Kabar5news
Rabu,19 Agustus , 2026
  • Login
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK
No Result
View All Result
Kabar5news
No Result
View All Result
Home NASIONAL

Sejarah Hari Kopassus yang Diperingati Setiap 16 April

Menelisik Sejarah Hari Kopassus yang diperingati setiap 16 April dengan berbagai peran pentingnya dari awal pembentukan hingga era modern.

Mera Puspita Sari by Mera Puspita Sari
16 April 2026
in NASIONAL
0
Sejarah Hari Kopassus yang Diperingati Setiap 16 April

Sejarah Hari Kopassus (Foto: Gemini AI).

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatappShare on Line

Kabar5News – Tanggal 16 April diperingati sebagai Hari Komando Pasukan Khusus (Kopassus), sebuah momentum berharga untuk mengenang lahirnya satuan elit paling disegani di Indonesia.

Kopassus dikenal sebagai pasukan baret merah yang memiliki profesionalisme tinggi menjaga kedaulatan Indonesia dengan kemampuan khusus dalam berbagai operasi militer, seperti perang konvensional hingga operasi khusus menggunakan keahlian tertentu.

RELATED POSTS

TNI Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

TNI AU Kerahkan Pesawat A400M dan Super Hercules, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa di Flores

Sebagai satuan elit, terdapat perjalanan panjang yang sarat akan dinamika sejarah, transformasi organisasi dan kontribusi strategis untuk Indonesia.

Artikel ini mengulas singkat tentang sejarah Kopassus dari awal pembentukan hingga peran pentingnya pada era modern.

Pasukan Elit Indonesia Kopassus (Foto: Instagram).

Awal Mula Pembentukan Kopassus

Kopassus lahir dalam konteks awal kemerdekaan yang masih penuh akan gejolak serta kondisi ketidakpastian.

Pasca Proklamasi tahun 1945, Indonesia menghadapi berbagai ancaman yang datang dari dalam negeri hingga kekuatan asing yang masih berkeinginan kuat menjajah.

Salah satu peristiwa penting sebagai pemantik terbentuknya pasukan khusus yakni meletusnya pemberontakan di Maluku pada awal 1950-an.

Sebagai cikal bakal Kopassus, pada 15 April 1952, sebuah kesatuan yang bernama Kesatuan Komando Teritorial III (Kesko TT) terbentuk di bawah pimpinan Kolonel Alexander Evert Kawilarang.

Tujuan utama pembentukan kesatuan tersebut adalah membentuk pasukan yang memiliki kemampuan tempur khusus untuk menghadapi perang gerilya dan operasi militer yang tidak tertangani oleh pasukan reguler.

Terbentuknya pasukan khusus tersebut muncul sebagai wujud inspirasi dari pengalaman militer Internasional, termasuk didalamnya ada konsep pasukan khusus Green Berets dari Amerika Serikat.

Kopassus berkembang sesuai dengan karakteristik khas Indonesia, yang mana menyesuaikan kondisi geografis dan sosial Nusantara.

Transformasi Nama dan Struktur

Sejak awal berdiri, kesatuan ini sudah beberapa kali berganti nama yang merefleksikan evolusi peran maupun struktur organisasi.

Pada tahun 1953, kesatuan ini berubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Nama tersebut menjadi sangat dikenal pada masanya, khususnya dalam berbagai operasi militer tahun 1960-an.

Selanjutnya, pada tahun 1971, nama RPKAD berganti menjadi Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) yang lebih menekankan peran pada operasi intelijen dan perang rahasia.

Sementara itu, pada tahun 1985, nama resmi Kopassus (Komando Pasukan Khusus) ditetapkan dan digunakan sampai sekarang.

Adanya perubahan nama bukan sekedar administratif, melainkan refleksi perkembangan doktrin, strategi, kemampuan operasional pasukan.

Kopassus bukan hanya berfokus pada pertempuran, tapi juga operasi anti teror, penyelamatan sandera dan pengintaian strategis.

Peran Pada Sejarah Nasional

Sepanjang sejarah, Kopassus terlibat dalam berbagai jenis operasi penting yang turut membentuk perjalanan bangsa ini.

Era 1950 sampai 1960-an, RPKAD berperan penting dalam penumpasan berbagai pemberontakan seperti DI/TII, PRRI/Permesta.

Masa konfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1963 sampai 1966, Kopassus menjalankan operasi lintas batas yang memiliki keahlian khusus dalam infiltrasi maupun sabotase.

Pada era selanjutnya, satuan ini terlibat dalam operasi di wilayah konflik seperti Timor Timur dan Aceh.

Bahkan, ada salah satu operasi yang dikenal publik yaitu pembebasan sandera dalam peristiwa pembajakan pesawat Garuda Indonesia tahun 1981, dikenal dengan Operasi Woyla.

Era Reformasi

Kopassus mengalami transformasi dalam meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas.

Fokus utama terletak pada peningkatan kapasitas operasi modern. Contohnya penanggulangan terorisme, perang asimetris dan operasi kemanusiaan.

Satuan ini juga sering terlibat dalam kerjasama internasional, termasuk latihan bersama dengan pasukan khusus berbagai negara.

Kopassus Pada Era Modern

Pada abad ke-21 atau era modern, Kopassus menghadapi tantangan yang bertambah kompleks.

Ancaman bukan hanya bersifat konvensional, namun mencakup terorisme global, kejahatan lintas negara, dan perang siber.

Sehingga, Kopassus terus mengembangkan kemampuan melalui integrasi teknologi maupun meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, penggunaan teknologi seperti drone, sistem komunikasi canggih, dan analisis data menjadi bagian dari strategi modern.

Kopassus juga aktif berperan dalam operasi non-tempur, seperti bantuan bencana dan misi kemanusiaan.

Dengan demikian, peran militer bukan hanya terbatas pada peperangan saja, tetapi juga menjaga stabilitas serta keselamatan masyarakat.

Tags: Awal Mula Pembentukan KopassusBeritaHariIniBeritaNasionalBeritaTerkiniBeritaUpdateberitaviralpasukan elit IndonesiaPendiri KopassusPeran Kopassus dari Masa ke MasaSejarah Hari Kopassus
Previous Post

Strategi Clipper Video Memperoleh Penghasilan Tinggi Dalam Waktu Singkat

Next Post

Memperingati Hari Kopassus 16 April, Apa Saja Tugas Pokok Pasukan Baret Merah?

Mera Puspita Sari

Mera Puspita Sari

Related Posts

TNI Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

TNI Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

by Fajar Novryanto
18 Agustus 2026
0

Kabar5News - Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi bagian dari langkah baru menuju perdamaian di Papua Tengah. Komando Operasi (Koops)...

TNI AU Kerahkan Pesawat A400M dan Super Hercules, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa di Flores

TNI AU Kerahkan Pesawat A400M dan Super Hercules, Bawa Bantuan untuk Korban Gempa di Flores

by Fajar Novryanto
17 Agustus 2026
0

Kabar5News - Di tengah upaya penanganan gempa yang melanda wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI Angkatan Udara turut bergerak...

Upacara Penurunan Bendera Mulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI

Upacara Penurunan Bendera Mulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI

by Mera Puspita Sari
17 Agustus 2026
0

Kabar5News - Upacara penurunan bendera menjadi rangkaian penting pada peringatan HUT Ke-81 RI. Setelah pagi harinya melaksanakan upacara detik-detik proklamasi...

TNI AL Unjuk Kecanggihan Robot Bawah Laut KRI Canopus di Teluk Jakarta

TNI AL Unjuk Kecanggihan Robot Bawah Laut KRI Canopus di Teluk Jakarta

by Fajar Novryanto
14 Agustus 2026
0

Kabar5News - Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) menunjukkan kemampuan teknologi survei dan pemetaan laut yang dimiliki KRI Canopus-936 saat...

Mau Ikut Karnaval? Ini 7 Ide Kostum yang Bisa Dicoba saat HUT ke-81 Republik Indonesia

Mau Ikut Karnaval? Ini 7 Ide Kostum yang Bisa Dicoba saat HUT ke-81 Republik Indonesia

by Fajar Novryanto
14 Agustus 2026
0

Kabar5News - Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026 tidak hanya identik dengan upacara bendera dan berbagai perlombaan....

Next Post
Memperingati Hari Kopassus 16 April, Apa Saja Tugas Pokok Pasukan Baret Merah?

Memperingati Hari Kopassus 16 April, Apa Saja Tugas Pokok Pasukan Baret Merah?

Bentuk-bentuk Pelecehan Seksual yang Harus Diwaspadai: Belajar dari Kasus di FH UI

Bentuk-bentuk Pelecehan Seksual yang Harus Diwaspadai: Belajar dari Kasus di FH UI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

YouTube Membuat Aturan Baru Views, Begini Ketentuannya

19 Agustus 2026
TNI Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

TNI Resmikan Hitadipa sebagai Kampung Papua Damai Pertama di Bumi Cenderawasih

18 Agustus 2026
  • 640 Followers
  • 23.9k Followers

MOST VIEWED

  • Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    Cara Jadi Clipper Luar Negeri dengan Gaji Dollar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laporan Keuangan Pupuk Indonesia Wajar dan Sesuai Standar Akuntansi Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lagi Tren! Begini Cara Bikin Foto Polaroid Bareng Idola Beserta Prompt-nya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apa Itu Wefluence? Disebut-sebut Bisa Menghasilkan Cuan Tak Terbatas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia di Bandara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabar5news

Selamat Datang di Kabar5news.id, Portal Media Online yang dikelola oleh CV GEN MUDA NUSANTARA
SK Kementerian Hukum RI No: AHU-0009239-AH.01.14 Tahun 2025. NPWP: 1091.0312.1123.9016

  • BERANDA
  • HUBUNGI KAMI
  • PRIVACY POLICY
  • REDAKSI

© 2025 Kabar5news

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NASIONAL
  • EKONOMI
  • GAYA HIDUP
  • OLAHRAGA
  • HIBURAN
  • IPTEK

© 2025 Kabar5news

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In