jakarta mendapat julukan memilukan; Batavia Onder Water (Batavia di Bawah Air).

Namun, titik balik kesadaran pemerintah kolonial terjadi pada Banjir Besar 1918. Selama hampir tiga minggu, hujan tak berhenti mengguyur. Kawasan elit seperti Menteng yang baru dibangun pun tak luput dari rendaman. Trem listrik mati, dan wabah penyakit mulai mengintai penduduk.

Sadar bahwa sistem drainase lama tidak lagi mampu menampung debit air, Pemerintah Hindia Belanda akhirnya menunjuk seorang insinyur bernama Herman van Breen dari Burgerlijke Openbare Werken (sekarang Departemen Pekerjaan Umum).

Van Breen menyadari bahwa kunci mengamankan Batavia adalah dengan memisahkan aliran air dari hulu agar tidak seluruhnya masuk ke tengah kota. Ia mencetuskan konsep sistem kolektor yang membagi wilayah Jakarta menjadi dua zona.

Upaya penanggulangan utama yang ia lakukan adalah membangun Banjir Kanal Barat (BKB) atau Westerlokanaal pada tahun 1922. Kanal ini dirancang untuk memotong aliran sungai-sungai besar, terutama Ciliwung, di daerah Manggarai dan mengalirkannya langsung ke arah laut di Muara Angke melalui pinggiran kota.

Di sinilah Pintu Air Manggarai dibangun sebagai pos komando utama. Jika debit air dari Katulampa meningkat tajam, pintu air menuju pusat kota akan ditutup, dan air dialihkan sepenuhnya melalui Banjir Kanal Barat.

Hingga hari ini, sistem yang dirancang Van Breen satu abad lalu masih menjadi tulang punggung pertahanan Jakarta dari banjir kiriman.

Namun demikian meski kanal telah dibangun, masalah klasik seperti pendangkalan (sedimentasi) dan perubahan tata guna lahan di Bogor tetap menjadi tantangan berat sejak masa kolonial hingga sekarang. Sejarah mengajarkan bahwa mengelola air di Jakarta bukan sekadar soal membangun saluran, melainkan tentang memahami karakter alam yang terus berubah.

Tags: BanjirBanjir JakartaBanjir Kanal BaratBatavia
Previous Post

Wanadri, Penjelajah Hutan Rimba dan Benteng Kemanusiaan

Next Post

Pertamina Drilling Jalin Kerja Sama dengan Petronas, Tembus Pasar Offshore Lewat Layanan H2S Equipment Rental & Services

Kurt Morrison

Kurt Morrison

Related Posts

Setelah Laut Bercerita, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Jadi Film Adaptasi yang Dinantikan

Setelah Laut Bercerita, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Jadi Film Adaptasi yang Dinantikan

by Fajar Novryanto
5 November 2026
0

Kabar5News - Siapa sangka, semangkuk mie ayam bisa menjadi alasan seseorang kembali memikirkan arti hidup? Premis yang terdengar sederhana ini...

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

Dari Viral “Ratu Sejagad” hingga Juara Dunia, Menelisik Perjalanan Shantell Vocal Ensemble

by Fajar Novryanto
27 Oktober 2026
0

Kabar5News - Popularitas di media sosial dapat menjadi pintu bagi sebuah karya untuk dikenal lebih luas. Hal ini terlihat dari...

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

Kita Mesti Bangga! Dunia Perfilman Indonesia Kembali Raih Penghargaan

by Fajar Novryanto
20 Oktober 2026
0

Kabar5News - Perfilman Indonesia kembali mendapat perhatian di panggung internasional melalui film IBUKU karya sutradara Eddie Cahyono. Film ini meraih...

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

Aku dan Badai Dalam Bingkai Kenangan

by Redaksi
19 Oktober 2026
0

Kabar5News - Sebuah prosa tentang Badai kembali terbit. Kali ini ditulis oleh salah satu adik seperjuangannya di kampus, yang juga...

Badai Dalam Ingatanku

Badai Dalam Ingatanku

by Redaksi
17 Oktober 2026
0

Kabar5News - Prosa ini merupakan testimoni mengenai sosok Badai yang ditulis oleh salah satu mantan aktivis 98 berinisial RS. Bersama...

Next Post
Pertamina Drilling Jalin Kerja Sama dengan Petronas, Tembus Pasar Offshore Lewat Layanan H2S Equipment Rental & Services

Pertamina Drilling Jalin Kerja Sama dengan Petronas, Tembus Pasar Offshore Lewat Layanan H2S Equipment Rental & Services

Pertamina Hulu Energi Perkuat Operational Excellence Lewat Kegiatan Bulan K3 2026

Pertamina Hulu Energi Perkuat Operational Excellence Lewat Kegiatan Bulan K3 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

TNI AU Gandeng Angkatan Udara Kamboja, Apa Misi di Balik Kolaborasi Ini?

TNI AU Gandeng Angkatan Udara Kamboja, Apa Misi di Balik Kolaborasi Ini?

7 November 2026
Wajib Dicoba! Minuman Berbahan Jagung Ini Bisa Jadi Minuman Favorit Baru

Wajib Dicoba! Minuman Berbahan Jagung Ini Bisa Jadi Minuman Favorit Baru

7 November 2026
  • 594 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In